Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Gimana

4 Cara Mengurangi Kecanduan Gadget agar Hidup Semakin Santai

Kecanduan gadget dan cara melepaskan diri darinya

Azka Maula oleh Azka Maula
23 Januari 2018
A A
ilustrasi 4 Cara Mengurangi Kecanduan Gadget agar Hidup Semakin Santai mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bangun pagi ngecek hape, mau tidur ngecek hape, sebenarnya saya muak akan hal itu. Kita semua kecanduan gadget dan butuh melepaskan diri darinya.

Main hape, barangkali sudah menjadi sebuah aktivitas wajib yang dilakukan oleh kebanyakan orang zaman sekarang. Jika kita amati lebih dalam lagi menggunakan perspektif mata elang, pas lagi mager-magernya sekira 10-20 menit sekali kita pasti ngecek hape untuk sekadar melihat-lihat. Padahal tidak ada notifikasi yang masuk.

Sebenarnya memainkan hape itu hal-hal yang wajar saja, tetapi jika sudah berlebihan, hmmm, namanya kecanduan gadget itu. Terkadang segala yang berlebihan itu sangatlah memuakkan bagi orang lain, tapi tidak bagi diri sendiri. Bayangin aja, kita lagi ngobrol, dikit-dikit ngecek hape, lagi kuliah, dikit-dikit nengok hape, lagi BAB, dikit-dikit buka FB.

Sebel nggak sih, lihat temen atau pacar yang pas lagi diajak ngobrol dikit-dikit liat hape? Malah parahnya lagi, segala obrolan kita dibalas melalui Whatsapp. Untung kenal, coba nggak kenal! HIH.

Buat kalian yang punya teman pecandu smartphone atau kalian yang ingin mengurangi intensitas bermain hape, saya kasih kisi-kisi biar hidup kalian nggak hanya di sebatas layar dengan rasio 16:9 itu.

Mengurangi kecanduan gadget #1 Baca Buku

kecanduan gadget

Dengan membaca buku, fokus kalian akan hape akan beralih. Jika kalian nggak gemar-gemar membaca banget, carilah buku yang ringan semacam teenlit, komik, atau RPUL. Jika kalian melakukan hal ini, tak hanya kebiasaan candu hape yang berkurang, tapi wawasan juga bakal kalian dapat. Halah.

Namun yang patut diingat adalah candu kalian bakal beralih dari hape ke buku. Tapi itu nggak jadi masalah, menjadi pencandu buku akan membuat kalian dianggap cerdas di kalangan kalian.

Mengurangi kecanduan gadget #2 Download 100 Aplikasi

Cara yang satu ini dibutuhkan kerjasama yang apik antara kesabaran dan internet yang kencang. Butuh usaha memang, tapi demi menghilangkan candu akan smartphone yang makin menggila apa salahnya diusahakan?

Teknisnya, kalian pilih secara acak 100 aplikasi tersebut. Tujuannya adalah membuat hape kalian kelebihan muatan. Kelebihan muatan ini akan mengakibatkan performanya menurun dibelenggu kelemotan sehingga kalian akan malas ketika memainkan hape dan kadang kesel sendiri dibuatnya.

Selain membuat kalian terbebas dari candu, hal ini akan mengasah kesabaran dalam mengelola hape. Dibutuhkan komitmen untuk tidak menghapus ke-100 aplikasi tersebut hingga kalian bisa mengurangi candu tersebut.

Mengurangi kecanduan gadget #3 Pergi ke Tepus, Gunungkidul

kecanduan gadget

Tepus adalah sebuah kecamatan di Gunungkidul, Yogyakarta. Tepus ini berdekatan dengan jajaran pantai-pantai yang kerap nongol di IG dengan tagar #explorejogja. Nah, di Tepus ini sinyal itu susah, kadang ada, sering ilangnya. Dengan susah sinyal ini kalian bakal dibuat males untuk buka hape. Tak hanya itu, kondisi sinyalnya yang bagaikan sunrise dan sunset bakalan bikin hape kalian jadi boros batre.

Iklan

Intensitas kalian menggunakan hape di Tepus bakal berkurang, paling banter kalian cuma buka kamera saja buat foto-foto stok di IG. Oiya, Kalau kalian nyasar di daerah Tepus, kalian bisa memanfaatkan fitur yang sudah tersedia secara native di Tepus. Namanya Warlok (Warga Lokal).

Mengurangi kecanduan gadget #4 Pulang ke Rumah

Mocel, begitulah istilah yang digunakan oleh Umi saya kalau saya lagi mainan hape di rumah. Bermacam sindirian dialamatkan ke saya karena aktivitas tersebut. Awalnya saya bodo amat dibilang begitu, tapi lama kelamaan jadi nggak enak juga. Umi mengharapkan agar saya mengajaknya bicara face to face dan  nggak kecanduang gadget.

Pernah saat itu Umi saya ngomel, katanya mainan hape itu bisa bikin konsentrasi menurun sehingga mengakibatkan kebodohan di kemudian hari. Kemudian terjadi perdebatan yang berujung bikin saya mutung. “Sudahlah kamu nggak usah balik ke Jogja, mending di Brebes aja,” omel umi saya.

Dengan terpaksa, ketika di rumah, intensitas mainan hape saya jadi berkurang. Ya gimana lagi, saya kan nggak mau masuk neraka cuma gara-gara hape?

BACA JUGA Media Sosial: Diary Massal untuk Pamer Curhat dan artikel Azka Maula lainnya.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2021 oleh

Tags: hapekecanduankecanduan gadgetsmartphone
Azka Maula

Azka Maula

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

kecanduan gadget pada anak. MOJOK.CO
Ragam

Petaka yang Terjadi Saat Orang Tua Sibuk Mengejar Dunia dan Anak yang Terlalu Sering Menggunakan Gawai hingga Candu

7 Januari 2026
cara melacak hp hilang mojok.co
Kilas

Cara Melacak HP yang Hilang dari Berbagai Aplikasi

25 Januari 2023
kecanduan video porno
Geliat Warga

Akhirnya Bisa Lepas dari Kecanduan Nonton Video Porno yang Menahun

29 September 2022
anak kecanduan gadget mojok.co
Kesehatan

Anak Kecanduan Gadget, Kak Seto Jelaskan Penyebab dan Cara Mengatasinya

25 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
perubahan iklim, cuaca ekstrem mojok.co

Cuaca Ekstrem Tak Menentu, Pakar UGM: Bukti Nyata Perubahan Iklim

24 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.