Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Curhat 2 Mahasiswa Sosiologi UNESA tentang Dunia Kerja: Loker Jurusan Sosiologi Hampir Nggak Ada, Mau Cari Lowongan di Luar Jurusan, Saingannya Banyak!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
12 April 2024
A A
Penyesalan Mahasiswa yang Gagal Masuk UNAIR Surabaya lalu (Terpaksa) Kuliah di UNESA: Kantin Kampus Mirip Kantin Pabrik, Mau Parkir Saja Sulit! Sosiologi UNESA, Surabaya

Penyesalan Mahasiswa yang Gagal Masuk UNAIR lalu (Terpaksa) Kuliah di UNESA: Kantin Kampus Mirip Kantin Pabrik, Mau Parkir Saja Sulit!

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rencana setelah lulus dan harapan yang menyertai

Meski awan hitam menggelayut, bukan berarti manusia berhenti melangkah karena takut terkena air hujan. Fathur dan Novia pun, mau tak mau, harus menghadapi dunia setelah lulus. Mereka masing-masing punya rencana serta harapan akan dunia kerja yang ideal bagi mereka.

Fathur menyatakan kalau dia akan kerja dulu, dan tidak terpikir lanjut S2. Dia hanya mau lanjut S2 jika ada beasiswa. Novia juga idem, bedanya hanya tak mau mengambil S2 dengan jurusan yang sama.

“Ogah ngomongin borjuisme meneh, Mas,” kata Novia.

***

Harapan mereka tentang dunia kerja bagi lulusan Sosiologi UNESA Surabaya itu sederhana, perbanyak lapangan kerjanya. Itu saja.

Novia mengatakan, harusnya ada lembaga atau divisi khusus di tiap perusahaan yang mengawasi atau melaksanakan kegiatan CSR tiap perusahaan. Sejauh ini, dia tidak menemukannya di Surabaya atau Jawa Timur secara keseluruhan. Padahal dengan adanya divisi khusus ini, lulusan Sosiologi UNESA atau pada umumnya bisa lebih terserap.

Harusnya mahasiswa Sosiologi bisa berbicara

Fathur menambahi, bahwa jurusan atau ilmu yang laku di dunia kerja, harusnya diimbangi dengan pengetahuan sosial. Yang artinya, tiap loker harusnya menerima jurusan Sosiologi. Baginya, tanpa itu semua, warga akan susah menerima kebijakan atau produk, sebab tak mempelajari efeknya pada masyarakat sosial secara umumnya.

“Makanya program pemerintahan itu kerap susah jalan, Mas. Wong nggak memakai sudut pandang Sosiologi sewaktu perencanaan. Jadinya ya, programnya ditolak mentah-mentah oleh masyarakat. Justru menurutku, inilah saatnya mahasiswa Sosiologi tampil, karena memang kita kuliah untuk itu.”

Selain itu, Novia juga menambahkan, kampus juga harus memberi ruang untuk upgrade mahasiswanya agar bisa bersaing di dunia kerja.

“Di Sosiologi UI, Mas, mahasiswanya diminta nulis tentang social impact. Praktiknya ada. Di Sosiologi UNESA, semua full penelitian. Ya, jadi susah juga.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mahasiswa UNAIR Susah Payah Lulus 14 Semester dan Berjuang Hindari DO Demi Bahagiakan Ibu, Tapi Ibunya Meninggal Sebulan Sebelum Dia Wisuda

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 April 2024 oleh

Tags: Dunia Kerjalowongan kerjaSosiologi UNESASurabayaUNESA Surabaya
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO
Urban

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO
Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.