Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Ditolak Unair 2 Kali, Unesa Selamatkan Saya Jadi Sarjana Ilmu Gizi dengan Karier yang Mentereng

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
1 Oktober 2025
A A
Unesa selamatkan mahasiswa Surabaya yang ditolak IPB dan Unair di Jurusan Ilmu Gizi. MOJOK.CO

ilustrasi - ditolak IPB dan Unair, kini bersyukur bisa lulus dari UNESA. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seandainya Andin Putri (26) tidak ditolak oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Airlangga (Unair), ia tidak mungkin bisa kuliah di Jurusan Ilmu Gizi Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Bahkan usai lulus, Andin berhasil kerja di bidang yang selinear dengan jurusannya.

***

Andin Putri sempat kecewa saat dinyatakan gagal tes SBMPTN di IPB Jurusan Gizi tahun 2018 lalu. Ia pun beralih ke Jurusan Kesehatan Masyarakat di Unair dan Universitas Jember (Unej), tapi lagi-lagi ditolak.

Tak menyerah sampai di situ, Andin masih mencoba daftar di Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Unair. Untuk yang ketiga kalinya, ia tidak diterima. Di sisi lain, ia tak mau mengubah minatnya dengan asal memilih jurusan.

Sejak lulus SMA, ia sudah menambatkan hatinya untuk belajar sekaligus bekerja di bidang kesehatan. Tapi, ia tidak ingin terjun langsung menangani kesehatan fisik manusia seperti menyuntik, mengambil darah, dan sebagainya. Oleh karena itu, ia memilih jurusan-jurusan di atas. 

Beruntung, di tengah keputus asaan Andin yang tidak diterima di IPB, Unair, dan Unej, ia masih menyisakan secuil harapan. Ia masih mencari kampus yang menyediakan jurusan di bidang kesehatan masyarakat hingga akhirnya diterima di UNESA. 

Ditolak Unair berkali-kali

Mulanya, Andin tak tahu jika UNESA memiliki Jurusan Ilmu Gizi. Yang ia tahu, kampus yang bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) itu dulu memang terkenal dengan jurusan pendidikannya. 

Sedangkan menurut orang-orang sekitarnya saat itu, kampus di Surabaya yang unggul dengan jurusan di bidang kesehatan adalah Unair. Terbukti, Fakultas Kedokteran Unair sering menerima peringkat nasional dan internasional di bidang kesehatan. 

Salah satunya, menempati peringkat nasional 2 pada subjek Life Sciences and Medicine di QS World University Ranking 2023. Itulah kenapa dia getol sekali masuk Unair meski pada akhirnya ia kecewa.

Namun, penolakan dari Unair tak langsung mematahkan semangat Andin untuk kuliah di bidang kesehatan. Saat mencari-cari di internet, ia berhasil menemukan Jurusan Ilmu Gizi di antara banyaknya jurusan pendidikan dan teknik di UNESA. Dari sanalah ia memutuskan daftar di jalur mandiri. 

“Dengan penuh keyakinan, aku langsung mendaftar di UNESA Jurusan Ilmu Gizi. Dan meskipun kami dikasih kesempatan memilih dua jurusan, tapi aku hanya memilih satu jurusan itu,” ujar Andin saat dihubungi Mojok, Senin (29/9/2025).

Mengalahkan puluhan orang yang mendaftar jalur mandiri

Pengalamannya ditolak beberapa kali oleh kampus ternama membuat Andin merasa, daftar di UNESA Jurusan Ilmu Gizi adalah kesempatan terakhir. Oleh karena itu, ia mengeluarkan segala daya dan upayanya dengan mengulangi materi-materi SMA guna mengikuti tes mandiri.

“Waktu itu aku berpikir begini, kalau saat tes SMPTN aku tidak lulus, barangkali kekuranganku ada di saat aku mengerjakan soal. Artinya, aku perlu meningkatkan kemampuan belajarku,” kata Andin.

Meski sudah belajar mati-matian, Andin mengaku masih deg-degan. Terlebih saat di hari H tes. Nyalinya makin ciut saat melihat banyaknya peserta yang mengikuti tes mandiri di UNESA. Untungnya, ia tak menemukan kendala yang berarti.

