Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Cerita Mahasiswa Malaysia Nekat Kuliah S2 di UNJ karena Dosen “Unik”, Bahagia Meski Tiap Hari Diceng-cengin

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
21 April 2026
A A
Mahasiswa S2 PAUD UNJ, WNA Malaysia

Ilustrasi - Mahasiswa S2 PAUD UNJ asal Malaysia (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Meninggalkan kampung halaman sudah menjadi fenomena biasa ketika ingin melanjutkan kuliah. Namun, meninggalkan negara asal seperti yang dilakukan WNA Malaysia ini memerlukan motivasi lebih, meskipun ternyata alasannya adalah rasa penasaran berkuliah S2 di Prodi PAUD di PTN seperti UNJ karena bertemu salah satu dosen yang “unik”.

Pilih melanjutkan S2 PAUD di UNJ daripada Malaysia 

Siti Syarah binti Saifudin (Syara) melalui perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia, ke Jakarta, Indonesia, untuk melanjutkan pendidikan magister (S2). Ia tak hanya memilih meninggalkan kampung halaman, tetapi negaranya demi berkuliah di UNJ.

Iklan

Padahal, sistem pendidikan di Malaysia telah mencapai standar internasional dan menjadikannya salah satu pilihan terbaik di Asia Tenggara. Misal, Universiti Malaya (UM) menempati peringkat 60 dunia, sedangkan Universiti Kebangsaan Malaysia dan Universiti Sains Malaysia masuk dalam 150 besar dunia.

Namun, Syara memilih untuk meninggalkan kesempatan di negara asalnya demi berkuliah di UNJ. Meski tercatat, UNJ termasuk dalam peringkat 351-400 dunia dalam bidang pendidikan pada QS World University Rankings by Subject 2026.

Menurut Syara, pengalaman berkuliah yang dicarinya bukan sekadar untuk melanjutkan pendidikan. Melainkan, ia mencoba mencari pengalaman baru yang tidak didapatkan sebelumnya. Alasan ini mendorongnya untuk melanjutkan S2 di Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ). 

Syara telah menyelesaikan pendidikan diploma hingga sarjana (S1) pada bidang yang sama di Malaysia. Keputusannya melanjutkan untuk menekuni pendidikan anak usia dini didasarkan pada kecintaannya terhadap dunia tersebut. Sementara itu, melanjutkan S2 ke Indonesia diinspirasi oleh salah seorang dosen di Malaysia yang pernah ditemuinya.

Dosen tersebut merupakan alumnus UNJ.

Dirinya bercerita, dosen ini memiliki cara mengajar dan wawasan yang unik. Hal ini membuatnya berpikir bahwa kualitas lulusan UNJ, yang menjadi almamater dosen tersebut.serupa.

Maka, ia memutuskan untuk membuktikan langsung melalui pengalamannya sendiri.

“Dari cara beliau mengajar dan wawasannya, saya melihat kualitas UNJ yang sangat unik. Dari situ saya berpikir, kenapa tidak saya datang langsung untuk merasakannya sendiri?” kata dia, dikutip dari laman UNJ, Selasa (21/4/2026).

Siti Syarah binti Saifudin, WNA Malaysia melanjutkan studi S2 di UNJ (dok. UNJ)
Siti Syarah binti Saifudin, WNA Malaysia melanjutkan studi S2 di UNJ (dok. UNJ)

WNA Malaysia kuliah S2 dalam bahasa Indonesia tidak jadi masalah

Setelah berkuliah di UNJ, Syara mengatakan, ekspektasinya terpenuhi. Ia dapat melihat nilai “unik” dari kedalaman perspektif dan pengalaman para dosen yang mumpuni.

“Pengalaman belajar di sini luar biasa. Kita benar-benar bisa melihat jam terbang dan kepakaran dosen-dosen. Itu yang membuat saya yakin bahwa keputusan ini sangat tepat,” kata dia.

Terpenuhinya harapan awal ini mempermudah WNA Malaysia ini dalam beradaptasi. Ia mengaku memang kesulitan karena perkuliahan dilangsungkan dalam bahasa Indonesia, sedang dirinya berasal dari Malaysia.

Namun, kendala tersebut masih teratasi. Ia mengaku, bisa berbahasa Indonesia, meski dengan logat Malaysia yang kental. Begitu pula selama perkuliahan, dirinya tidak mengalami kendala berarti sebab diberikan kelonggaran mengerjakan tugas dalam bahasa Inggris.

Iklan

“Tantangan terbesar tentu bahasa. Walaupun saya bisa berbahasa Indonesia, logat Malaysia saya masih kental,” kata dia.

Syara mengunjungi Taman Kanak-Kanak di Jakarta
Syara mengunjungi Taman Kanak-Kanak di Jakarta (dok. UNJ)

Baca halaman selanjutnya…

WNA Malaysia bahagia S2 di Indonesia, meski tiap hari “diceng-cengin” karena logat Malaysia

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 April 2026 oleh

Tags: kuliah di Indonesiakuliah di UNJkuliah PAUDmahasiswa ptnmahasiswa s2 ptnpendidikan anak usia dinis2S2 di PTNS2 di UNJwnaWNA Malaysia
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO
Sekolahan

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO
Esai

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Beasiswa MEXT U to U di Jepang lebih menguntungkan daripada LPDP. MOJOK.CO
Sekolahan

Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik

6 Mei 2026
Kos dekat kampus lebih baik bagi mahasiswa
Sekolahan

Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026
Rembang semakin tidak layak dicintai MOJOK.CO

Semakin Tak Punya Alasan untuk Tinggal dan Mencintai Kabupaten Rembang: Tak Beranjak ke Mana-mana, Kolotnya Dipelihara

17 Juni 2026
siswa sekolah.MOJOK.CO

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Pengamen di kampung Jombang bisa datang 4-5 kali dalam sehari MOJOK.CO

Tinggal di Jombang Selatan: Tiap Hari Rumah Didatangi 4-5 Pengamen Keras Kepala dari Pagi-Malam karena Terlanjur Tuman

22 Juni 2026
Bagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Dahlan Iskan, iklim investasi di Jateng sangat cocok bagi pengusaha untuk investasi MOJOK.CO

Iklim Investasi di Jawa Tengah Menarik Hati, Bikin Puluhan Pengusaha Melirik untuk Kolaborasi

19 Juni 2026
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.