Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kontrakan di Kasihan Bantul Bikin Mahasiswa Saksikan Kerasnya Kemiskinan Jogja, Kecanduan Judi hingga Ribut dengan DC

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
7 Juni 2024
A A
kontrakan mahasiswa UMY di Kasihan Bantul pinggiran Jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi rumah kontrakan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selama menempati sebuah kontrakan di Kasihan Bantul, mahasiswa UIN hingga UMY jadi tahu betapa kerasnya hidup warga pinggiran Jogja. Diburu utang hingga berseteru dengan debt collector.

***

Iklan

Di akhir masa perkuliahan, Maula (25) yang dulu kuliah di UIN Jogja memilih menyewa kontrakan bersama beberapa temannya. Bukan teman kampus, melainkan teman masa SMA di Jogja.

Kebetulan, teman-temannya ini kuliah di kampus berbeda yakni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Sehingga akhirnya mereka memutuskan menempati kontrakan di daerah Kasihan, Bantul.

“Kontrakan ya terhitung ideal. Harga Rp18 juta per tahun dengan empat kamar,” kenangnya.

Awalnya, tentu ia tak menyangka kalau lewat kontrakan di Kasihan Bantul itu ia akan jadi saksi kerasnya kehidupan warga miskin pinggiran kota Jogja. Kontrakan itu memang terletak di sebuah padukuhan yang perbatasan Jogja dengan Bantul. Persis di pinggiran sebuah sungai kecil di Kasihan Bantul.

Dari jalan utama, rute menuju kontrakan itu akan melewati sebuah gang yang cukup besar. Masih bisa dilintasi mobil. Namun, nantinya akan masuk sebuah gang lagi yang hanya cukup untuk kendaraan roda dua. Di gang kecil itulah, Maula dan teman-temannya merasakan betul sisi lain kehidupan Jogja yang tak pernah mereka lihat sebelumnya.

Banjir Jogja saat musim hujan

“Salah satu hal yang nggak aku duga sebelumnya adalah banjir. Ternyata di Jogja ada banjir juga,” kelakarnya.

Sungai kecil di sisi timur kontrakan mereka di Kasihan Bantul, saat hujan deras, airnya meluap ke area sekitar. Beruntungnya kontrakan tersebut memang dibuat agak lebih tinggi dari permukaan tanah di sekitarnya.

kampung dekat sungai jogja.MOJOK.CO
Ilustrasi. Permukiman padat dekat sungai di Jogja (Hammam/Mojok.co)

Saat hujan, area pekarangan di depan tempat tinggalnya sudah seperti rawa-rawa. Air juga menggenangi halaman area parkir rumah di Kasihan Bantul itu. Namun, beruntungnya tidak sampai masuk ke dalam bangunan.

“Jalan masuk ke kontrakan kami itu sudah kayak jadi sungai. Kalau hujan deras, ketinggian air di gang itu bisa sampai 30 cm lebih,” kenangnya.

Setidaknya itulah yang ia rasakan selama ngontrak tersebut di pada 2021 hingga 2023 silam. Namun, selain urusan dengan kondisi lingkungan ada beberapa dinamika dengan masyarakat sekitar. Dinamika yang unik bagi para mahasiswa ini.

Baca halaman selanjutnya…

Kena todong tembakan sampai saksikan perseteruan warga dengan debt collector

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2024 oleh

Tags: BantulJogjakasihankasihan bantulMahasiswa JogjauinUMY
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co
Hiburan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026
Titi terendah perempuan: bawa bocil saat naik kereta api MOJOK.CO

Titik Terendah Ibu saat Naik Kereta Api Bawa Bocil: Mental Terguncang Bukan karena Bocil Tantrum tapi Mulut Jahat Sesama Perempuan

27 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.