Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Ngeri Nge-Gym di Malang, Jadi Incaran Cowok Gay Agresif hingga Dapat DM Membagongkan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
7 Maret 2024
A A
Gym di Malang Jadi Incaran Cowok Gay MOJOK.CO

Ilustrasi pengalaman buruk dengan cowok gay saat gym di Malang. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang pemuda mendapat “pengalaman ngeri” saat nge-gym di Malang, Jawa Timur. Niat hati menjaga kebugaran dan membentuk otot tubuh, eh malah mendapat “bonus” godaan dari cowok-cowok gay.

***

Iklan

Pengalaman tersebut seperti yang Ricki (24) ungkapkan. Pemuda asal Lumajang, Jawa Timur yang kuliah di salah satu kampus negeri di Malang.

Pengalaman ngeri itu Ricki dapat saat memasuki semester tiga, ketika ia mulai giat-giatnya ke salah satu tempat gym di Malang.

“Ter-influence temen-temen. Karena banyak yang suka gym, aku akhirnya ikut,” tutur Ricki melalui cerita lewat sambungan telepon.

“Pengin juga sih punya tubuh berisi gitu,” bebernya.

Diajak kenalan hingga nyaris check-in hotel

Setelah beberapa bulan rutin ke tempat gym di Malang itu, tubuh Ricki memang sudah mulai terbentuk, Meski masih tipis-tipis.

Tapi lumayan lah ketimbang awal-awal ia kuliah di Malang yang menurutnya agak kurus dan lembek.

Nah, sejak saat itu, ia mulai merasa ada seorang cowok—yang memang langganan di gym tersebut—mulai sok akrab dengan Ricki.

“Ya kukira mencoba akrab untuk pertemanan aja. Karena kan sama-sama langganan di gym itu,” katanya.

Bahkan, menurut Ricki, cowok berkulit putih tersebut sampai meminta akun Instagram dan X Ricki untuk ia follow.

“Aku kasih aja lah. Namanya orang mau berteman. Pikirku waktu itu,” tuturnya.

Setelah saling follow, menurut Ricki, si cowok pun mulai beberapa kali mengirim DM. Seiring waktu, ia juga mulai berani meminta WA Ricki.

Gym di Malang Jadi Incaran Cowok Gay MOJOK.CO
Ilustrasi cowok nge-gym. (Anastase Maragos/Unsplash)

Ricki masih tak menaruh curiga. Lagi-lagi, pikirnya, lumayan untuk tambah-tambah teman baru di Malang.

Iklan

Setelah mendapat WA Ricki, si cowok mulai sering mengirim pesan ke Ricki untuk bertemu, sekadar ngopi atau nyari makan bareng.

“Kadang ngajak ke gym bareng. Tapi aku mulai aneh waktu ini orang mulai intens chat. Maksudku, aneh aja cowok sama cowok chatnya intens,” ujar Ricki.

“Aku ke temen-temenku di kampus aja nggak seintens itu,” sambungnya.

Keanehan itu pun mulai terjawab ketika dalam satu momen cowok tersebut mengirim pesan mengajak Ricki bertemu. Katanya ingin minta bantuan mengerjakan tugas.

Agak aneh lagi bagi Ricki karena ia dan cowok itu sudahlah beda kampus, beda jurusan pula.

Mana paham jika Ricki dimintai tolong untuk mengatasi tugas-tugas “cowok aneh” itu.

“Bener, Cuk!  Pas aku minta shareloc, ia nge-share alamat hotel di Malang. Wah langsung aku skip anjir,” terang Ricki.

Tak lama setelahnya, si cowok mengaku punya perasaan ke Ricki. Sontak saja Ricki makin “jijik”. Edan ta kalau mau sama sesama cowok. Begitu batin Ricki. Lebih-lebih ia sendiri sudah punya cewek.

Setelah kejadian itu, baik WA, Instagram, maupun Twitter cowok tersebut langsung Ricki blokir semua.

Tak sampai di situ, Ricki bahkan sudah tak lagi ke tempat gym di Malang yang sudah jadi langganannya itu.

