Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Alasan Sesungguhnya Perempuan Jarang Ganti Oli Motor

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
25 November 2022
A A
Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang kita tahu, kebanyakan perempuan jarang sekali mengganti oli motornya. Bahkan tak sedikit yang mengaku bahwa mereka belum pernah pernah mengganti oli motor seumur hidupnya. Seumur hidup! Kalaupun ada perempuan yang rajin mengganti oli motor, sudah pasti jumlahnya hanya sedikit dari jumlah keseluruhan populasi perempuan di dunia ini.

Kalau ada yang bilang bahwa alasan utama perempuan jarang ganti oli adalah perkara lupa, mohon jangan percaya dengan alasan tersebut. Memangnya sejak kapan ada sejarahnya manusia menjadi makhluk pelupa? Tentu saja alasan utama perempuan jarang mengganti oli motornya nggak serta merta karena perkara lupa. Nah, buat yang penasaran alasan sesungguhnya perempuan jarang ganti oli motor, baca baik-baik artikel ini sampai habis, ya.

#1 Kurangnya edukasi tentang kendaraan bermotor

Tanpa disadari budaya atau habit di masyarakat lah yang sesungguhnya membuat para perempuan nggak mengenal apa itu oli motor dan segala fungsinya. Sejak kecil, para perempuan nggak sekali pun diberi kesempatan untuk mengenal kendaraan. Jangankan diberi pemahaman tentang kendaraan, mereka mainan motor-motoran atau mobil-mobilan saja pasti langsung dibilang, “Itu mainan anak laki-laki!”

Tak sedikit juga perempuan yang memutuskan sekolah di jurusan otomotif, bakalan dibilang tomboi. Seolah semua hal tentang kendaraan bermotor itu merupakan dunia anak laki-laki. Para perempuan ini seolah tak pernah diberi edukasi tentang dunia permotoran. Sehingga wajar kalau perempuan merasa asing dan nggak tahu soal oli beserta teman-temannya.

Gimana menyuruh perempuan peduli pada mesin motornya dengan mengganti oli motor secara rutin kalau secara gampangnya saja mereka nggak paham kinerja mesin motor, bagian-bagian motor, dan perawatan motor? Memangnya pernah ada yang secara khusus mengajarkan hal semacam ini kepada anak perempuan? Minimnya pengetahuan inilah yang membuat perempuan nggak peduli. Coba kalau mereka paham atau minimal tahu, tentu mereka akan lebih peka dan peduli dengan kondisi motornya.

#2 Takut ditipu

Mendengar cerita orang-orang yang cuma ganti oli berujung dengan pengeluaran hingga jutaan rupiah, tentu membuat takut sebagian perempuan. Sama seperti konsep di alasan pertama. Seseorang yang nggak paham dengan seluk beluk suatu hal, tentu bakal memiliki rasa takut dan kewaspadaan yang berkali lipat dari mereka yang paham hal tersebut. Kurangnya pengetahuan tentang dunia motor, membuat kekhawatiran ganda bagi sebagian perempuan akan ditipu. Hal ini cukup wajar.

Mereka yang niat hati ganti oli motor namun berakhir habis banyak sebenarnya juga nggak paham kenapa biaya ganti oli bisa semahal itu. Sebenarnya bukan ganti olinya yang mahal, hanya saja kebiasaan jarang mengganti oli ini akan menyebabkan banyak kerusakan, sehingga ketika datang ke bengkel dan diperiksa oleh sang montir, tentu sang montir bakalan mendaftar kerusakan yang ada di motor tersebut.

Mereka yang nggak tahu apa-apa, tentu bakalan mengira hal itu cuma siasat tipuan agar bengkelnya laris, padahal yah nggak juga. Sepertinya perempuan atau bahkan semua orang, akan merasa kalau mereka menguasai suatu hal, mereka akan merasa aman, dan rasa aman ini yang akan menimbulkan rasa percaya. Percuma mau bilang ganti oli itu sangat penting pada perempuan yang nggak paham, mereka paling menganggap hal itu hanya konspirasi perdagangan oli.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

#3 Malas pergi ke bengkel

Bengkel selama ini selalu dianggap basecamp laki-laki. Ada banyak montir yang rata-rata laki-laki, selain itu bengkel juga sering dijadikan tempat nongkrong bagi sebagian kaum laki-laki. Untuk bengkel sekelas dealer tentu tak begitu masalah, karena biasanya disediakan ruang tunggu yang cukup nyaman. Tapi kalau bengkel biasa kebanyakan tempatnya kurang ramah untuk perempuan, entah karena tempat duduk terbatas atau banyak asap rokok yang membuat kurang nyaman. Hal itulah yang akhirnya membuat sebagian perempuan malas pergi ke bengkel untuk mengganti oli motor mereka.

Semoga ke depannya edukasi tentang kendaraan bermotor ini perlu digalakkan lagi. Agar para perempuan lebih aware terhadap kondisi motornya, minimal mau mengganti oli secara rutin lah. Stop machine abuse, Ladies!

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ganti Oli Motormu Secara Rutin, ketimbang Motormu Ambyar.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2022 oleh

Tags: ganti oliMotoroli motorPerempuan
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

Saran untuk Pabrikan Motor agar Pengendara Tak Lupa Mematikan Lampu Sein

27 Mei 2022
ngurus stnk hilang

Ngurus STNK Hilang ternyata Ribet Pol, Makanya Baca ini Dulu Sebelum Ngurus!

5 Desember 2019
Cuci Motor di Musim Hujan Sia-sia karena Bakal Kotor Lagi? Nggak Gitu Logikanya, Bos mojok.co/terminal

Siapa Bilang Cuci Motor di Musim Hujan Itu Sia-sia?

12 Maret 2021
3 Mobil yang Nggak Cocok buat Perempuan, Mending Dihindari daripada Makan Ati

3 Mobil yang Nggak Cocok buat Perempuan, Mending Dihindari daripada Makan Ati

7 Juli 2024
15 Ragam Profesi Perempuan di Drama Korea, Bukti Pekerjaan Buat Perempuan Nggak Itu-itu Aja Terminal Mojok

15 Ragam Profesi Perempuan di Drama Korea, Bukti Pekerjaan Buat Perempuan Nggak Itu-itu Aja

3 Maret 2022
ibu rumah tangga rendah diri istri aktivis rumah tangga suami sibuk mojok.co

Ya, Pantas kalau Ibu Rumah Tangga Jadi Rendah Diri

26 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.