Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Saat KAI Masih Sibuk Mengkaji Pembukaan Stasiun Kalasan, Warga Sudah Muak dengan Anak Muda yang Menjadikannya Tempat Maksiat

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
14 Oktober 2025
A A
Ilustrasi Stasiun Kalasan di Sleman yang terbengkalai - MOJOK.CO

ilustrasi - Stasiun Kalasan, Sleman yang terbengkalai. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah puas melihat-lihat, saya tak sengaja berjumpa dengan Sutini* (60), warga asli Dusun Dogingan, Sleman. Perempuan lansia itu sedang menyapu lahan rumahnya yang tak jauh dari Stasiun Kalasan. 

Sutini sendiri mengaku tak tahu soal wacana pembukaan Stasiun Kalasan. Kalaupun rencana itu terjadi, Sutini mengaku senang dan sangat mendukung. Sebab selama ini, kata Sutini, Stasiun Kalasan sering digunakan anak muda sebagai tempat maksiat.

Iklan

“Kalau malam saya sering lihat anak-anak muda minum (miras), kalau pagi botolnya kelihatan,” kata Sutini.

Biasanya para pemulung atau salah satu warga akan membersihkan botol miras tersebut saat pagi. Beberapa kali, Sutini juga melihat petugas keamanan berjaga agar tidak ada lagi pemuda yang mabuk di sana. 

Kenangan indah di Stasiun Kalasan

Terlebih, Sutini tak mau merusak kenangan indahnya. Dulu, kata dia, suasana sekitar Stasiun Kalasan selalu ramai. 

Peron stasiun. MOJOK.CO
Dinding peron yang penuh vandalisme. (Aisyah Amira Wakang/Mojok.co)

“Di sekitar pagar rumah ini banyak orang berjualan. Gudang di sana juga tidak pernah sepi, karena banyak pemuda sampai orang tua yang angkut-angkut barang,” ujar Sutini.

Berdasarkan cerita Sutini dari sang ibu, tempat itu menjadi saksi para mahasiswa yang berpamitan dengan kedua orang tua mereka. Sebab, mereka harus merantau untuk menempuh pendidikan tinggi di Jogja.

“Waktu saya kecil, saya sering lihat mereka melambai-lambai,” ucapnya.

PT Kereta Api Indonesia sedang mengkaji kemungkinan reaktivasi stasiun Kalasan setelah 18 tahun terbengkalai. Manajer Humas KAI Daop 6 Jogjakarta, Feni Nvida Saragih mengungkap timnya telah melakukan survei untuk menggali potensi pasar angkutan penumpang khususnya KRL di Stasiun Klasan. 

Beberapa pertanyaan wajib yang diajukan ke masyarakat ialah, identitas responden, moda transportasi yang biasa mereka naiki di rute Jogja-Solo, serta pendapat warga jika Stasiun Kalasan jadi dibuka.

Namun, ia belum dapat memastikan kapan stasiun tersebut akan kembali beroperasi. Keputusan itu, kata dia, bergantung pada persetujuan pemerintah yakni Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

“Belum fix, karena melihat hasil surveinya juga untuk melihat seperti apa kebutuhan masyarakatnya,” ujarnya dikutip dari Kumparan, Selasa (14/10/2025).

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA: Stasiun Lempuyangan, Tempat Pertama yang Bikin Perantau Jakarta “Kasihan” dengan Orang Jogja atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2025 oleh

Tags: Jogjakaikereta apiKRLslemanstasiun kalasanstasiun tutup
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO
Eksplor

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.