Jogja (Nggak) Istimewa karena Ada Banyak Lansia yang Makan, Tidur, dan Mati di dalam Becaknya
Bagi tukang becak, Jogja tak ada istimewanya. Sebab, mereka bisa mati kapan saja di dalam becaknya karena kelaparan.
Baca selengkapnyaDetailsBagi tukang becak, Jogja tak ada istimewanya. Sebab, mereka bisa mati kapan saja di dalam becaknya karena kelaparan.
Baca selengkapnyaDetailsIni alasan perantau Surabaya cari kerja di Jogja meski gaji lebih rendah, serta penyesalan yang harus dihadapi.
Baca selengkapnyaDetailsBetapa mudahnya jual foto di aplikasi FotoYu. Bisa laku besar meski kualitas tak seberapa. Tapi bakal bertahan seberapa lama?
Baca selengkapnyaDetailsDi balik gemerlap Solo, terdapat perkampungan kecil di sebelah UNS yang menjadi korban mafia tanah. Namanya Kampung Kentingan Baru.
Baca selengkapnyaDetailsSudah menjadi rahasia umum bahwa Kali Code merupakan salah satu permukiman kumuh di Jogja. Lingkungannya kotor dan menjadi langganan banjir....
Baca selengkapnyaDetailsGaji Rp3 juta masih dianggap "Wah" di Jogja, meski cukup tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Baca selengkapnyaDetailsDampak pemangkasan anggaran pendidikan akibat efisiensi anggaran sangat menyeramkan. Ia bisa menyebabkan 600 ribu siswa putus sekolah.
Baca selengkapnyaDetailsKebijakan efisiensi anggaran Prabowo memakan banyak korban. Puluhan ribu pekerja harus kehilangan mata pencaharian karena di-PHK.
Baca selengkapnyaDetailsJadi sopir bus itu enak bisa jalan-jalan gratis. Gajinya juga di atas UMP Jateng, tapi harus siap sedia menantang maut.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.