Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
6 Mei 2026
A A
Beasiswa MEXT U to U di Jepang lebih menguntungkan daripada LPDP. MOJOK.CO

ilustrasi - beasiswa MEXT U to U dari Jepang bikin WNI nggak mau balik. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang lulusan S1 Jurusan Geologi di salah satu kampus top 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini memutuskan lanjut kuliah S2 di Jepang dengan beasiswa MEXT U to U. Awalnya, ia berupaya memperoleh LPDP tapi kemudian sadar, MEXT U to U lebih menguntungkan. 

Kejar beasiswa MEXT U to U untuk kuliah S2 di Jepang

Sejak menjajaki kuliah S1 Jurusan Geologi, Arfah Mu berharap bisa kerja di sektor industri, tambang, ataupun konsultan. Semasa kuliah, ia sempat kerja kontrak selama satu tahun di sebuah perusahaan nikel. Di sanalah keinginannya untuk melanjutkan kuliah S2 di luar negeri membuncah. 

“Tugasku kebanyakan di hutan, karena seru aku jadi kepikiran untuk lanjut kuliah S2. Akhirnya aku ikut kursus bahasa Inggris dan dari sana aku tahu ada beasiswa MEXT U to U ke Jepang yang prosesnya mudah,” kata Arfah Mu saat dihubungi Mojok, Selasa (5/5/2026). 

Melansir dari laman resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, terdapat 2 jalur untuk melamar beasiswa Monbukagakusho (MEXT) dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pemerintah Jepang, yaitu jalur Embassy Recommendation (G to G) dan jalur University Recommendation (U to U).

Bedanya, seluruh proses seleksi maupun prosedur pendaftaran G to G dilakukan oleh Kedutaan Besar Jepang, sedangkan U to U dilakukan langsung oleh pihak kampus di Jepang, yang kemudian universitas akan merekomendasikan nama pelamar beasiswa ke Kementerian Pendidikan Jepang. 

Oleh karena itu, persyaratan untuk melamar MEXT U to U berbeda-beda tergantung dari universitas yang dipilih.

Urung daftar LPDP karena berisiko

Sebelum mengetahui beasiswa MEXT U to U, Arfah sempat mendapat tawaran untuk lanjut kuliah dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di salah satu kampus Kanada. Namun, ia menolak peluang tersebut dan lebih memilih berjuang mendapatkan MEXT U to U ke Jepang.

“Kalau pakai LPDP aku harus balik ke Indonesia dengan berbagai tanggungan, sedangkan aku inginnya tinggal dan menetap di luar negeri untuk waktu yang lama,” kata Arfah.

Bukan rahasia lagi kalau penerima LPDP diwajibkan kembali ke Indonesia maksimal 90 hari pasca studi dengan harapan dapat mengabdi atau memberikan kontribusi nyata. Bagi lulusan yang melanggar, bisa mendapat sanksi administratif berat termasuk wajib mengembalikan dana.

Meski begitu, ada saja penerima LPDP yang tak mau pulang ke Tanah Air alias mangkir. Direktur Utama LPDP Sudarto bahkan mencatat dari 600 orang penerima beasiswa di tahun 2026, sudah ada 8 orang yang dijatuhi sanksi serta 36 lainnya yang masih dalam proses penjatuhan sanksi. 

Baru-baru ini, pemerintah Indonesia bahkan mewajibkan penerima beasiswa LPDP untuk mengikuti pembekalan dari TNI saat persiapan keberangkatan. Terutama bagi mereka yang melanjutkan kuliah S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Menurut Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M Lukmanul Hakim, pembekalan tersebut bukan hal baru. Keterlibatan TNI, kata dia, bertujuan untuk menguatkan karakter hingga nilai kebangsaan penerima beasiswa.

“PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial, sehingga awardee dapat menjalani masa studi dengan optimal serta bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara,” ucapnya dikutip dari Detik.com.

Seolah tak mau mengambil risiko tersebut, Arfah akhirnya mencari peluang lain dengan mendaftar beasiswa MEXT U to U ke Jepang. Terlebih, menurut informasi dari teman-temannya yang sudah kuliah S2 di luar negeri, persaingan untuk memperoleh MEXT U to U tidak terlalu ribet.

Iklan

Kerja di Australia setelah lulus S2 dengan MEXT U to U

Setelah melalui proses panjang untuk memperoleh beasiswa MEXT U to U ke Jepang, Arfah Mu akhirnya mendapat dana untuk kuliah S2, di mana seluruh biaya pendaftaran, uang pangkal, dan biaya kuliahnya ditanggung sepenuhnya oleh kampus. 

Arfah juga mendapat uang sekitar Rp14 juta untuk biaya sewa kos, listrik, transportasi, makan, dan kebutuhan lain per bulan. 

Setelah lulus pun, Arfah tak ada kewajiban untuk bekerja di instansi tertentu dan bebas menentukan karier selanjutnya. Buktinya, setelah lulus kuliah S2, Arfah masih bisa kerja di Australia dengan Working Holiday Visa (WHV).

“Aku sudah mencoba segala cara agar pekerjaanku tetap linear dengan jurusan kuliahku, tapi semakin dijalanin, hatiku selalu menolak. Akhirnya aku sadar, sepertinya aku nggak akan pernah enjoy,” kata Arfah yang sempat menetap di Jepang selama 3 tahun. 

Maka, sebagaimana hidup yang menuntut manusia untuk terus berjalan, Arfah pun banting setir sebagai koki di Australia. Menurutnya, tak ada cara paling benar untuk sukses, sebab hidup adalah perjalanan personal yang unik bagi setiap individu. 

“Apa pun pekerjaannya saat ini, akan aku jalanin sepenuh hati karena aku percaya, hidup nggak selalu harus sesuai sama apa yang kita inginkan. Yang penting, kita tetap bertumbuh dan jujur sama diri sendiri, serta jangan pernah berhenti melangkah,” kata Arfah.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2026 oleh

Tags: beasiswabeasiswa luar negeriJepangkuliah di LNLPDPMEXTMEXT U to Us2
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO
Sosok

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO
Urban

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO
Sekolahan

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Membuat Utang Tidak Lagi Menjadi Beban Kehidupan MOJOK.CO

Nggak Semua Utang Itu Buruk: Cara Mendeteksi Utang yang Baik dan Tidak Menjadi Beban

15 Juni 2026
Tingkatkan literasi dengan baca buku. MOJOK.CO

Cerita Sebuah Keluarga Membangun Kebiasaan Membaca Saat Orang Lain Berubah Menjadi “Phubbing”

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) akan membenahi tata kelola pertambangan MBLB dari hulu ke hilir MOJOK.CO

Pembenahan Tata Kelola Tambang di Jateng Jadi Krusial karena Tambang Ilegal Biang Masalah Hukum, Lingkungan, dan Pendapatan

12 Juni 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
Sunflower Angel di Candi Prambanan saat pagi. MOJOK.CO

Simbol Perjalanan Cinta Sepasang Kekasih asal Jakarta-Jogja dalam Karya Seni “Sunflower Angel” di Candi Prambanan

11 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.