Iklan

Otaknya masih encer untuk menjawab sekitar 10 pertanyaan tes tulis mengenai gizi. Pun juga saat ia melanjutkan tes wawancara dengan salah satu dosen di Jurusan Ilmu Gizi. 

“Aku sempat ngerasa nggak percaya diri karena aku lihat ada 200-300 peserta yang mendaftar Jurusan Ilmu Gizi di UNESA, sedangkan yang diterima pasti beberapa. Kalau tidak salah sekitar 80 orang,” kata Andin.

Di tengah ketidak pastian tersebut, Andin hanya bisa berdoa setelah melalui berbagai tes. Sekitar satu bulan kemudian, ia akhirnya dinyatakan lolos sebagai mahasiswa UNESA Jurusan Ilmu Gizi angkatan kedua.

Lulus jadi sarjana Ilmu Gizi Unesa, lanjut profesi

Di awal perkuliahan, Andin tak henti-hentinya bersyukur bisa kuliah di Surabaya. Walaupun Jurusan Ilmu Gizi di UNESA termasuk anyar, tapi Andin merasa lega bisa kuliah sesuai dengan jurusan yang ia harapkan. Bahkan di semester pertama ia lebih sering terkesima alih-alih kecewa.

“Sekarang pun peminat Jurusan Ilmu Gizi mengalami peningkatan setiap tahun,” kata Andin.

Melansir dari laman resmi UNESA, pada tahun 2022 misalnya, daftar peminat Jurusan Ilmu Gizi di jalur SNMPTN tahun 2022 ada 946 sementara kuota yang diterima hanya 210 mahasiswa. Hal itu membuat perbandingannya 1 banding 23. Begitu pula di tahun-tahun berikutnya.

Bahkan usai menempuh kuliah selama 4 tahun di UNESA, Andin mengaku termasuk mudah melanjutkan dietisien atau lanjut profesi ahli diet. 

“Sekarang aku kerja sebagai konselor gizi yag mendampingi perbaikan pola makan secara personal,” kata Andin.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Universitas Negeri Surabaya (Unesa): Kampus Pilihan bagi Mahasiswa yang Tertolak Universitas Airlangga (Unair) atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2025 oleh

Tags: alumnus unesacara dietilmu gizijurusan ilmu giziSurabayaunairunesa
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Rozi, dosen penyandang disabilitas Unair yang lulus S3. MOJOK.CO
Sekolahan

Perjalanan Dosen Unair yang Kehilangan 2 Kaki, Berhasil Selesaikan Kuliah S3 di FKH dengan IPK Sempurna

27 Mei 2026
lulusan unesa dapat beasiswa dan langsung kerja. MOJOK.CO
Sekolahan

Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa

11 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kambing yang tergencet dan gagal dalam upaya perlindungan hewan. MOJOK.CO

Ekspor Hewan Ternak Jarak Jauh Sama dengan Menyiksa Hewan Secara Perlahan hingga Mati

15 Juni 2026
Sunflower Angel di Candi Prambanan saat pagi. MOJOK.CO

Simbol Perjalanan Cinta Sepasang Kekasih asal Jakarta-Jogja dalam Karya Seni “Sunflower Angel” di Candi Prambanan

11 Juni 2026
Menggebrak Wonosobo! NOISE SPEED KILLA Pertemukan Musik Heavy Rock dan Kustom Motor.MOJOK.CO

Menggebrak Wonosobo! NOISE SPEED KILLA Pertemukan Musik Heavy Rock dan Kustom Motor

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terima penghargaan karena pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif di Jateng MOJOK.CO

Pengakuan “Tokoh Penggerak” di Balik Ribuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Jateng yang Tumbuh Pesat

12 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Hujan Bulan Juni untuk Samadi: Es Krim yang Mencair di tengah Aksi Rakyat Memanggil dan Kenaikan Harga yang Bikin Ngelu MOJOK.CO

Hujan Bulan Juni untuk Samadi: Es Krim yang Mencair di Tengah Aksi Rakyat Memanggil dan Kenaikan Harga yang Bikin Ngelu

14 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.