Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Dianggap ‘Mencuri’ PKB, Ini Sejarah Konflik Cak Imin vs Gus Dur

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
8 September 2023
A A
konflik pkb mojok.co

PKB Cak Imin (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belakangan hubungan Cak Imin dengan Yenny Wahid kembali memanas. Keduanya saling lempar argumen di media sosial terkait konflik PKB di masa lalu, yang oleh Yenny dklaim telah “dicuri” oleh Cak Imin.

Seperti yang kita tahu, PKB merupakan parpol yang lahir dari rahim Reformasi. Partai ini terbentuk hanya beberapa saat setelah lengsernya sang penguasa Orde Baru, Soeharto.

Saat itu, pembentukan PKB tak lepas dari desakan para Nahdliyin yang menginginkan adanya parpol guna mewadahi aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU). Setelah melewati rangkaian diskusi, akhirnya pada 23 Juni 1998 PKB sah mendeklarasikan diri sebagai parpol di kediaman Gus Dur.

Sementara Cak Imin sendiri, memulai karier politiknya di parlemen melalui PKB. Pada Pemilu 1999, Cak Imin berhasil lolos ke Senayan bahkan menjadi Wakil Ketua DPRD periode 1999-2004. Kala itu usianya masih sangat muda, 33 tahun.

Lantas, apa yang bikin ia akhirnya berkonflik dengan Gus Dur, salah satu pendiri bahkan orang yang paling dihormati di PKB?

Awal mula Gus Dur vs Cak Imin

Sebelum berkonflik dengan Cak Imin, internal PKB sempat mengalami friksi. Konflik ini sempat menyebabkan dualisme, yakni PKB Batutulis yang ketuanya adalah Matori Abdul Djalil dan PKB Kuningan dengan Ketua Umum Alwi Shihab.

Namun, dualisme ini berakhir setelah terpilihnya Cak Imin sebagai ketum yang baru pada Muktamar PKB di Semarang pada 2005. Sementara Gus Dur menjabat sebagai Ketua Dewan Syura PKB.

Sayangnya, pada 2008 internal PKB kembali bergejolak. Gus Dur selaku Ketua Dewan Syura sempat memberhentikan Cak Imin dari jabatannya. Klaim Gus Dur, pemberhentian itu adalah keputusan DPP, gabungan Dewan Syura dan Dewan Tanfidz.

Ada beberapa versi yang menyebut alasan Gus Dur memberhentikan Cak Imin. Seperti yang Kompas (2008) laporkan, alasan pertama karena ada indikasi upaya pelengseran Gus Dur dari posisi Ketua Dewan Syura melalui Muktamar Luar Biasa (MLB).

Sementara alasan kedua, ada anggapan Cak Imin mulai bermanuver dengan “mendekati istana”. Sikap inilah yang tidak Gus Dur sukai.

Halaman selanjutnya…

PKB Cak Imin melawan dan menang

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 September 2023 oleh

Tags: Cak IminPemilu 2024pkbYenny Wahid
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Kabar

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd Singapura jajaki kerja sama jangka panjang dengan Jawa Tengah lewat investasi manufaktur hingga pengembangan SDM MOJOK.CO

Peluang Investasi dan Kesempatan Pelatihan di China bagi Anak Muda Jateng

14 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.