Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Mirisnya Penerapan Kurikulum Merdeka di 2024, Siswa Sampai Mencari Guru yang “Hilang” karena Sibuk Administrasi

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
29 Januari 2024
A A
kurikulum merdeka.MOJOK.CO

Ilustrasi guru tertekan beban administrasi (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Keluhan guru mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di 2024 juga terlihat pada kolom komentar YouTuber bernama Abu Bakar yang juga merupakan seorang guru. Abu Bakar mengunggah konten soal kritik terhadap sistem yang menuntut guru berburu sertifikat namun jadi lupa mengajar dengan baik.

“Curhatan guru yang merasa keberatan dengan adanya e-Kinerja ini benar-benar masif. Di UU tentang guru tertulis bahwa guru adalah pendidik profesional yang tugas utamanya mendidik, mengajar, mengarahkan, membimbing, hingga mengevaluasi. Tapi kini peran guru yang awalnya mendidik, dengan kewajiban sebagai administrasi ASN berakibat mengabaikan perannya sebagai pendidik,” paparnya.

Iklan

Kreator tersebut menceritakan realita guru yang harus mengajar dari pagi sampai sore. Namun, tetap harus berlanjut mengurus administrasi hingga mengikuti webinar terkait Kurikulum Merdeka berjam-jam.

Ironi Kurikulum Merdeka, guru dicari-cari oleh siswa

Di kolom komentar, ratusan bahkan ribuan guru turut meluapkan curhatannya. Mereka mengeluhkan bahwa kini guru seakan menjadi tenaga administrasi, bukan tenaga pendidik lagi. Bahkan ada guru yang menceritakan pengalamannya dicari siswa karena sedang sibuk mengurus sertifikat.

“Saya sebagai guru benar merasakan dampak dari aturan yang diterapkan terkait dengan e-Kinerja yang terintegrasi di PMM, guru sibuk mengejar sertifikat sampai siswa menjemput guru di ruang guru untuk mengajar karena sibuk mengerjakan e-Kinerja,” keluh akun @Srinirwana.

Selain itu, implementasi Kurikulum Merdeka juga memberatkan para guru yang bertugas di luar Jawa, terutama daerah dengan akses listrik dan internet terbatas. Tugas-tugas administrasi yang serba online kerap membuat kewalahan.

“Kami yang bertugas di daerah pulau sangat direpotkan untuk menyelesaikan tugas-tugas administrasi yang dibebankan kepada kami. Belum lagi lampu yang sering mati dan sinyal tak ada. Otomatis penyelesaian tugas tersebut terkendala,” keluh seorang guru di kolom komentar.

Keluhan-keluhan semacam itu mewarnai hari-hari guru di awal tahun ini. Implementasi teknis dari Kurikulum Merdeka membuat mereka merasa terbebani.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

BACA JUGA Penerapan Kurikulum Merdeka Banyak Dikritik tapi Punya Sisi Menarik, Siswa Ngantuk Boleh Istirahat di Luar

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2024 oleh

Tags: e-kinerjagurukurikulum merdekapmm
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO
Pendidikan

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO
Kabar

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa? MOJOK.CO
Esai

Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa?

6 Mei 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.