Kerajinan Jogja dengan kekayaan motif batik, ukir, gerabah, dan perak, memiliki keunikan yang tidak dimiliki daerah lain dan tak boleh disia-siakan. Oleh karena itu, penyelanggaran INACRAFT masih terus diadakan hingga memasuki periode ke 25.
INACRAFT sebagai jembatan menembus pasar global
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X berujar INACRAFT Festival 2026 menjadi jembatan strategis untuk membawa kerajinan Indonesia, khususnya Yogyakarta menembus pasar global. Hal ini juga membuka peluang kemitraan dagang yang berkelanjutan bagi para perajin dan pelaku usaha kecil menengah.
“Pemerintah DIY memberikan apresiasi tinggi kepada Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) atas konsistensi menyelenggarakan INACRAFT selama 25 tahun,” kata Sri Sultan saat membuka INACRAFT Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Rabu (15/07/2026).
“Yogyakarta bangga menjadi bagian dari perjalanan panjang ini, dan berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan kerajinan, budaya, dan pariwisata di tingkat global,” lanjutnya.
Menurutnya, penyelenggaraan INACRAFT sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Sri Sultan menilai, kehadiran delegasi dari berbagai negara di festival internasional ini menjadi bukti bahwa kerajinan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bahasa universal yang mampu menembus batas negara dan budaya.
“Kepada seluruh delegasi mancanegara, saya ucapkan selamat datang di Yogyakarta. Semoga, kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi dagang, namun juga pengalaman budaya yang bermakna,” ucap Sri Sultan.
Tema INACRAFT: kerajinan budaya untuk harmoni dunia
Sebagai informasi, INACRAFT berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 15-19 Juli 2026. Kali ini temanya adalah “Hamemayu Hayuning Bawana: Kerajinan Budaya untuk Harmoni Dunia”.
Sri Sultan menjelaskan, filosofi Hamemayu Hayuning Bawana mengandung ajaran untuk senantiasa memperindah dan memelihara keharmonisan dunia, dipandang relevan dengan semangat kerajinan itu sendiri yang dibangun melalui ketelitian, kesabaran, serta penghormatan terhadap material dan tradisi.
“Dalam skala yang lebih luas, nilai tersebut menjadi fondasi bagi terciptanya harmoni antarbangsa, melalui jalur perdagangan dan budaya yang saling menghargai,” jelas Sri Sultan.

Oleh karena itu, Sri Sultan berharap, para perajin dan pelaku industri kreatif Indonesia dapat terus menghasilkan karya dengan kreasi dan kualitas terbaik, karena setiap produk kerajinan merupakan representasi wajah bangsa di mata dunia.
“Semoga penyelenggaraan festival ini membawa manfaat bagi seluruh peserta, memperluas jejaring kerja sama, menggerakkan perekonomian kreatif nasional, serta menjadi ikhtiar bersama untuk mengangkat karya anak bangsa menuju panggung dunia,” tegasnya.
Kerajinan Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata
Dalam konferensi pers yang berbeda, Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), Muchsin Ridjan mengungkapkan INACRAFT Festival 2026 diselenggarakan sebagai sebuah ajang baru yang diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar pameran kerajinan.
Festival ini disiapkan sebagai platform bisnis yang mempertemukan perajin, pelaku UMKM, desainer, pembeli (buyer), pemerintah, komunitas kreatif, akademisi, hingga mitra industri dalam satu ekosistem untuk memperkuat daya saing produk kerajinan Indonesia.
“Tahun ini kami menghadirkan penyelenggaraan yang lebih kolaboratif, lebih inklusif, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelaku UMKM, pengrajin, desainer, komunitas kreatif, hingga buyer dari berbagai negara,” ujar Muchsin di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Menurut Muchsin, INACRAFT Festival merupakan komitmen organisasi dalam mendorong industri kerajinan Indonesia agar semakin inovatif, berdaya saing, dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
“INACRAFT Festival adalah bukti nyata bahwa kerajinan Indonesia memiliki tempat yang kuat di pasar nasional maupun internasional. Kami berharap media dapat membantu menyampaikan semangat ini kepada masyarakat luas,” papar Muchsin.
Tuga pilar utama INACRAFT
Sementara itu, Project Officer INACRAFT Festival ASEPHI, Emirita LN Pratiwi menerangkan penyelenggaraan perdana festival menghadirkan tiga pilar utama, meliputi Festival Program, Business Program, dan Education Program.
Pilar-pilar tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi peserta maupun pengunjung. Keterwujudannya dapat dilihat melalui kegiatan pameran kerajinan nusantara dan internasional, fashion show, festival kuliner nusantara bertajuk Pasar Kangen, community performance, aktivasi merek dan sponsor, Craft Tour, Royal Talks, hingga Podcast Studio.
Sedangkan, Business Program akan menjadi salah satu daya tarik utama karena difokuskan untuk menciptakan transaksi dan kemitraan bisnis melalui Business Networking & Craft Connect. Program tersebut membuka ruang pertemuan antara pelaku usaha, pembeli, distributor, hingga calon investor, sehingga peluang kerja sama tidak berhenti pada transaksi selama pameran.
“Ekosistem bisnis yang kami bangun diharapkan mampu menciptakan transaksi yang berkelanjutan serta memperluas jaringan pasar produk kerajinan Indonesia,” kata Emirita.
Adapun, selain aspek bisnis, festival juga menghadirkan Education Program yang berisi Talkshow & Creative Forum, lokakarya interaktif, demonstrasi produk, hingga Craft Corner. Program edukasi ini dirancang agar pengunjung tidak hanya berbelanja, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar langsung mengenai proses kreatif di balik produk kerajinan Indonesia.
***
Sebagai informasi, INACRAFT Festival 2026 menghadirkan empat kategori produk kriya pilihan yang merepresentasikan keunggulan kerajinan Indonesia. Keempat kategori tersebut meliputi Wastra Indonesia; Bag, Shoes, Wellness & Beauty; Jewelry & Accessories; serta Home Decor & Furniture. Setiap kategori dipilih untuk menampilkan inovasi, kualitas, dan nilai budaya yang menjadi identitas sekaligus kekuatan kriya Nusantara.
Tiket masuk pameran INACRAFT Festival 2026 gratis, namun pengunjung tetap perlu melakukan reservasi terlebih dahulu melalui https://inacraftfestival.com/register-visitor. Setelahnya, QR Code akan dikirimkan melalui email dan hanya berlaku untuk satu orang.
Humas Pemda DIY














