Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Riwayat Gama Plaza UGM, Gedung Mangkrak Belasan Tahun Akibat Masalah Izin dan Sengketa yang Jadi Tempat Syuting Film Horor

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 Oktober 2023
A A
Gama Plaza UGM.MOJOK.CO

Ilustrasi Gama Plaza UGM. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di tepi Jalan Persatuan, barat Gedung Pusat UGM, terdapat sebuah gedung besar yang mangkrak. Mojok mencoba menelusuri riwayat bangunan Gama Plaza yang jadi objek sengketa dan jadi lokasi syuting film horor itu.

***

Sudah ratusan kali saya melewati Jalan Persatuan atau ada yang juga menyebutnya sebagai Jalan Kaliurang Km 4 di sisi barat UGM, melihat sebuah gedung besar bercat oranye yang terbengkalai tanpa mengetahui apa fungsi bangunan tersebut di masa lampau. Gedung itu terabaikan di antara masif pembangunan di sekitarnya.

Jalan Persatuan merupakan kawasan yang ramai. Hiruk pikuk mahasiswa terasa di sana. Apalagi ketika malam, trotoar penuh penjaja kuliner yang jadi jujugan banyak orang. Sehingga barangkali banyak yang kerap melintas di depan bangunan mangkrak tersebut.

Namun, meski kerap dilewati, banyak orang yang belum tahu soal sejarah salah satu gedung paling tinggi di kawasan UGM ini. Suatu ketika, saat melintas di Jalan Persatuan, pacar saya tiba-tiba bertanya, “Ini sebenarnya gedung apa sih?”

Pertanyaan itu, kemudian kembali memancing rasa penasaran saya yang lama terabaikan. Lebih dari satu dekade tinggal di Jogja saya belum tahu alasan mengapa gedung yang sejatinya megah itu berakhir tak terusus.

Sebenarnya, ketidaktahuan itu bukan hanya saya yang mengalami. Saat bertanya kepada seorang mahasiswa UGM bernama Inas Alimaturahmah (22), ternyata juga tidak tahu menahu tentang gedung tersebut. Padahal, empat tahun terakhir ia bolak-balik melewati rute itu.

“Benar-benar nggak tahu. Kukira bukan bangunan UGM. Belakangan malah aku lebih penasaran dengan pembangunan gedung GIK (Gelanggan Inovasi dan Kreativitas) di sekitarnya,” katanya.

Gedung mati yang dilirik rumah produksi

Memang, di sekitar gedung mangkrak itu sedang dibangun area GIK. Jika melihat dari sisi barat, dua sisi proyek besar yang menelan APBN lebih dari 500 milar itu seakan terpisah dengan keberadaan gedung terbengkalai ini.

Rasa penasaran membawa saya menyambangi halaman depan gedung itu pada Senin (23/10/2023). Gedung setinggi sekitar lima lantai yang dilengkapi lantai basement itu tampak benar-benar tak terawat.

Gama Plaza UGM.MOJOK.CO
Tampak depan Gama Plaza UGM yang penuh coretan vandalisme (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Di sudut-sudut dindingnya tumbuh semak belukar. Coretan vandalisme juga mewarnai seluruh bagian luar lantai dasar. Ketika menilik ke atas, sebagian kaca sudah pecah. Membuat bagian dalam bangunan sedikit terlihat. Tampak, ada saluran udara yang sudah putus menggantung di langit-langit atap.

Namun, semua pintu dan gerbang bangunan ini tertutup rapat dan terkunci sehingga tidak sembarang orang bisa mengaksesnya. Saya pun hanya bisa memandanginya dari bagian depan saja.

Selepas itu, saya memutuskan untuk nongkrong di sebuah angkringan yang terletak persis di sisi utara gedung tersebut. Menikmati es teh di siang yang terik sambil coba menggali informasi dari beberapa warga.

Tilah, pemilik angkringan yang sudah berjualan di tepi Jalan Persatuan sejak 2008 silam menceritakan kalau dulu gedung tersebut merupakan proyek pusat perbelanjaan UGM. Sepengetahuannya, gedung ini tidak pernah berfungsi sesuai peruntukannya sejak awal berdiri.

Iklan

“Nggak pernah terpakai dari zaman dulu. Seingat saya, pernah sekali, lantai dasar digunakan untuk kantor atau apa gitu, tapi cuma sebentar,” papar perempuan tersebut.

Sejak pertama kali berjualan angkringan, Tilah mengaku kondisi gedung sudah tidak terawat. Kondisi yang sama itu berlanjut sampai belasan tahun kemudian.

Kosong dan tidak terawat membuat bangunan ini punya nuansa yang agak seram. Tak heran, gedung ini pernah dilirik sebagai lokasi syuting film horor. Salah satunya yakni film “Surat dari Kematian” garapan rumah produksi Max Pictures yang tayang di bioskop awal 2020 lalu.

Baca halaman selanjutnya…

Sejarah Gama Plaza yang bermasalah

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: gama plazagedung ugmHororjalan kaliurangUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Salah paham pada kuliner sate karena terlalu miskin. Baru benar-benar bisa menikmatinya setelah dewasa untuk self reward MOJOK.CO

Salah Paham ke Sate: Kaget dan Telat Sadar kalau 1 Porsi Bisa buat Diri Sendiri, Jadi Self Reward Tebus Masa Kecil Miskin

31 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.