Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
6 Januari 2026
A A
Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO

Ilustrasi Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tamatnya riwayat Vixion R bukan kisah kegagalan Yamaha. Ia adalah motor terbaik yang hanya kalah oleh zaman.

“Vixion R, riwayatmu kini telah habis. Bukan karena kamu motor buruk. Zaman memang sudah tidak lagi berpihak padamu.” 

Kalimat itu rasanya cukup adil untuk membuka kabar yang, mau tidak mau, akhirnya resmi juga datang. Sejak akhir Desember 2025 lalu, Yamaha memutuskan menghentikan penjualan Vixion R. 

Ini bukan isu liar, bukan juga gosip bengkel. Yamaha sudah membuat keputusan. Apakah berat? Bisa jadi. Kalau mengejutkan? Sejujurnya tidak juga. Saya sudah lama melihat tanda-tanda ini.

Vixion R sejak awal memang seperti motor yang hidup di persimpangan. Ia datang dengan spesifikasi yang bikin orang manggut-manggut. Namun, menurut saya, Yamaha memasarkan Vixion R di era yang pelan-pelan sudah tidak lagi bersahabat dengan motor sejenisnya. Di sinilah cerita itu mulai terasa getir. Motor ini punya kualitas. Tapi, dunia di sekelilingnya sudah berubah arah.

Vixion R adalah motor yang terlalu niat di dunia yang semakin santai

Kalau bicara spesifikasi, Vixion R jelas bukan motor main-main. Yamaha memasang mesin 155cc VVA milik R15 tanpa kompromi. 

Tenaga mesin ini termasuk yang paling besar di kelas sport naked 150. Sementara itu, Assist & slipper clutch juga sudah ada. Lalu, rangka deltabox tetap menjadi tulang punggung. Terakhir, Yamaha mempertahankan banana arm sebagai identitas visual yang sejak dulu bikin motor kelihatan “mahal”. Makanya, secara teknis, ini motor niat. Bahkan bisa dibilang, terlalu niat.

Masalahnya, pasar sepeda motor hari ini tidak lagi mengagungkan niat semacam itu. Mayoritas konsumen justru mencari motor yang tidak menuntut banyak hal. 

Mereka ingin kendaraan yang memudahkan hidup, bukan meminta perhatian ekstra. Dan Vixion R, dengan segala karakter sport-nya, jelas bukan motor yang santai diajak kompromi.

Ia ingin dikendarai dengan serius. Dipelajari. Dipahami. Sementara kebanyakan orang sekarang cuma ingin berangkat, sampai, dan pulang tanpa drama.

Ganteng, tapi tidak lagi jadi keunggulan

Dari sisi tampilan, Vixion R sebenarnya bukan motor jelek. Bahkan cenderung ganteng. Maskulin, rapi, dan terlihat dewasa. Ini motor yang kelihatan “motor beneran”, bukan aksesoris gaya hidup. Tapi justru di situlah problemnya.

Untuk zaman sekarang, ganteng ala motor sport konvensional tidak lagi otomatis menjadi nilai jual. Orang tidak hanya menilai dari kenyamanan saja, tapi seberapa relevan dengan keseharian dan gaya hidup pengguna. Misalnya, harus seksi di mata, cocok menjadi objek visual, dan mendukung aktivitas di media sosial.

Ya, Vixion R memang akan memberikan kenyamanan kalau kita mengajaknya untuk riding jauh. Ia stabil, nurut, dan menyenangkan. 

Namun, kalau sekadar untuk nongkrong atau properti konten, ia kalah mencolok. Vixion R tidak punya warna pastel, aura lucu, atau bisa menjadi visual gimmick yang mudah dijual lewat layar ponsel.

Iklan

Baca halaman selanjutnya: Ketika zaman berubah.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: motor yamahaVixionVixion Rvixion r matiyamahayamaha vixion
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Teknisi dealer Yamaha asal Sumatera Utara, Robet B Simanullang ukir prestasi di ajang dunia WTGP 2025 MOJOK.CO
Ragam

Cerita Robet: Teknisi Yamaha Indonesia Ukir Prestasi di Ajang Dunia usai Adu Skill vs Teknisi Berbagai Negara

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
Mahasiswa S2 PAUD UNJ, WNA Malaysia

Cerita Mahasiswa Malaysia Nekat Kuliah S2 di UNJ karena Dosen “Unik”, Bahagia Meski Tiap Hari Diceng-cengin

21 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.