Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Jagat

Cerita Siswa di NTT yang Sering Ditegur Guru karena Terlambat Sekolah, padahal Harus Cari Air Bersih Selama 2 Jam untuk Mandi

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
18 Juni 2026
A A
Cerita siswa di Timor Tengah Selatan, NTT yang mencari air bersih saja susah. MOJOK.CO

ilustrasi - Sulitnya siswa di Timor Tengah Selatan, NTT dapatkan air bersih. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kesenjangan akses air bersih menghalangi tumbuh kembang anak-anak Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai solusi, Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama dengan masyarakat mengampanyekan Water for Timor (WFT) guna membangun jaringan air bersih dan akses sanitasi di sekolah-sekolah.

Siswa harus jalan kali selama 2 jam di Timor Tengah Selatan

Pagi-pagi sekali, Distin harus jalan kaki dari rumahnya menuju sumber mata air terdekat untuk mandi serta memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Dalam perjalanannya menimba air bersih, Distin membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Tak pelak, dia sering kena tegur gurunya karena terlambat datang ke sekolah.

Iklan

“Sore-sore pun harus ambil air lagi dengan kakak. Makanya, saya ingin punya keran di rumah supaya kalau perlu ambil air, cukup ambil di rumah saja,” kata siswa dari Timor Tengah Selatan itu dikutip dari Wahana Visi Indonesia (WVI), Kamis (18/6/2026).

Sejatinya, Distin hanyalah satu dari sekian banyak siswa yang mengalami kesenjangan akses air bersih dan sanitasi di Timor Tengah Selatan, NTT. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat bahwa hanya 75,48 persen rumah tangga yang memiliki akses air minum layak di Timor Tengah Selatan, tertinggal signifikan dari rata-rata nasional sebesar 93,22 persen. 

mencari air bersih. MOJOK.CO
Anak-anak di NTT mencari air bersih. (Sumber: WVI)

Bahkan, menurut Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga, hanya 11,9 persen rumah tangga di Indonesia yang menikmati akses air minum aman alias bebas kontaminasi dan layak konsumsi. 

Tantangan ini semakin besar karena wilayah Timor Tengah Selatan memiliki musim kemarau panjang hingga 7–8 bulan setiap tahun. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyebut bahwa struktur tanah berbatu karst di sana menyulitkan penyimpanan air.

Mengapa isu kesenjangan air bersih menjadi penting?

Tantangan keterbatasan air bersih tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial ekonomi masyarakat. Tingkat kemiskinan di Timor Tengah Selatan menurut data BPS 2025 masih mencapai 24,5 persen. Artinya, sekitar satu dari empat orang yang ada di Timor Tengah Selatan terdampak oleh terbatasnya akses terhadap layanan dasar, termasuk air bersih dan sanitasi layak.

Selain itu, kondisi ini turut berkontribusi pada tingginya angka stunting yang mencapai 56,8 persen, jauh di atas rata-rata nasional yakni 19,8 persen. Menurut Survei Status Gizi Indonesia 2024, keterbatasan air bersih meningkatkan risiko penyakit infeksi seperti diare, yang menghambat penyerapan nutrisi dan memperburuk kondisi gizi anak. 

Situasi ini menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi menyeluruh untuk memutus rantai kemiskinan, termasuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang. 

Air bersih untuk desa dan sekolah di Timor Tengah Selatan

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, WVI hadir melayani dan berkolaborasi dalam pemberdayaan anak, keluarga, dan masyarakat rentan. Salah satu kegiatannya dengan menghadirkan kampanye Water for Timor (WFT).

Kampanye yang sudah dimulai sejak Maret 2026 ini juga menjadi bagian dari komitmen WVI guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya pada penyediaan dan pengelolaan berkelanjutan untuk air bersih dan sanitasi bagi semua orang. 

National Director WVI, Angelina Theodora menyampaikan akses air bersih adalah hak setiap anak untuk hidup sehat dan layak, termasuk di Timor Tengah Selatan, NTT. Dia berharap kampanye WFT mampu mendekatkan akses air bersih dan sanitasi kepada 2 ribu lebih penerima manfaat di lima desa dan tiga sekolah sasaran.

“Saat ini kami akan mengerjakannya secara bertahap, mulai dari proses asesmen pasokan air, pembangunan fasilitas, hingga peningkatan kapasitas masyarakat untuk mengelola jaringan air,” kata Angelina.

Terlambat ke sekolah. MOJOK.CO
siswa terlambat ke sekolah karena harus menimba air bersih yang jauh dari rumah. (sumber: WVI)

Dia menegaskan hadirnya akses air bersih yang layak turut mendorong kesetaraan gender, karena perempuan tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengambil air dan memiliki lebih banyak waktu untuk bermain, mengembangkan diri, dan beristirahat.

Iklan

WVI juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah turut berdonasi dan berkontribusi menyukseskan kampanye WFT. Donasi yang terkumpul bakal digunakan sebagai dana pembangunan sistem jaringan air bersih yang menjangkau rumah tangga dan sekolah, edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, serta pengelolaan sanitasi yang berkelanjutan. 

Dengan adanya akses air yang lebih dekat dan aman, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik, membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. 

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Lika-liku Warga Desa Terpencil NTT: Demi Air Bersih Harus ke Lereng Bukit Terjal, Kini Bisa Alirkan ke Rumah Berkat Gotong Royong atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2026 oleh

Tags: akses air bersihkekurangan air bersihnttTimor Tengah SelatanWater for TimorWFI
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO
Sosok

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Saat Alfamart masuk ke desa terpencil NTT, sumber air bersih bisa dinikmati MOJOK.CO
Ragam

Lika-liku Warga Desa Terpencil NTT: Demi Air Bersih Harus ke Lereng Bukit Terjal, Kini Bisa Alirkan ke Rumah Berkat Gotong Royong

16 Oktober 2025
Polisi Perkosa Korban Pemerkosaan Kengerian Sebuah Negara MOJOK.CO
Esai

Polisi Perkosa Korban Pemerkosaan: Wujud Kengerian Negara Ini yang Melanggengkan Penyiksaan dan Kekerasan Terhadap Perempuan

12 Juni 2025
Ragam

Jalan Panjang Penghayat Kepercayaan di Indonesia: Dianggap Ateis, Dikafirkan Negara, Padahal Menjadi “Agama” Tertua di Nusantara

1 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya MOJOK.CO

Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya

12 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Perjuangan Lily usai lulus dari manajemen dakwah. MOJOK.CO

Kisah Anak Tukang Tambal Ban yang Setahun Nganggur usai Wisuda, Kini Bisa Kerja di Sekolah Internasional setelah Ratusan Penolakan

17 Juni 2026
5 tips dapat tiket murah untuk liburan keluarga di Pantai Pandawa Bali MOJOK.CO

5 Tips Dapat Tiket Murah untuk Liburan Keluarga di Pantai Pandawa Bali

11 Juni 2026
Sunflower Angel di Candi Prambanan saat pagi. MOJOK.CO

Simbol Perjalanan Cinta Sepasang Kekasih asal Jakarta-Jogja dalam Karya Seni “Sunflower Angel” di Candi Prambanan

11 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.