Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

KPU Tetapkan 700 Bakal Calon DPD, Perempuannya Hanya 19 Persen

Kenia Intan oleh Kenia Intan
3 Mei 2023
A A
dpd perempuan mojok.co

Ilustrasi keterwakilan perempuan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 700 bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk Pemilu 2024, Kamis (27/4/2023). Di antara ratusan bakal calon itu, hanya 19,86 persen saja atau sekitar 139 bakal calon merupakan perempuan. 

Setelah melalui berbagai proses, KPU RI menetapkan 700 bakal calon anggota DPD RI dari 38 provinsi di Indonesia. Adapun Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah bakal calon anggota DPD terbanyak. Jumlahnya mencapai 55 orang. Sementara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah dengan jumlah bakal calon tersedikit, yakni 9 orang. 

Ratusan  bakal calon itu terdiri atas 561 orang laki-laki atau 80,41 persen dan 139 orang perempuan atau 19,86 persen. Calon DPD perempuan di Pemilu 2024 tidak jauh berbeda dibanding Pemilu 2019. Pada periode yang lalu jumlah calon anggota DPD perempuan mencapai 152 orang dari 807 calon di 34 provinsi. Dengan kata lain, dalam persentase jumlahnya tercatat 18,83 persen. 

KPU RI mencatat, Sumatera Selatan menjadi provinsi yang menyumbang bakal calon perempuan terbanyak, angkanya mencapai 11 orang. Setelahnya ada DKI Jakarta yang memiliki 10 bakal calon perempuan. Sementara itu ada tiga provinsi yang tercatat seluruh bakal calonnya laki-laki, tidak ada satu pun perempuan. Provinsi itu adalah Sulawesi Barat, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

Rendahnya keterwakilan perempuan

Menanggapi komposisi perempuan yang tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya, Anggota DPD RI Fahira Idris berharap tingkat keterpilihannya tinggi. 

“Walau pada Pemilu 2024 ini jumlah bacaleg DPD RI perempuan stagnan, tetapi saya berharap tingkat keterpilihan caleg DPD RI perempuan pada Pemilu 2024 ini tinggi, ujar Fahira Idris seperti dikutip dari rilisnya, Sabtu (30/4/2023).

Ia menambahkan, jumlah atau kuantitas perempuan di parlemen menjadi kunci agar agenda-agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di negeri ini lebih cepat bergulir karena disokong oleh berbagai regulasi yang punya perspektif gender. 

Rendahnya keterwakilan perempuan di DPD bukanlah hal yang baru. Melansir Jurnal Perempuan, minimnya calon perempuan dipengaruhi oleh parpol yang berburu kader perempuan potensial untuk memenuhi kuota 30 persen yang diwajibkan oleh KPU. 

Adapun Titi Anggraini, pengajar hukum pemilu di Universitas Indonesia dalam Kompas.id menjelaskan, anggota DPD lebih banyak menggunakan kekuatan personal untuk memenangkan suara. berbeda dengan DPR dan DPRD yang biasanya terbantu dengan mesin dan struktur parpol. Kondisi semacam ini semakin berat  apabila daerah pemilihannya cukup luas. Belum lagi, tidak ada kebijakan afirmatif bagi perempuan di pemilihan DPD.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pendataan Pemilih di KPU Jogja Bermasalah, 940 Warga Tak Punya Alamat dan tulisan menarik lainnya di Kanal Pemilu.

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2023 oleh

Tags: dpdDPD perempuanketerwakilan perempuanperempuan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO
Esai

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO
Esai

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
pekerja hotel, surabaya, jogja.MOJOK.CO
Podium

Larangan Hijab dalam Industri Perhotelan: Antara Hijabophobia atau Upaya Mengatur Tubuh dan Penampilan?

14 Januari 2024
Pesan Anak Perempuan untuk Ayahnya: Perasaanku Hancur, tapi Aku Hebat Sejauh Ini  MOJOK.CO
Kilas

Pesan Anak Perempuan untuk Ayahnya: Perasaanku Hancur, tapi Aku Hebat Sejauh Ini 

31 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
perubahan iklim, cuaca ekstrem mojok.co

Cuaca Ekstrem Tak Menentu, Pakar UGM: Bukti Nyata Perubahan Iklim

24 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker MOJOK.CO

ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.