Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Lima Jenis Orang Goblok yang Bisa Anda Temui saat Antre di SPBU

Nyoman Payuyasa oleh Nyoman Payuyasa
5 April 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketika aktivitas antre di SPBU jadi sangat, sangat mengesalkan.

Mengisi BBM di SPBU kadang bisa jadi aktivitas menyebalkan. Misalnya, ketika harga minyak naik, sementara kita nggak bisa lari dari tanggung jawab mengisi tangki. Mengisi BBM sama sekali bukan kegiatan yang bisa ditoleransi apalagi diajak diskusi.

Lebih menyebalkan lagi ketika mendapati situasi mengenaskan: bensin sekarat tepat saat hendak berangkat kerja/sekolah, waktu mepet, mampir SPBU, lalu… antreannya mengular. Meletus sudah emosi. Menggerutu kenapa tak berangkat lebih awal atau membeli bensin eceran.

Situasi lain yang ibarat sudah jatuh tertimpa tangga adalah saat pulang kerja atau sekolah, panas lagi terik-teriknya, peluh bercucuran, cacing perut menjerit-jerit, bensin motor habis, pas mau beli ternyata antreannya panjang, ditambah ada orang-orang tengil yang sifatnya rada sengklek tepat di depan antrean kita.

Dalam kasus antre bensin khusus motor, terutama di jalur Premium dan Pertalite, ada bermacam-macam drama yang bisa Anda saksikan dan bikin mangkel kombo dengan geram. Berikut daftar fenomena orang-orang tengil nan dungu yang biasa kita jumpai saat antre minyak di SPBU.

1. Orang yang Masih Duduk-Duduk Bae Pas Dapat Giliran

Di SPBU, biasa ditemukan orang yang masih saja duduk santai di jok padahal antrean di depannya sisa satu biji. Nah, giliran tangkinya dicor minyak, barulah mereka turun dan memulai adegan yang sangat, sangat menggelikan. Mencabut kunci, membuka jok, terus buka tutup tangki, yang semuanya dilakukan dalam gerakan slow motion.

Ditambah lagi pas aksi nyabut kunci, tangannya ke-sontek setang lalu kuncinya terpelanting jatuh. Setelah ambil kunci, lalu buka jok, terus buka tutup tangki, malah tutup tangkinya karatan dan tak bisa dibuka dengan tangan kosong. Sontak saja antrean paling belakang yang wajahnya dihantam terik matahari siang komat-kamit memaki-maki.

Mbok ya buka tangki segala macam itu dipersiapkan setidaknya 2-3 orang sebelum antrean kita tiba. Ini kan dasar banget.

2. Orang yang Belum Mempersiapkan Uang

Bagaimana tidak emosi ketika melihat seseorang dengan gemulai berkata, “Lima belas ribu, Pak,” dan kemudian diam-diam bae, melihat sekeliling atau sesekali memandangi gerakan angka pada meteran pom bensin. Di balik kesantunannya, ada kekonyolan yang amat tengil. Sebab, setelah semua prosesi pengisian bensin selesai sampai tahap menutup tangki bensin dengan sekali putaran, orang itu baru mulai membuka tas (tas dengan kunci yang jelimet) dan merogoh dompet. Di dalam dompet, ia membuka lagi ritsleting tempat uangnya bersemayam.

Bayangkan, berapa waktu terbuang percuma. Seharusnya antrean paling buntut hanya menahan panas matahari selama lima menit, tapi sebab kekonyolan orang jenis ini, mereka kudu mengantre lima belas menit! Peluh mengalir di sekujur tubuh, darah panas dingin menyatu di kepala. Apalagi kemudian orang itu menyerahkan uang lalu pergi dengan elok nan goblok tanpa menunjukkan gestur merasa bersalah.

Seharusnya waktu mengantre (bahkan waktu dari rumah), uang sudah disiapkan di posisi yang mudah dijangkau, semisal di saku celana/jaket. Lebih bagus lagi jika uang yang digunakan pas.

Mempersiapkan uang sebelum antrean juga berguna untuk memastikan bahwa dompet tidak ketinggalan. Sebab, tidak jarang ada penampakan wajah merah menyala di SPBU sebab kelupaan membawa uang. Apalagi minyak sudah telanjur masuk tangki. Mau gimana? Disedot lagi?

