Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
7 April 2026
A A
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Ilustrasi - Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bak menjilat ludah sendiri, Maulia* yang dulunya ogah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN karena muak dengan kebijakan pemerintah yang nyeleneh, kini malah diterima seleksi CPNS di salah satu instansi daerahnya. Awalnya, ia merasa nyaman dengan tugas-tugasnya, tapi jadi nggak betah karena merasa berdosa.

Awalnya tak sampai hati jadi PNS

Di salah satu kabupaten Jawa Tengah, PNS atau ASN masih menjadi pekerjaan idaman. Sayangnya, Maulia belum terlalu tertarik dan mencoba peruntungan lain dengan kuliah di luar kota. Selama kuliah, ia pun lebih sadar dengan banyaknya kebijakan pemerintah yang kurang sreg di hatinya. 

“Aku cukup sering misuh-misuh di media sosial maupun kehidupan nyata. Bahkan aku pernah membayangkan, kayaknya kalau jadi bagian dari pemerintah itu sendiri, rasanya bakal dilematis,” kata Maulia saat dihubungi Mojok, Senin (6/4/2026).

Namun, realita hidup mengujinya. Setelah lulus sarjana di salah satu kampus top, Maulia tak terhindar dari momok sulitnya mencari kerja. Mau kembali ke kampung halamannya pun tak ada pekerjaan yang lebih “menjanjikan” selain PNS atau ASN. Belum lagi, keluarganya ikut gusar karena Maulia tak kunjung mendapatkan kerja. 

Oleh karena itu, Maulia akhirnya mendaftar seleksi CPNS di tahun 2018. Motivasinya saat itu tidak muluk-muluk, agar tidak ditanya-tanya orang tua dan nggak perlu mencari alasan macam-macam. 

Sebab sejujurnya, hati kecilnya saat itu masih tak terima kerja di pemerintahan. Walaupun di sisi lain, ia ingin sekali mendapat kerja. Maka, saat ia gagal 2 kali dalam seleksi CPNS, perasaannya jadi dilema, mau senang atau sedih. 

Daftar seleksi CPNS sampai 4 kali

Pengalaman gagalnya itu membuat Maulia menyerah dan mendaftar pekerjaan lain. Beberapa tahun kemudian, ia pun disibukkan dengan pekerjaannya di luar kota. Namun, karena gajinya yang kecil dan kondisi orang tua yang makin renta, Maulia memutuskan kembali ke kampung halamannya. 

“Orang tuaku di rumah nggak ada yang merawat, sementara adik-adikku juga sudah di luar kota semua,” jelas Maulia yang perlu mengambil alih tanggung jawab tersebut demi keluarganya.

Alhasil ia merencanakan untuk resign sembari mencari pekerjaan lain yang bisa ia lakukan ke kampung halaman. Tapi lagi-lagi, Maulia terjebak dalam bayangan PNS atau ASN. Hanya pekerjaan itu yang terbesit dalam pikirannya jika ingin pekerjaan yang stabil in this economy.

“Minimal nggak bakal kena PHK kecuali kelakuanmu buruk banget atau sampai melakukan kejahatan,” ujar Maulia.

Sementara soal gaji, jangan harap bisa langsung kaya karena ia tidak kerja di pemerintahan pusat maupun kementerian. Sekali lagi, ia berniat jadi PNS untuk pulang ke kampung halamannya di salah satu kabupaten di Jawa Tengah.

Dengan semangat itu, Maulia pun mengikuti seleksi CPNS untuk yang ketiga kalinya tapi gagal. Meski begitu, ia tak lantas menyerah tapi justru mengevaluasi strategi dan proses belajarnya.

Baca Halaman Selanjutnya

Mengalahkan 5 calon pendaftar PNS

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 April 2026 oleh

Tags: ASNCpnsDaftar CPNSgagal CPNSjawa tengahPNSseleksi CPNStips diterima cpns
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Deles Indah bukti kalau Klaten bisa kalahkan Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO
Edumojok

Dipaksa Kuliah Jurusan Paling Dicari di PTN karena Ambisi PNS, Setelah Lulus Malah bikin Ortu Kecewa karena “Kerjaan Remeh”

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO
Aktual

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.