Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
6 April 2026
A A
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

ilustrasi - ditolak UGM malah bangga karena masuk Unair Jurusan Antropologi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Peluang kerja mentereng lulusan Antropologi Unair

Melansir dari laman resmi FISIP Unair, Program Studi S1 Antropologi memiliki wawasan luas mengenai manusia dan kebudayaan. Jurusan yang sudah berdiri sejak tahun 1985 itu mempelajari dua bidang peminatan seperti ragawi dan sosial-budaya.

“Ke depannya, mahasiswa Antropologi Unair bisa jadi ahli forensik karena kami lebih maju dari segi keilmuan medis tentang tulang dan semacamnya. Intinya, kami bisa mendeteksi semacam kematian yang asal-usulnya belum diketahui penyebabnya,” jelas Mei. 

Bahkan, Toetik Koesbardiati, salah satu dosen Antropologi Unair pernah ikut terlibat dalam operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam peristiwa jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501 tahun 2015. Saat itu Toetik turut mengidentifikasi pemeriksaan luar dalam otopsi korban.

Melihat, prospek kerja yang tak main-main, Mei jadi ikut bangga dan tak pernah menyesali keputusannya memilih Jurusan Antropologi Unair. Malahan, dia mengaku bersyukur pernah ditolak UGM Jurusan Arkeologi.

“Mungkin kalau mata batinku nggak dibuka, aku nggak akan tahu soal Jurusan Antropologi ini,” kata Mei.

Lulus dari Antropologi Unair tetap khawatir

Masalahnya, Mei mengaku tak sanggup melihat mayat meski nilainya bagus untuk melanjutkan karier di bidang forensik. Alhasil, dia memilih peminatan Antropologi budaya yang mempelajari soal psikologi hingga ekonomi manusia, khususnya di masa postmodernisme. 

“Alih-alih meromantisasi salah satu suku A, B, C, kami justru membredel secara kritis isu budaya di salah satu suku tersebut. Misalnya, Bali yang sudah terkomersialisasi tanpa melihat daya dukung lingkungan di bidang pariwisata,” jelas Mei.

Setelah menjalani perkuliahan selama 4 tahun, Mei akhirnya lulus. Meski begitu, ia tak terhindar dari bayang-bayang fresh graduate sulit mencari kerja. Sampai-sampai, ia menarget untuk mengirim 20 lamaran per hari ke berbagai platform, tapi tak ada satupun yang nyantol.

Di titik itu, Mei yang tadinya bangga dengan Jurusan Antropologi Unair justru terjebak dalam pikiran negatif. Ia sempat menyesal masuk jurusan yang sepi peminat itu, sampai akhirnya ia mendapat tawaran kerja di Bali sektor jasa.

Sempat mengira ilmunya di perkuliahan akan sia-sia saat bekerja, Mei justru menyadari Antropologi Unair membentuk pemikirannya lebih dewasa. Bagaimana dia bersikap dan menghormati segala perspektif budaya dari orang lain. 

“Pada akhirnya, aku bekerja dengan berbagai orang yang punya karakter dan latar belakang yang berbeda. Karena aku terbiasa mempelajari itu semua, aku pun punya semacam cara untuk menjembatani mereka sampai kemudian kami semua sepakat dalam sebuah pekerjaan,” jelas Mei.

Oleh karena itu, Mei berpesan jangan sampai kita menyesali segala keputusan yang kita pilih, karena bisa jadi itu adalah jalan terbaik dari Tuhan, meskipun manfaatnya belum kita ketahui sekarang, “dan jangan lupa bersyukur.” Ujar Mei.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA:Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 April 2026 oleh

Tags: antropologiFISIPJurusan AntropologiJurusan Arkeologilulusan antropologipeminat antropologiSNBTUGMunairuniversitas airlangga
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tapak Suci Unair. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO
Kampus

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT
Sekolahan

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis
Sekolahan

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Ilustrasi tinggal di desa.MOJOK.CO

Bersih Desa, Tradisi Sakral yang Kini Cuma Jadi Ajang Gengsi: Bikin Perantau dan Pemudanya Sengsara, Buang-Buang Waktu dan Uang

20 April 2026
Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
Purwokerto .MOJOK.CO

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.