Unggah foto nge-gym di Malang, dapat DM pap kemaluan

Kejadian itu pun Ricki ceritakan pada teman-teman tongkrongannya. Tentu saja Ricki lantas jadi bahan ceng-cengen. Dapat sebutan sebagai “mas-mas idaman boti”.

Dari teman-temannya itu pula Ricki tahu kalau di media sosial, khususnya X, memang sudah jadi rahasia umum jika di banyak tempat gym ada cowok-cowok kekar yang ternyata boti: suka sesama cowok kekar.

“Temen-temen langsung nunjukin lah di Twitter (X). Eh bener anjir, ternyata banyak banget cowok-cowok keker di gym yang kalau bikin postingan caption-nya mengarah ke homo,” ungkap Ricki.

Atas “tantangan” dari teman-temannya, Ricki disuruh membuktikan sendiri dengan mengunggah satu atau dua foto saat ia lagi nge-gym di Malang dengan pose telanjang dada: menunjukkan perut kotak-kotak dan lengan berototnya. Sambil menyematkan tagar tertentu dengan konteks “gym”.

Dan benar saja, postingannya tersebut banjir komentar. Tidak hanya dari cewek, tapi juga dari sesama cowok.

DM X-nya pun banjir. Banyak dari kalangan cewek yang ingin kenalan dengan Ricki. Tidak sedikit pula dari kalangan cowok-cowok dengan komentar-komentar seksis.

“Aku nemu satu DM, isinya pap otong. Katanya, abang tampan, maukah jadi bacolku. Gitu-gitu lah,” ungkapnya.

Karena risih, postingan itu pun sontak ia hapus. Ricki kemudian memilih mengunci akun X-nya. Ia lebih hati-hati dalam memfilter akun-akun yang memfollownya.

Sejak saat itu, intensitas Ricki ke tempat gym di Malang agak berkurang. Sebagai gantinya, ia lebih sering angkat beban di kos dengan barbel yang ia buat sendiri.

Tapi tetap perlu dicatat, tidak serta merta semua tempat gym di Malang seperti itu.

Di X pun tidak sedikit warganet, bahwa pengalaman-pengalaman semacam itu juga bisa terjadi di banyak tempat gym lain.

Cowok gay bubar kalau kita posting foto cewek

Pengalaman ngeri serupa juga pernah teman kuliah saya di Surabaya alami, Puji (24).

Ia mulai nge-gym di masa-masa Covid-19, saat ia menghabiskan waktu di rumahnya di Aceh.

Puji rajn nge-gym karena ia merasa berat badannya sudah kelewat tinggi lantaran pola makan selama di Surabaya yang sempat tak terkontrol.

Lebih-lebih ia punya riwayat diabetes keturunan. Alhasil, ia mulai sadar kalau ia harus betul-betul menjaga kesehatannya.

“Awalnya kurekam dan kuposting di medsos (entah video atau foto) untuk lihat progresnya aja hari ke hari,” ungkapnya.

“Sekalian buat dokumentasi aja kalau aku pernah seberjuang itu untuk kurus,” imbuhnya.

Namun, sama seperti Ricki, ia sempat mendapat DM-DM aneh dari cowok-cowok boti. Pap otong pun pernah ia dapat.

DM-DM itu tak ada yang Puji balas. Hanya ia baca saja, untuk sekadar tahu, apa sih yang ada di kepala para cowok boti?

“DM berhenti, like-like dari para cowok mulai berkurang pas aku mulai sering posting foto cewekku,” tuturnya.

Menurut asumsi Puji, dengan memposting foto ceweknya, barangkali para cowok boti tersebut akan sadar bahwa Puji adalah cowok normal yang masih suka dengan lawan jenis. Sehingga menutup peluang bagi sesama jenis untuk masuk.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Pedihnya Guru Honorer Sidoarjo Bergaji Rp700 Ribu, Ditinggal Minggat Istri ke Arab dan Setengah Mati Merawat 3 Anak Seorang Diri

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2024 oleh

Tags: cowok botiGaygymJawa TimurMalangpilihan redaksi
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO
Esai

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO
Eksplor

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO
Esai

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum MOJOK.CO

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum

1 Juli 2026
Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

29 Juni 2026
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

24 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.