3. Orang yang Menyalakan Motor di Tempat Pengisian

Menstarter motor bukanlah perkara sulit dan pelik, pun tidak membutuhkan waktu berjam-jam. Saking remehnya kegiatan ini sampai-sampai seharusnya ia tak perlu menjadi persoalan. Namun, tidak begitu saat situasi antre di SPBU sedang panjang-panjangnya.

Di situasi ini, peserta antrean biasanya akan selalu fokus pada orang yang sedang mendapat giliran mengisi bensin. Segala sesuatunya pasti akan diamati tanpa dilewatkan sepercik pun. Termasuk apa yang dilakukan setelah seseorang mengunci tangki motornya lalu menutup jok.

Iklan

Pada manusia-manusia budiman, setelah transaksi selesai, mereka akan mendorong motornya ke depan. Tentu saja tujuannya untuk mempercepat durasi antrean. Namun, bagi yang tak punya rasa malu, mereka sekonyong-konyong saja naik jok, pasang kunci, dan menyalakan motor di posisi sama.

Akan masih tertahankan ketika starter tangan lancar. Lha kalau mati? Ya terpaksa adegan mengengkol starter kaki motor terpampang di depan mata. Mending juga sekali engkol mesin langsung menyala, kalau sampai belasan kali? Bisa-bisa peluh orang-orang lain yang masih mengantre berubah menjadi darah.

Hikmahnya, kebijaksanaan tidak hanya diperlukan dalam situasi dan kondisi yang sifatnya besar. Kebijaksanaan juga penting dalam hal-hal kecil, termasuk saat menyalakan motor di SPBU.

Emang susah banget apa kalau motornya dimajuin dulu!!!11!

4. Orang yang Belanja di Saat Tidak Tepat

Di SPBU, tujuan utama kita pastilah membeli BBM, bukan cilok, asinan, apalagi baju dan buku. Nah, bagaimana jika di SPBU ada pedagang asongan yang duduk berjualan tepat di samping petugas pengisian?

Di beberapa SPBU, kerap ada pedagang asongan duduk berjualan minuman atau makanan ringan. Tak jarang pedagang itu adalah orang-orang yang sudah tua dan renta. Namanya manusia, lumrah kalau kita tak sampai hati melihat hal tersebut dan kemudian membeli beberapa barang.

Namun, jika orang itu berbelanja dari atas jok motor dan motornya menghalangi antrean, macam mana? Bukankah niat baiknya malah tak mendapat sambutan baik dari para pengantre? Padahal petugas sudah meminta untuk maju, tapi dengan cueknya ia cuma melempar pandang tak menggubris.

Kalau menemukan yang beginian, ingin sekali saya ambil motornya dan mendorong sedikit ke depan agar tak mengganggu jalannya antrean. Hal seperti ini harusnya bisa diminimalisir dengan cara memarkirkan terlebih dahulu motor pada tempat yang tidak mengganggu. Pastinya tindakan ini sangatlah terpuji dan empatinya pada pedagang asongan akan menjadi adegan yang indah.

5. Orang yang Main Hape

Di setiap SPBU sudah ada papan aturan berisi larangan penggunaan beberapa barang. Mulai dari larangan menyalakan api, merokok, memotret, dan menggunakan hape. Larangan yang pertama jelas-jelas akan menimbulkan bencana yang luar biasa jika dilanggar dan dipatuhi betul oleh pelanggan karena akibatnya mengerikan. Tapi, larangan penggunaan hape, yang sebenarnya punya potensi bahaya seperti pemakaian korek api, belum banyak dipahami. Mungkin karena dianggap cuma mitos kali ya?

Itulah lima jenis orang goblok yang senantiasa menguji kesabaran kita saat antre di SPBU. Yang cukup bersabar akan menegur halus ketika menemukannya. Yang bertemperamen tinggi mungkin akan langsung memaki, dalam hati maupun diucapkan dengan audio full. Jika Anda termasuk yang perrnah dan sering melakukan hal-hal di atas, ingin saya bisiki dengan mesra dengan kata-kata begini,

“Goblok jangan di tempat umum….”

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2019 oleh

Tags: antre di spbubbmBensinorang goblokpertalite
Nyoman Payuyasa

Nyoman Payuyasa

Artikel Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, sebut inflasi di Kota Jogja pada Juni 2026 disebabkan kenaikan harga BBM non-subsidi MOJOK.CO
Kabar

Transportasi Jadi Penyumbang Inflasi di Kota Jogja: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Jadi Penyebab Utama dan Wanti-wanti Naiknya Biaya Pendidikan

2 Juli 2026
Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres
Pojokan

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH
Sehari-hari

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.