Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Anak Muda Isi BBM Tergantung Antrean SPBU: Pertalite-Pertamax Dianggap Sama, padahal Terbiasa Buru-buru dan “Buta” Kualitas

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
4 Maret 2026
A A
Perbandingan BBM di SPBU, Pertalite dan Pertamax

Ilustrasi - Perbandingan BBM di SPBU, Pertalite dan Pertamax (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Akibat penutupan Selat Hormuz di Iran, harga minyak global berpotensi mengalami kenaikan. Di Indonesia, stok cadangan bahan bakar minyak (BBM) dikonfirmasi Kementerian ESDM tinggal untuk dua puluh hari. Namun, menuju dua puluh hari itu yang akan terjadi bukanlah muda-mudi berbondong-bondong antre untuk membeli. Justru bisa jadi, mereka lebih memilih tidak lagi mengendarai motor. Sama halnya dengan alasan mereka memilih Pertalite atau Pertamax berdasarkan panjangnya antrean di SPBU. 

Kualitas Pertalite dan Pertamax beda tipis

Di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan ditemui dua jenis BBM paling umum, yaitu Pertalite dan Pertamax. Punya nama yang berbeda, kedua BBM ini jelas tidak sama. 

Pertalite (RON 90) lebih cocok untuk kendaraan dengan rasio kompresi rendah-menengah. Pembakarannya cukup baik, tapi tidak cukup bersih. Umumnya, BBM jenis ini dipakai motor harian seperti skutik 110-125 cc.

Keunggulan Pertalite, harga per liternya adalah Rp10 ribu sampai dengan hari ini.

Harga ini lebih murah dibandingkan seliter Pertamax yang dihargai Rp12,5 ribu. Namun, ada harga ada kualitas. Pertamax (RON 92) unggul dalam efisiensi dan pembakaran yang lebih bersih. BBM jenis ini juga lebih sesuai untuk kendaraan dengan rasio kompresi lebih tinggi.

Konon, apabila menggunakan Pertamax, mesin kendaraan akan lebih halus. Itu sebabnya bisa disimpulkan bahwa perbedaan utama Pertalite dan Pertamax terletak pada kualitas pembakaran dan dampaknya pada mesin kendaraan.

Pertamax jadi pilihan karena minim antrean, meski sedikit lebih mahal

Namun demikian, kualitas yang lebih mengunggulkan Pertamax itu tak terasa jauh berbeda bagi Fajar (24). Menurutnya, selisih harga yang tak seberapa dari Pertalite dan Pertamax juga mencerminkan kualitasnya yang tidak beda-beda amat.

“Kalau perbedaan enggak signifikan banget sih menurutku,” katanya membandingkan kedua BBM tersebut, Rabu (4/3/2026).

Jawaban Fajar diamini oleh Pulung (20) yang juga mengatakan Pertamax dan Pertalite hampir sama. Kedua bahan bakar ini bahkan tidak terlalu terasa perbedaannya bagi mesin kendaraan.

“Pertamax mulus dikit lah, bedanya nggak kerasa,” kata Pulung.

Dengan harganya yang juga tidak jauh berbeda itu, Pulung menyebut, dirinya tidak terlalu pilih-pilih dengan BBM yang sesuai untuk kendaraannya, Honda BeAT. Ia justru menyesuaikan mood saat sedang melakukan pengisian bensin.

“Aku Pertamax Pertalite, kalau lagi bisa antre Pertalite, ya Pertalite,” katanya.

“Tapi kalau lagi pengin cepet, Pertamax,” tambah Pulung mengakui.

Sudah lelah, antre BBM yang kualitasnya tidak beda jauh itu percuma

Pertimbangan Pulung dalam mengisi BBM motornya sama dengan Fajar. Ia tidak terlalu ambil pusing soal kualitas bahan bakar yang diperdebatkan antara Pertalite dan Pertamax. Baginya, antrean lebih memusingkan.

Iklan

Melihat antrean Pertalite di SPBU yang sering mengular, Fajar langsung mengurungkan niatnya dan berbelok ke Pertamax yang sebanyak-banyaknya penggunanya, sepanjang-panjangnya antreannya, hanya berjumlah tiga motor.

“Menurutku, antrean Pertalite kadang nggak ngotak. Jadi, dengan beli Pertamax bisa lebih cepet,” kata Fajar.

Demi kecepatan ini juga, Fajar tidak mempersoalkan biaya ekstra yang harus dikeluarkan jika memilih untuk mengisi bahan bakar motor Honda BeAT miliknya menggunakan Pertamax. Toh, selisih biayanya tidak besar baginya…

Baca halaman selanjutnya…

Antre BBM bikin pusing, lebih baik bayar mahal

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2026 oleh

Tags: antre di spbuantre SPBUbbmBBM naikHarga BBMHarga BBM naikpertalitepertamaxpertamax vs pertalite
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, sebut inflasi di Kota Jogja pada Juni 2026 disebabkan kenaikan harga BBM non-subsidi MOJOK.CO
Kabar

Transportasi Jadi Penyumbang Inflasi di Kota Jogja: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Jadi Penyebab Utama dan Wanti-wanti Naiknya Biaya Pendidikan

2 Juli 2026
"Bunyikan Klakson Kalau Kalian Resah sama Pemerintah" - Massa Aksi di Gejayan Soroti Harga BBM hingga Pelemahan Rupiah.MOJOK.CO
Kabar

‘Bunyikan Klakson Kalau Kalian Resah sama Pemerintah’ – Massa Aksi di Gejayan Soroti Harga BBM hingga Pelemahan Rupiah

13 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi
Pojokan

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Jadi gini rasanya keracunan motor Yamaha Xabre bekas MOJOK.CO

Akulah yang dulu meremehkan motor Yamaha Xabre karena harganya yang nggak ngotak, tapi kini rasa ingin memilikinya semakin tinggi

23 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Pilih jadi tukang cukur rambut rumahan dan barbershop saat teman sebaya kerja di luar negeri. Dicap pemalas tetangga, hidup berkecukupan malam dicurigai MOJOK.CO

Pilih Jadi Tukang Cukur Rumahan saat Teman Kerja di Luar Negeri: Dicap Pemalas Tetangga, Terlihat Berkecukupan Malah Dicurigai

22 Juli 2026
Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.