Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

Redaksi oleh Redaksi
30 Juni 2026
A A
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Ilustrasi - Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis. (Kasera)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

 Ada masa di mana mengurus salon kecil itu rasanya seperti jadi sekretaris pribadi yang gajinya nol rupiah.

Hari Senin: tiga pelanggan booking lewat WhatsApp dengan jadwal tumpang tindih, komisi stylist dihitung pakai kalkulator HP sambil menerka-nerka catatan tangan, kotak kas isinya campuran QRIS dan tunai. Pelanggan datang sambil bertanya soal deposit yang katanya sudah dibayar. Jawaban yang jujur dari pemilik salon: tidak ingat.

Iklan

Solusinya, katanya, adalah pakai aplikasi. Generasi baru aplikasi salon dari startup lokal seperti Kasera mulai menutup celah ini. Dibangun khusus untuk salon UMKM di Indonesia, dengan bahasa Indonesia, harga yang masuk akal, dan pemahaman bahwa industri salon tidak bekerja seperti restoran, ritel, atau startup teknologi.

Kenapa aplikasi untuk salon sebelumnya gagal?

Sebelum sampai ke titik itu, ada deretan eksperimen yang gagal.

Aplikasi POS umum menawarkan ratusan fitur yang 90% di antaranya tidak relevan untuk salon. Mencari menu “tambah komisi stylist” bisa butuh tiga klik dan lima napas.

Berlangganan ratusan ribu sampai jutaan rupiah per bulan untuk salon dengan tiga stylist juga tidak masuk akal. Hitung-hitungan ROI-nya tidak pernah ketemu.

Ada juga aplikasi yang tidak paham WhatsApp. Di Indonesia, WhatsApp itu bukan saluran komunikasi tambahan, melainkan saluran utama. Aplikasi yang tidak memiliki integrasi WhatsApp native rasanya seperti dibangun untuk pasar lain.

Lalu QRIS. QRIS itu bukan opsi, itu kebutuhan. Aplikasi yang menempatkan QRIS sebagai add-on opsional sudah kalah dari awal.

Yang membuat platform lokal lebih nyambung

Ada perbedaan yang sulit dijelaskan tetapi langsung terasa ketika pakai aplikasi yang dibangun di Indonesia, untuk pasar Indonesia.

Bahasa pasti berbahasa Indonesia, bukan terjemahan Google. QRIS jadi metode pembayaran default, bukan tambahan.

Konfirmasi WhatsApp jalan otomatis tanpa harus konfigurasi rumit. Komisi stylist dihitung dengan struktur yang masuk akal untuk industri salon, bukan sistem komisi yang dipinjam dari kategori lain.

Yang lebih penting: harga berlangganan yang masuk akal untuk skala UMKM. Tidak ada model “enterprise” yang dipaksa untuk salon kecil.

Transisi salon dari buku catatan ke aplikasi

Transisi dari buku catatan kucel ke aplikasi yang waras tidak terjadi dalam semalam.

Butuh kesabaran untuk memindahkan data pelanggan, menyesuaikan tim dengan sistem baru, dan menerima bahwa minggu pertama akan terasa lebih lambat sebelum jadi lebih cepat.

Iklan

Tapi setelah lewat masa transisi, ada satu hal yang berubah secara permanen: kepala pemilik salon jadi lebih kosong dari urusan administrasi.

Yang tersisa di kepala adalah hal-hal yang seharusnya memang ada di sana: pelanggan yang puas, stylist yang produktif, dan ide-ide untuk membuat salon lebih baik.

Bukan kalkulator HP, buku catatan kucel, atau tebakan tentang siapa yang sudah bayar deposit. Dan untuk yang masih di tahap kalkulator HP: tenang, jalannya sama. Cuma butuh aplikasi yang benar.***(Adv)

BACA JUGA: QRIS Adalah Game Changer dan Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan


Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2026 oleh

Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO
Eksplor

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput
Eksplor

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

24 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.