Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

Andry Setyawan oleh Andry Setyawan
21 April 2026
A A
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Ilustrasi Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Motor Honda yang bikin saya hampir menangis

Motor itu adalah Supra Fit. Warnanya silver. Sudah cukup tua. Dan, kalau boleh jujur, sama sekali tidak terlihat keren. Saat teman-teman saya mulai pakai motor matik yang lebih modern, saya justru dapat motor bebek yang, menurut standar remaja saat itu, sudah ketinggalan zaman.

Saya hampir menangis. Tapi lagi-lagi, saya tahan. Ibu saya kembali bilang hal yang sama:

Iklan

“Nanti kalau kamu sudah kerja, kamu bisa beli sendiri yang kamu mau.”

Akhirnya, dengan setengah terpaksa, saya menerima motor itu. Saya memakai Supra Fit tua itu untuk berangkat sekolah, sesuai rencana awal. Dan di situlah semuanya mulai berubah.

Supra Fit yang seakan bisa memahami pemiliknya

Pelan-pelan, saya mulai mengenal Supra Fit ini lebih dekat. Ternyata, di balik tampilannya yang biasa saja, ada banyak hal yang sebelumnya tidak saya sadari. Motor Honda ini ringan. Sangat ringan.

Di sekolah, saya sering melihat teman-teman kesulitan menggeser motor mereka, terutama yang matik seperti Vario. Sementara saya? Bisa dengan santai memindahkan Supra Fit sendirian tanpa drama.

Mungkin itu hal kecil. Namun, saya merasa motor ini seakan hadir karena saya memang membutuhkannya, bukan sekadar “ingin saja”. Sudah begitu, motor Honda ini irit banget.

Saya sering membandingkan dengan Yamaha Jupiter Z milik kakak saya. Walaupun lebih keren dan terasa lebih bertenaga, konsumsi bensinnya jelas lebih boros. Sementara Supra Fit ini seperti tidak pernah rewel soal bahan bakar.

Dan di titik itu saya mulai paham satu hal sederhana. Tidak semua yang terlihat “biasa” itu benar-benar biasa.

Bersama melalui banyak cobaan

Saya pakai motor itu selama masa sekolah. Kehujanan? Sudah biasa. Kepanasan di jalan? Apalagi. Mogok? Pernah. Kehabisan bensin? Jelas. Bahkan pernah juga mengalami kecelakaan kecil.

Semua saya lalui bersama motor Honda itu. Dan anehnya, saya tidak pernah benar-benar meninggalkannya.

Bahkan setelah lulus sekolah dan mulai bekerja, saya masih memakai Supra Fit tua itu. Sampai akhirnya saya berada di titik di mana saya sudah punya cukup uang untuk membeli motor baru.

BACA JUGA: Honda Supra Fit X: Motor Termahal di Dunia, Motor Perjuangan Bersama Almarhum Bapak

Supra Fit mengajari saya soal penerimaan dalam kehidupan

Waktu itu, ibu saya ikut membantu menambah DP. Persis seperti yang dulu dia bilang. Dan di situ saya baru benar-benar mengerti maksud kalimatnya dulu.

Iklan

Motor pertama saya memang tidak keren. Tidak sesuai keinginan. Bahkan sempat membuat saya kecewa. Tapi justru dari situlah saya belajar banyak hal. Khususnya tentang menerima, tentang bertahan, dan menghargai proses.

Karena kalau saya pikir lagi, tanpa Supra Fit itu, mungkin saya tidak akan bisa berangkat sekolah setiap hari. Saya tidak akan punya pengalaman jatuh bangun di jalan. Dan mungkin juga tidak akan sampai di titik saya sekarang.

Jadi kalau ada yang bertanya, apakah Supra Fit itu motor impian saya?

Jelas bukan.

Tapi kalau ditanya, apakah itu motor paling berjasa dalam hidup saya?

Jawabannya: iya.

Dan mungkin, kadang kita memang butuh sesuatu yang “nggak kita inginkan” di awal… untuk mengantar kita ke tempat yang sebenarnya kita butuhkan.

Penulis: Andry Setyawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Nestapa Pengguna Honda Supra Fit 2007 dan kisah kebanggaan lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 April 2026 oleh

Tags: harga supra fitHonda Supra Fithonda varioMotor Hondarekomendasi motor hondaSupra fitsupra fit 110supra fit 2026supra fit bekasvario
Andry Setyawan

Andry Setyawan

Seorang profesional di bidang Quality Assurance dengan pengalaman di fintech, e-commerce, dan perbankan. Tertarik menulis tentang keresahan dunia kerja dan dinamika kehidupan sehari-hari.

Artikel Terkait

Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO
Otomojok

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO
Otomojok

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO
Catatan

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO
Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelajaran mahal setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI MOJOK.CO

Pelajaran mahal yang saya dapat setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI: Saya pikir sudah berhitung dengan benar tapi pasar berpendapat lain

9 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.