Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda Vario Adalah Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras, tapi Tetap Sakti dan Menjadi Pionir Matik Honda Selanjutnya

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
3 Maret 2026
A A
Honda Vario: Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras MOJOK.CO

Iliustrasi Honda Vario: Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Honda Vario adalah motor matik yang menyalahi kodrat. Ayah saya sampai bingung, lalu membongkar motor tersebut.

Sepeda kayuh adalah satu-satunya alat transportasi saya selama bersekolah. Setidaknya hingga Ayah menyadari bahwa saya saat itu sudah duduk di kelas XII dan tampak terlalu menyedihkan untuk terus mengontel sejauh belasan kilometer saban hari.

Iklan

Maka, pada suatu sore menjelang musim panen, Ayah bertanya mengenai sepeda motor apa yang saya inginkan. Saya menggeleng dan berkata saya lebih butuh kuliah ketimbang sepeda motor. Lagipula, kami sudah punya sebiji sepeda motor, meskipun untuk menggunakannya saya mesti berebut dengan kakak yang memakainya untuk bekerja.

Ayah menampik penolakan saya. Uang kuliah sudah beliau siapkan sejak jauh-jauh hari sehingga saya tak perlu merisaukannya lagi. Dan tahun ini hasil panen tampaknya akan jauh lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Tak ada hama yang menyerbu atau cuaca yang kelewatan ekstemnya.

Saya tak mengira, pertanyaan saya akan berakhir dengan kekecewaan bernama Honda Vario. Meski pada akhirnya saya bisa ikhlas menerima motor yang menyalahi kodrat tersebut.

Baca juga: Setelah Mencoba 9 Generasi Vario, Saya Menyesal Sudah Menjadikan Vario 110 Sebagai Generasi Terbaik Motor Honda

Mengidamkan Yamaha Mio, yang datang Honda Vario

“Aku ingin Yamaha Mio, kalau begitu,” kata saya malu-malu. Saat itu Mio sudah setahun beredar di jalanan Jombang, dan saya jatuh hati pada desainnya yang lucu. “Yang warna kuning ya, Yah.”

Beliau mengangguk dan berkata bahwa saya harus bersabar hingga panen raya tiba sebulan lagi. Mio itu memang belum datang, tetapi saat itu saya merasa sebagai gadis paling beruntung di seluruh jagad raya. Saya rengkuh bahu Ayah sambil mengucapkan terima kasih berulang-ulang. Padahal, setelah itu, Honda Vario bikin saya pusing.

Masa panen pun tiba, dan rasa-rasanya waktu melesat lebih cepat daripada hari-hari sebelumnya. Seluruh padi telah dituai. Tiap jengkal tanah sawah telah dibajak. Dua bulan sudah berlalu sejak hari terakhir panen raya, tetapi Mio kuning itu belum tiba di teras rumah. 

Saya gelisah oleh penantian, tapi terlalu segan untuk bertanya pada Ayah. Ketika saya mulai belajar untuk melupakan harapan, tepat di bulan ketiga penantian, Ayah berkata pada saya yang baru pulang sekolah bahwa motor idaman saya sudah tiba.

“Ibumu sedang memandikannya dengan air kembang di rumah Yu Jum. Pergilah ke sana,” ujar Ayah. 

Dengan tas yang masih tercangklong di pundak, saya berlari ke rumah bibi saya di gang belakang. Dada saya bergemuruh oleh euforia.

Ibu dan bibi memang sedang membanjur sebuah sepeda motor. Namun, warna motor itu pink, bukan kuning. Lampu depannya ada dua biji, bukan satu. Dan nama motor yang tertulis pada dek sampingnya bukanlah Mio, melainkan Honda Vario. 

Baca halaman selanjutnya: Motor yang nggak waras, tapi tetap sakti.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2026 oleh

Tags: honda variohonda vario boroshonda vario karbumio kuningMotor Hondamotor variovario karbuYamaha Mio
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO
Catatan

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO
Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO
Otomojok

Vario 150: Motor Honda Terbaik tapi Paling Mengancam Kewarasan dan Bikin Malu, Takut Gak Bisa Nyicil Setelah Jadi Pengangguran Akhirnya Diselamat Ibu

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026
Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
Persaingan bisnis atau usaha di desa kabupaten kejam: cara kotor saling menjatuhkan hingga jebakan pelanggan loyal MOJOK.CO

Kejamnya Persaingan Bisnis di Desa Kabupaten: Cara Kotor Saling Menjatuhkan hingga Jebakan Pelanggan Loyal

20 Juni 2026
Parenting ala orang tua desa sering ngawur di mata orang tua Gen Z MOJOK.CO

Salah Kaprah Parenting Ala Orang Tua Desa di Mata Ortu Gen Z: Malah Hambat Tumbuh Kembang Bayi, Cium Sana-Sini Tanpa Tahu Konsekuensi

16 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.