Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Malam Jumat

Warisan Ibu dan Kemampuan Khusus dari Keluarga di Tegal

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
18 Mei 2023
A A
Warisan Ibu dan Kemampuan Khusus dari Keluarga di Tegal MOJOK.CO

Ilustrasi Warisan Ibu dan Kemampuan Khusus dari Keluarga di Tegal. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Keluarga di Kabupaten Tegal mempunyai kemampuan khusus untuk berkomunikasi dengan makhluk astral. Kemampuan yang kini saya warisi dari ibu.

Kepekaan orang terhadap hal mistis itu berbeda-beda. Ada yang memang bisa melihat secara nyata, ada juga yang memang hanya sekedar merasakan. Dan, menurut beberapa orang, faktor keturunan berpengaruh terhadap kepekaan tersebut. 

Iklan

Saya setuju dengan pendapat tersebut, bahwa beberapa kerabat saya dari pihak ibu di Tegal memiliki kemampuan semacam itu. Bahkan ibu saya sendiri mempunyai kemampuan tersebut. Rumah saya sendiri beralamat di Dukuh Legokmeno, Desa Jejeg, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Dulu, ketika berumur lima tahun, badan saya kurus, kering, dan cengeng. Sehingga banyak orang mengira bahwa saya mengalami gizi buruk. Padahal tidak demikian. 

Waktu itu saya hampir selalu diliputi ketakutan luar biasa. Bagaimana tidak takut kalau setiap ke kamar mandi di TK pasti ketemu hantu yang kakinya berbentuk O. Lalu, kalau ikut ke pasar, selalu dicegat oleh hantu mirip biksu.

Sampai kemudian saya menceritakan semua penglihatan itu kepada kakek di Tegal. Nah, sejak saat itu, saya tidak bisa lagi melihat makhluk astral. Menurut penuturan ibu, kakek “menutup mata” saya. Ibu khawatir kalau kejiwaan dan mental saya terganggu karena belum siap.

Saat itu saya mengira mereka bukan hantu, tetapi orang aneh. Beberapa tahun kemudian, saya baru tahu bahwa mereka memang benar hantu. Menurut penuturan orang yang rumahnya dekat TK, memang benar bahwa di kamar mandi terdapat sosok hantu berkaki O. Ia selalu menirukan suara anak yang menangis.

Sementara untuk hantu biksu, menurut penuturan ibu, dulunya mendiami sebuah rumah. Ia selalu ribut dengan hantu bibir sumbing dan hantu tentara Belanda. Mereka bisa sampai saling melempar piring. Sampai kemudian pemilik rumah tersebut meminta bantuan kakek buyut saya di Tegal guna memindahkan ketiga hantu tersebut.

Nenek kebaya dan hantu drakula

Suatu kali, saya pernah 12 hari berada di Solo untuk menyelesaikan tugas liputan. Setelah selesai, saya kembali ke Jakarta. Lantaran sudah lima bulan tidak pulang kampung ke Tegal, saya memutuskan untuk meninggalkan Jakarta untuk sejenak.

Lama tidak pulang ke Tegal, saya menyaksikan perubahan yang cukup banyak. Salah satunya adalah lahan kosong di depan rumah yang lama terbengkalai. Kini, pembangunan rumah di lahan tersebut sedang terjadi. Pemiliknya adalah seorang dokter. 

Ketika mengobrol dengan ibu, saya sempat bertanya. “Bu, ini buka kakinya tidak di lahan tersebut ya?” 

Ibu menjawab, “Iya, di rumah lama katanya, digabung sama tingkeban.”

Sepengetahuan saya, selamatan “buka kaki” tradisinya dilakukan sebelum pondasi. Prosesi tersebut dilakukan di atas lahan yang hendak dibangun.

Baca halaman selanjutnya….

Pertemuan di alam mimpi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2023 oleh

Tags: cerita hantucerita seramdrakulaibuindigokuntilanakMalam Jumattegal
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Hidup sederhana, yang penting berguna.

Artikel Terkait

Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO
Sehari-hari

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO
Esai

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beri hadiah sapi kurban usai salat Iduladha bersama warga penghuni Huntara di Tegal MOJOK.CO
Kilas

Salat Iduladha di Huntara Jatinegara Tegal: Hadiah Sapi 906 Kg dan Kebahagiaan di Tengah Situasi Sulit

27 Mei 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO
Esai

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.