Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Naik Bus Malam: Laptop Berisi Skripsi Digondol Maling, Ganti Rugi Tak Seberapa tapi Mimpi Jadi Sarjana Harus Tertunda

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
19 Juli 2025
A A
Bus luragung jaya.MOJOK.CO

Ilustrasi - Bus sensasi naik bus (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Naik bus malam berujung apes. Niat hati ingin menikmati perjalanan sambil tidur nyenyak, malah tas digondol maling. Sialnya lagi, tas tersebut berisi laptop yang di dalamnya terdapat file skripsi yang nyaris rampung dikerjakan.

***

Tiga tahun silam, sekitar akhir 2022, seharusnya jadi momen menggembirakan bagi Laras (26). Setelah delapan semester menjalani perkuliahan di salah satu kampus di Jawa Timur, aroma toga wisuda sudah tercium.

Skripsinya sudah di Bab 4, semua data-data wawancara dan observasi lapangan, juga tersimpan rapi di dalam laptop kesayangan. Tinggal sentuhan akhir, dan gelar sarjana akan dalam genggaman.

Sialnya, pada malam itu, rencananya hancur seketika. Laptopnya digondol maling di dalam bus. Imbas yang ia rasakan tak sekadar kehilangan barang berharga, tapi nyaris merenggut masa depannya.

“Rasanya hancur, Mas,” tutur Laras, bercerita ke Mojok dengan nada getir, Jumat (18/7/2025) siang.

“Laptop itu kan isinya skripsi, tapi raib sudah. Rasanya lemes banget, nyawaku kayak udah sampai leher itu.”

Kenyamanan bus malam yang membawa malapetaka

Malam itu, Laras memutuskan pulang kampung ke Jawa Barat. Rencananya, selama dua minggu ia ingin berada di rumah agar lebih fokus mengerjakan skripsi. Toh, data-data yang diperlukan sudah di tangan.

Seperti biasanya, ia memilih pulkam menggunakan bus malam agar bisa terlelap selama perjalanan. Berangkat dari Jawa Timur sekitar pukul sembilan malam, dengan estimasi sampai tujuan saat subuh.

“Sebelum berangkat, bayanganku itu cuma tidur nyenyak di kursi bus yang remang. Bangun-bangun dijemput bapak, sampai rumah langsung sarapan sama masakan ibu,” ujarnya. 

Malam itu, suara mesin diesel bus mengiringinya terlelap. Suasana bus malam yang sepi, ditambah efek kantuk dari obat anti mabuk yang ia konsumsi, berhasil meninabobokannya.

Laras melihat penumpang lain juga terlelap dalam posisi masing-masing. Sementara lampu mulai meredup, diikuti tembang kenangan khas bus malam, Laras membiarkan dirinya terlelap dengan tas punggung berisi laptop terletak di antara kakinya.

Laptop raib di bus malam saat sebentar lagi tiba di tujuan

Sesekali Laras terbangun untuk melihat jam dan meraba posisi tasnya. Sekadar memastikan kalau semuanya masih baik-baik saja. Ketika bus setengah jam lagi tiba di tujuan akhirnya, ia memutuskan untuk bangun buat mengabari orang tua dan scroll-scroll medsos.

Namun, ketika ia refleks meraba tas di bawah kakinya, jantungnya sontak berdebar kencang. Tas itu terasa aneh, lebih ringan dari biasanya. Dengan sigap, Laras membuka resleting tasnya. 

Iklan

Ia bercerita, darahnya serasa berdesir dingin. Napasnya juga tercekat. Ia masih tak percaya dengan apa yang ia alami: laptopnya telah raib!

“Aku cuma bisa bengong, Mas. Mau teriak malu kalau jadi pusat perhatian di bus,” ungkapnya.

Dengan kaki lemasnya, Laras memilih beranjak ke kondektur bus untuk menceritakan apa yang ia alami secara empat mata. Sayangnya, respons awal kru bus tak secepat dan sepeduli yang ia harapkan. Yang ada, ia malah disalah-salahkan.

“Dibilangnya jangan-jangan aku nggak bawa laptop, ditinggal di kos, gitu-gitu. Pokoknya kru belum sepenuhnya percaya. Apalagi bus malam itu juga nggak dilengkapi CCTV, Mas. Berat!”

Baca halaman selanjutnya…

Usaha mencari keadilan malah dibikin ribet sama PO. Beasiswa kuliah pun terancam.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2025 oleh

Tags: bus malamlaptop hilang di busmaling di buspencurian di dalam buspilihan redaksipo bus
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban

8 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co
Urban

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Catatan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO
Tajuk

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026
Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.