Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Daftar 200 Mubalig Kemenag: Ada yang Almarhum, Yusuf Mansur Menolak Masuk

Redaksi oleh Redaksi
19 Mei 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selain tidak mencantumkan nama ustaz paling terkenal saat ini, Abdul Somad, dan Ustaz Yusuf Mansur menolak masuk, daftar 200 mubalig Kemenag ini juga mencantumkan nama ustaz yang sudah almarhum.

Jumat kemarin, Kemenag merilis 200 nama mubalig rekomendasi untuk masyarakat, lembaga, dan instansi. Meski Menteri Lukman Saifuddin menyebutkan alasan rilis tersebut dengan jawaban yang moderat, yakni karena masyarakat banyak meminta rekomendasi ke Kemenag, tetapi rilis ini tidak bisa dipisahkan dari viralnya daftar penceramah Majelis Taklim Telkomsel yang sebelumnya sudah viral.

Iklan

16 Mei lalu tersebar di Twitter poster ustaz pengisi kajian selama Ramadan di Majelis Taklim Telkomsel, perusahaan telekomunikasi yang notabene BUMN tersebut.

Daftar itu menimbulkan pro-kontra. Mengapa BUMN mengundang ustaz yang anti-pemerintah seperti Hassan Haikal dan Tengku Zulkarnain? Nama yang terakhir juga dikenal sering membuat twit-twit kontroversial.

Kehebohan itu segera ditanggapi Telkomsel dengan mengubah susunan penceramah majelis taklimnya. Tetapi, kemudian muncul info lain bahwa di Indosat juga terjadi kejadian serupa. Kemudian juga menyusul bahwa di Masjid Kampus UGM, salah satu ustaz pengisi kajian Ramadan adalah juru bicara HTI Ismail Yusanto.

Menurut Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Kemenag Muhammadiyah Amin kepada CNN Indonesia, daftar tersebut ditujukan kepada instansi dan lembaga agar tidak mengundang pembicara yang “diduga bisa menyebarkan paham radikal”. Daftar ini akan terus berkembang.

Yang Tidak Masuk dan Menolak

Setelah dirilis, muncul sejumlah tanggapan dari masyarakat. Misalnya, tidak munculnya nama Ustaz Adi Hidayat dan da’i sejuta umat selepas Zainuddin MZ, yakni Ustaz Abdul Somad. Ustaz Abdul Somad menanggapi enteng lewat postingan di Instagram.

“Bagaimana tanggapan ustadz.: Ustad tdk termasuk dlm 200 mubaligh rujukan KEMENAG??”

“Sebab kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena (jadwal) saya penuh sampai april 2020.”

Ustaz Yusuf Mansur yang namanya masuk daftar justru tidak menginginkan namanya masuk.

“Ga kepengen juga saya, dan kyknya kwn2 semua yg ada di daftar itu, kemudian menjadi terbelah, menjadi bersebrangan, dg beliau2, yg lbh arif, lbh bijak, lbh ‘aalim, lbh saleh. Akhirnya merugikan dakwah yg lapangannya semakin menantang dan perlu kerjasama semua pihak,” tulisnya di Instagram.

Dari Muhammadiyah, pendapat senada dengan Yusuf Mansur dilontarkan Ketua Pengurus Pusat Yunahar Ilyas. Menurutnya, rekomendasi Kemenag ini bisa membuat perpecahan di kalangan ulama.

Fakta Mojok

Selain tanggapan dari yang namanya masuk dan tidak masuk, ada nama lain yang namanya masuk, namun ternyata beliau sudah meninggal dunia tahun lalu. Beliau adalah Dr. H. Fathurin Zen, M.Si. yang berada di urutan 67.

Selain itu, ada tujuh nama yang bergelar habib masuk daftar ini. nama Tuan Guru Bajang Zainul Majdi juga tersua di sini.

Iklan

Terakhir, jika Anda cermati, sebagian besar nama mubalig dalam daftar tersebut merupakan nama-nama Arab. Di antara dominasi itu, nama-nama unik seperti Goodwill Zubir dan Syafii Antonio tentu menjadi keunikan tersendiri.

Berikut daftar lengkap 200 mubalig rekomendasi Kemenag.

Baca juga: Kepada Abdul Somad Kita Sebaiknya Juga Adil

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2018 oleh

Tags: 200 mubalig kemenagabdul somaddaftarismail yusantolukman hakim saifuddinmasjid kampus ugmpenceramahtelkomselulamaYusuf Mansur
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pelatihan skill digital IndonesiaNEXT Telkomsel berdampak bagi kesiapan kompetensi untuk terjun industri MOJOK.CO

Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing

1 Mei 2026
Jama'ah Shalahuddin di Balik Ramadan di Kampus UGM MOJOK.CO

Jama’ah Shalahuddin: Perumus Tema Berat dan Tokoh-Tokoh Besar Ramadan di Kampus UGM, Sengaja “Ndakik-ndakik” Meski Tahu Bikin Mumet Audiens

16 Maret 2024
Registrasi telkomsel.MOJOK.CO

3 Cara Registrasi Telkomsel Praktis untuk Pengguna Baru

18 September 2023
cek kuota telkomsel.MOJOK.CO

5 Cara Cek Kuota Telkomsel Paling Cepat dan Praktis

18 September 2023
kuliah politik di masjid

Jadwal Kuliah Umum Masjid Kampus UGM Selama Ramadan, Intens Bahas Politik

25 Maret 2023
cek pulsa telkomsel mojok.co

Tiga Cara Mudah Cek Pulsa Telkomsel, Bisa Online dan Offline

10 Januari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.