Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Merpati Putih dan Tapak Suci, Satu Tak Kenal Istilah Pendekar dan Satu Tinggalkan Tenaga Dalam, Sama-sama Anti Tawur

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Agustus 2024
A A
tapak suci dan merpati putih.MOJOK.CO

Ilustrasi Tapak Suci (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jogja jadi tempat kelahiran beberapa perguruan pencak silat di Indonesia. Dua di antaranya yakni Tapak Suci dan Merpati Putih. Keduanya memiliki karakter khasnya tersendiri. Namun, sama-sama berkeyakinan untuk tidak menempuh kekerasan di jalanan.

Posisi strategis Jogja dalam khazanah pencak silat terlihat dari wilayahnya yang menjadi lokasi  kongres pertama Ikatan Pencak Silat Indonesia pada 1950. Pada dekade 1960-an, lahir dua peguruan pencak silat ternama dari Jogja yakni Merpati Putih dan Tapak Suci.

Merpati Putih lahir pada 2 April 1963 di Jogja. Kehadirannya tak lepas dari sosok guru bernama Saring Hadi Purnomo yang menurunkan keilmuannya pada dua anaknya yakni Poerwoto Hadi Purnomo dan Budi Santoso.

Awalnya Merpati Putih merupakan ilmu beladiri yang berkembang di lingkungan keluarga. Setelah remsi berdiri sebagai sebuah perguruan, akhirnya ilmu ini terbuka untuk masyarakat umum pelajari.

Sementara itu, Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi berdiri pada 31 Juli 1963 di Kauman Jogja. Seni beladiri ini lahir dari gabungan tiga aliran yakni Perguruan Kauman, Seranoman, dan Kasegu.

Pilihan Merpati Puti tak pakai istilah pendekar

Merpati Putih mengedepankan perdamaian. Itulah yang ditegaskan Wuryantono (54), salah satu guru latihan Merpati Putih yang sudah lebih dari 30 tahun mendalami keilmuan bela diri tersebut.

Sikap welas asih merupakan karakter yang dikedepankan Sang Guru. Hal itu juga menjadi alasan mengapa nama depan perguruan ada kombinasi antara pencak silat dengan bela diri. Menurut Tomo, utamanya para anggota diajarkan untuk membela dirinya.

“Bukan untuk menjadi aggressor,” tegasnya saat ditemui Mojok.

Di tengah perkembangannya saat ini, Merpati Putih tidak mengenal gelar pendekar bagi para anggotanya. Menurut Tomo, ide tentang pendekar memang sempat tercetus namun masih dalam proses pematangan konsepsi.

“Karena idealisme kita sesuai dengan pesan Mas Bud, jadi pendekar itu jadi insan perguruan tanggap, tangguh, dan mumpuni. Kalau secara agama, betul-betul insan kamil, itu kan susah, secara tidak mudah di zaman sekarang,” pungkasnya.

Tapak Suci yang tinggalkan tenaga dalam

Selanjutnya, Tapak Suci juga memiliki keunikan. Salah satunya mengenai cerita untuk meninggalkan keilmuan tenaga dalam.

Pendekar besar TS, Barie Irsyad, pada acara sarasehan di Bina Manggala 1991 silam pernah menyampaikan bahwa perguruan ini menganut aliran rasional. Setiap geraknya memanfaatkan kemampuan akal dengan memfungsikan kegunaan fisik beserta perangkatnya secara optimal.

Saat bertemu dengan salah satu pelatih Tapak Suci, Bowo Saputro, dijelaskan bahwa sebenarnya para pendiri TS juga mulanya menganut ilmu-ilmu kanuragan. Ada nama seperti Ahmad Dimyati dan Muhammad Wahin yang mulanya mengembangkan cikal-bakal perguruan tersebut.

Dua sosok tersebut berguru pada sosok pendekar beraliran Banjaran dari Banjarnegara. Setelah itu keduanya juga sempat berkelana ke berbagai tempat untuk menimba dan menguji keilmuan beladiri.

Iklan

“Ada singgungan dengan beragam hal ya termasuk hal-hal semacam tenaga dalam itu,” papar Bowo.

Kendati begitu, setelah pulang ke Jogja dan mendirikan perguruan Cikauman. Ilmu-ilmu itu mulai mereka tinggalkan. Sehingga ketika TS lahir pun sudah tidak menggunakannya sama sekali.

Baca halaman selanjutnya…

Tanpa tenaga dalam dan ketiadaan pendekar tidak jadi penghalang ketangkasan, tapi tetap damai

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2024 oleh

Tags: Jogjamerpati putihpencak silattapak suci
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO
Sosok

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO
Urban

Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik

5 Mei 2026
Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda MOJOK.CO
Tajuk

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

4 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM bidang fitoterapi, Nanang Fakhrudin sebut usaha madu sangat potensial. Tapi ada masalah utama yang rugikan pelaku usaha madu sendiri MOJOK.CO

Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri

12 Mei 2026
Lulusan UNJ berkebun di Bogor. MOJOK.CO

Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan

8 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.