Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Derita Tinggal di Rembang: Harus Tempuh 2 Jam ke Tuban Demi ke Mal, Nonton Bioskop atau Sekadar Makan Mie Gacoan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
6 Maret 2024
A A
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Ilustrasi Mie Gacoan. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di tengah hiruk-pikuk kemajuan zaman, Rembang, sebuah kabupaten kecil di Pantura, Jawa Tengah kian tertinggal jauh di belakang.

Rembang terkesan kurang update dengan dunia luar. Alhasil, untuk menikmati kemewahan-kemewahan zaman (seperti misalnya nonton bioskop hingga makan Mie Gacoan), orang-orang Rembang, terutama anak-anak muda sampai harus ke kabupaten sebelah.

Iklan

Tak ada mal, bioskop, ataupun Mie Gacoan di Rembang

Beberapa kali saya mengajak teman-teman kuliah dari Surabaya untuk main ke rumah saya di Rembang.

Termasuk juga pacar saya, perempuan asal Jombang, yang saya ajak pada akhir 2021 silam, mengenalkannya dengan ibu saya.

Mereka semua mengaku syok ketika mengetahui fakta bahwa di Rembang tidak ada tiga tempat hiburan bagi kalangan anak muda sebagaimana di Surabya atau Jombang. Yakni mal, bioskop, atau Mie Gacoan.

“Sama sekali nggak ada mal?” tanya seorang teman. Saya menggeleng. Teman saya pun sontak geleng-geleng kepala.

Lebih-lebih, ia main di rumah saya yang ada di atas bukit, yang mana untuk cari sesuatu aja harus turun dulu ke kecamatan berjarak tujuh menitan.

Kalau boleh menyebutnya mal, di Rembang sendiri ada mal kecil bernama PANTES. Tepatnya di Lasem. Namun, itu pun tak lebih dari sekadar minimarket yang ditumpuk dengan toko pakaian seperti di pasar-pasar.

Mau cari baju bagus untuk bergaya? Jangan harap nemu di sini. Itulah kenapa PANTES makin ke sini makin sepi peminat.

Harus cari ke kabupaten-kabupaten sebelah

Saat tengah muter-muter dengan pacar saya di area Rembang kota, saya menawari beberapa opsi tempat makan untuk mengganjal perut sebelum pulang ke rumah.

Sebab, kalau sudah pulang ke rumah, nanti sudah sulit untuk keluar-keluar lagi karena wegah jika harus naik turun ke kecamatan.

“Nyari Mie Gacoan aja deh,” ucap pacar saya setelah sempat kebingungan mau makan apa.

“Ya nggak ada kalau itu,” jawab saya.

“Lah, masa? Mie Gacoan itu di mana-mana ada, loh. Masa Rembang nggak ada?” responnya tak percaya.

Di Rembang Nggak Ada Gacoan MOJOK.CO
Ilustrasi – Di Rembang nggak ada Mie Gacoan. (Oktavia Ningrum)

Begitulah hingga kemudian ia tahu kalau tak cuma Mie Gacoan, restoran-restoran cepat saji seperti KFC dan McDonalds pun tak ada di sini.

“Kukira Rembang masih kayak Jombang. Meskipun kecil tapi minimal ada lah Mie Gacoan,” selorohnya “mengejek” saya. Tapi ya memang begitulah Rembang.

Saya dan beberapa anak muda lain di Rembang yang kuliah di kota-kota besar mungkin lebih beruntung.

Misalnya saya yang di Surabaya, tentu jauh lebih mudah untuk mangakses kemewahan-kemewahan itu.

Iklan

Btw, bagi orang dari kabupaten kecil seperti saya, hal-hal di atas (mal, bioskop, hingga Mie Gacoan) itu merupakan kemewahan loh ya.

Yang penuh perjuangan adalah anak-anak muda yang tinggal di Rembang. Kalau mau merasakan kemewahan-kemehawan itu harus rela menempuh perjalanan dua hingga tiga jam ke kabupaten lain di dekat Rembang. Seperti yang Umi (22) lakukan.

Mahasiswi di Universitas Terbuka (UT) Rembang itu kalau mau nonton dengan pacarnya yang juga mahasiswa UT Rembang harus rela motoran jauh-jauh ke Tuban, Jawa Timur.

“Di Tuban kan ada NSC (New Star Cineplax). Kalau sudah di Tuban, biasanya ya sekalian lah menikmati hal-hal yang nggak ada di Rembang, misalnya Gacoan,” ujarnya saat saya hubungi.

Seturut keterangan Umi, selain Tuban, Pati dan Kudus juga menjadi opsi lain untuk mencari kemewahan-kemewahan di atas bagi anak-anak muda Rembang seperti dirinya.

“Pati aja kemaren (awal Januari 2024) kabar-kabarnya mau buka Gacoan, loh. Kalau Kudus itu kadang kalau libur panjang main ke sana. Soalnya kan lebih jauh ketimbang Tuban atau Pati,” ungkap Umi.

Halaman selanjutnya…

Kalah jauh dari Tuban

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2024 oleh

Tags: bioskopjawa tengahmalMie Gacoanpilihan redaksirembangTuban
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

4 tradisi hajatan di Rembang (bancaan) yang terdengar asing bagi orang daerah lain MOJOK.CO

4 Tradisi Hajatan di Rembang yang Bikin Heran Orang Daerah Lain: Terkesan Ada-ada Saja, Terlalu Detail ke Banyak Urusan

27 Agustus 2026
Mengenal konsep Green al-Maun dan jihad ekologi dari masjid untuk menjaga lingkungan MOJOK.CO

Dakwah Tauhid Lingkungan dari Masjid, Mempertanyakan Keimanan dari Kesadaran Menjaga Alam

26 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Mengenal konsep Green al-Maun dan jihad ekologi dari masjid untuk menjaga lingkungan MOJOK.CO

Dakwah Tauhid Lingkungan dari Masjid, Mempertanyakan Keimanan dari Kesadaran Menjaga Alam

26 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Motor Honda Verza tua itu 12 tahun menemani saya mengejar rezeki MOJOK.CO

Jok motor Honda Verza tua itu sudah sobek, tangki penyok, spion patah diserempet truk, tapi menolak pensiun menemani saya 12 tahun mengejar rezeki menembus pegunungan Banjarnegara

27 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.