Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita Guru Honorer Jogja Terlilit Pinjol, Rela Hidup dengan Gaji Kecil dan Tagihan Nggak Ngotak Demi Bikin Mimpi Ibunya Tetap Mekar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
2 Mei 2024
A A
Cerita Guru Honorer Jogja Terlilit Pinjol, Rela "Diperkosa" Gaji Kecil dan Tagihan Nggak Ngotak Demi Bikin Mimpi Ibunya Tetap Hidup MOJOK.CO

Ilustrasi Cerita Guru Honorer Jogja Terlilit Pinjol, Rela "Diperkosa" Gaji Kecil dan Tagihan Nggak Ngotak Demi Bikin Mimpi Ibunya Tetap Hidup (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Diperkosa gaji kecil sehingga harus utang di pinjol

Sayangnya, tak mudah bagi Alvin buat mengemban amanah dari ibunya. Bagaimana tidak, menjadi guru, terutama yang honorer, harus rela dibayar dengan upah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Gaji dihitung dari jam pelajaran. Ya sebulan paling nyantol 600 ribuan. Begitu kenyataannya, seperti diperkosa sistem. Diperkosa gaji kecil,” kelakarnya.

Alvin mengaku, duit Rp600 ribu cuma cukup buat menutup uang bensinnya selama sebulan. Sementara di rumah, ada ibu yang harus ia urus karena kedua kakaknya kerja di luar kota. Makanya, buat mencukupi kebutuhan sehari-hari, pinjol jadi jalan pintasnya.

“Malu kalau apa-apa masih minta ke kakak, karena selama kuliah mereka sudah banting tulang buat biayain aku. Masa sekarang aku masih harus ngemis juga.”

Ia memang tak menyebut berapa total utang pinjol yang melilitnya. Yang jelas, metode “gali lubang tutup lubang” ia pakai. Utang di aplikasi pinjol yang satu buat melunasi yang lain.

“Intinya jangan sampai telat. Jangan sampai ada DC datang ke rumah. Makanya gali lubang tutup lubang jadi jalan ninjaku,” tegasnya.

Riset OJK: Guru honorer rentan terjerat pinjol ilegal

Alvin bukanlah satu-satunya guru honorer yang terjerat pinjol. Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kalau profesi guru paling rentan terjerat pinjol, khususnya yang ilegal. 

Deputi Direktur Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK Halimatus Syadiah menjelaskan, rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat menjadi salah satu faktor tingginya korban pinjol ilegal.

Berdasarkan data OJK, seperti yang Halimatus sebut, indeks inklusi keuangan masyarakat mencapai 85,1 persen. Sedangkan, indeks literasi keuangan masih macet di angka 49,68 persen. 

Adapun menurut kategori, 42 persen korban dari pinjol ilegal adalah guru. Angka tersebut melebihi korban lain seperti orang yang terkena PHK (21 persen), ibu rumah tangga (18 persen), karyawan (9 persen), dan pelajar (3 persen).

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Cerita Mahasiswa Jogja ‘Nge-Robin Hood’, Sengaja Gagal Bayar di 15 Pinjol Ilegal Buat Main Judi dan Ngelunasin Utang Orang Tua

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2024 oleh

Tags: guru honorerguru honorer terjerat pinjol. pinjollpinjaman onlinepinjol ilegalpinjol menjerat guru honorer
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO
Sekolahan

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
guru, stem, guru honorer, pns.MOJOK.CO
Sekolahan

Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM

31 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Minyak wangi cap lang lebih bagus dari FreshCare. MOJOK.CO

Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

27 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.