Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Guru Honorer Temanggung Bergaji Kecil Nekat Ngaku-Ngaku sebagai Dosen ke Calon Mertua, Beruntung Diterima tapi Tetap Ngenes Gaji Ngajar Tak Cukup buat Bekal Rumah Tangga

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
19 April 2024
A A
Cerita Guru Honorer Lulusan UNY yang “Dibunuh” Ekspektasi Orang Tua dan Warga Desa.MOJOK.CO

Ilustrasi - Cerita Guru Honorer Lulusan UNY yang “Dibunuh” Ekspektasi Orang Tua dan Warga Desa (Ega Fansuri/Mojol.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang guru honorer bergaji kecil asal Temanggung, Jawa Tengah nekat menghadap calon mertua. Lucunya, ia datang dengan mengaku-aku sebagai seorang dosen di sebuah universitas. Beruntung, guru honorer asal Temanggung itu diterima dengan sangat baik oleh keluarga calon mertuanya.

***

Iklan

Menjadi seorang guru pada dasarnya adalah bagian dari cita-cita Rey (23). Sebab, bagaimanapun guru adalah profesi yang sangat mulai. Di samping urusan bahwa pemuda asal Temanggung tersebut memang suka mengajar.

Itulah kenapa pada SNMPTN 2019 Rey memilih kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Hanya saja, saat itu Rey masih belum terlalu melek dengan isu gaji kecil seorang guru, terlebih guru honorer.

“Dulu saya nggak tahu kalau ada guru honorer gajinya Rp500 ribu per bulan. Dulu dalam bayanganku, guru itu gajinya ya layak,” ujar Rey sembari terkekeh saat Mojok hubungi, Kamis, (18/4/2024) malam WIB.

Gaji guru honorer ngenes, tapi tetap bertahan

Setelah lulus dari PAI UMY, Rey kemudian pulang ke Temanggung. Ia mengajar di sebuah SMP negeri di sana. Di situlah pada akhirnya Rey tahu kalau gaji yang ia terima sebagai guru honorer ternyata sangat memprihatinkan. Ia tak mau menyebut nominal.

“Saya bertahan jadi guru honorer hingga sekarang karena saya merasa murid-murid yang saya didik membutuhkan sosok guru yang seperti saya. Karena masih sesama gen z,” ucap guru honorer asal Temanggung itu.

Selain itu, profesi guru honorer yang ia jalani saat ini pada dasarnya ia gunakan sebagai batu loncatan. Mengingat salah satu syarat untuk daftar PPPK yaitu minimal harus dua tahun menjadi guru honorer.

Sambil menuntaskan masa dua tahun menjadi guru honorer, Rey pun akhirnya memilih lanjut kuliah S2 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jogja per 2023 lalu. Ia masih mengambil jurusan yang sama, PAI.

Guru honorer ngaku dosen di hadapan calon mertua

Profesi sebagai guru honorer membawa Rey mengalami pengalaman kocak saat datang ke rumah calon mertuanya belum lama ini.

Sebenarnya calon mertua, alias orang tua pacar Rey yang asli Cilacap, sedikit banyak sudah mengenal Rey. Terlebih saat wisuda S1 Rey, Rey sendiri sempat bertemu dengan keluarga pacarnya di Cilacap.

Hanya saja memang orang tua pacar Rey masih belum mengenal secara detail mengenai guru honorer asal Temanggung tersebut. Termasuk perihal profesinya sehari-hari.

Nah, belum lama ini saat Rey ke Cilacap dengan niat sekadar untuk bertemu dengan sang pacar, ia malah diminta kakak pacarnya untuk menghadapnya lebih dulu. Ternyata di rumah pacar Rey ada kumpul keluarga besar. Rey diminta ke sana untuk membahas keseriusan Rey atas hubungannya dengan sang pacar.

“Sebelum saya menemui keluarga besarnya, saya di-briefing dulu sama kakaknya (pacar), tentang apa saja pertanyaan yang bakal saya terima nanti saat ketemu sama keluarga besar,” ucap guru honorer asal Temanggung tersebut.

Iklan

Di momen briefing itu, Rey sempat nyeletuk bahwa sehari-hari ia berprofesi sebagai dosen di sebuah universitas. Tentu dengan bercanda. Namun justru kakak sang pacar meminta agar Rey juga menjawab demikian saat nanti mendapat pertanyaan soal profesi dari calon mertua.

Sebagai informasi, selain menjadi guru honorer, di Temanggung Rey juga aktif di sebuah komunitas diskusi yang nama depannya memang menggunakan “Universitas” (Rey minta agar saya tak menyebut nama komunitasnya secara gamblang).

Oleh karena itu, setiap pegiat di dalamnya pun juga menyandang gelar layaknya di universitas sungguhan: ada dosen, asisten dosen, bahkan rektor.

“Malahan kakaknya dukung penuh. Kakak pacar bilang, nggak apa-apa omongkan aja, bagus itu. Jarang loh pemuda masih suka diskusi. Omongkan aja ke bapak, siapa tahu nilai+,” ujar guru honorer Temanggung itu menirukan apa yang kakak pacarnya katakana waktu itu.

Baca halaman selanjutnya…

Diterima mertua tapi mikir keras buat rumah tangga

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 April 2024 oleh

Tags: gaji guru honorerguru honorerguru honorer temanggungjawa tengahpilihan redaksitemanggung
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO
Esai

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO
Eksplor

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.