Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

4 Cara Menyaring Caleg Perempuan, Biar Nggak Salah Pilih

Kenia Intan oleh Kenia Intan
19 Juni 2023
A A
caleg perempuan layak pilih mojok.co

Ilustrasi caleg perempuan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Penting bagi pemilih perempuan memilih calon legislatif (caleg) perempuan. Namun, caleg perempuan seperti apa sih yang layak kita pilih? Bagaimana cara mengenali program-program mereka?

Unggahan Cakra Wikara Indonesia di sosial media menjelaskan, perlunya meningkatkan keterwakilan perempuan baik dalam pencalonan maupun keterpilihan sebagai anggota legislatif. Pasalnya, semakin banyak perempuan yang duduk di posisi strategis sebagai pengambil kebijakan, maka isu-isu perempuan dan kesetaraan bisa lebih bergaung. Parlemen sebenarnya memerlukan perempuan-perempuan yang memahami isu dan kebutuhan perempuan yang berpihak pada prinsip kesetaraan.

Iklan

Ini tentu saja tanpa mengeyampingkan bahwa hari-hari ini memang semakin banyak caleg laki-laki yang turut mendukung isu perempuan dan berpihak pada kesetaraan. Namun, ada perbedaan pengalaman antara caleg laki-laki dan caleg perempuan. Ada pengalaman-pengalaman yang hanya bisa dirasakan perempuan seperti menstruasi, hamil, melahirkan, dan menyusui. Dalam tulisan Mojok.co sebelumnya ada penjelasan bahwa pengalaman ini menjadi penting karena akan membentuk empati, keberpihakan, dan komitmen sehingga pilihan kebijakan akan lebih konkret dan strategis.

Akan tetapi, perlu menjadi perhatian, tidak semua caleg perempuan ternyata memahami dan mau memasukkan serta memperjuangkan kepentingan perempuan dalam produk-produk legislasi ketika terpilih. Oleh karena itu, penting untuk memilih caleg-caleg potensial yang mau dan mampu menyuarakan suara perempuan di lembaga legislatif.

Lalu bagaimana caranya memilih caleg perempuan yang kompeten, berkualitas, dan mampu mendorong pemenuhan hak serta kepentingan perempuan? Peneliti Cakra Wikara Indonesia Mia Novitasari memaparkan pada Mojok pentingnya pemilih untuk kritis dalam memilih caleg. Di bawah ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyaring caleg-caleg yang layak pilih:

Mengunduh resume di laman resmi KPU

Ketika daftar calon sudah KPU tetapkan, pemilih bisa mengunduh curriculum vitae atau resume masing-masing caleg di laman resmi KPU. Melalui resume tersebut, pemilih dapat melihat bagaimana kiprah caleg selama ini dan visi misinya. Salah satu pertanda baik adalah caleg terlibat dalam organisasi-organisasi yang menjadi wadah bagi isu-isu perempuan dan kesetaraan seperti organisasi sayap perempuan parpol, Fatayat NU, Aisyiyah Muhammadiyah, Koalisi Perempuan Indonesia, maupun organisasi-organisasi perempuan lain.

Konfirmasi ke komunitas

Selain informasi yang tercatat dalam resume, biasanya pemilih bisa mendapat lebih banyak informasi yang mendetail dari kolega atau komunitas. Pemilih bisa bertanya sekaligus memastikan apakah caleg-caleg yang maju memang betul memiliki kepedulian terhadap isu perempuan dan berpihak pada kesetaraan. Melalui kolega dan komunitas bisa juga konfirmasi mengenai rekam jejak dalam resume caleg tersebut.

Mencermati media sosial caleg

Melihat medsos caleg juga bisa menjadi salah satu cara melihat rekam jejak. Kita bisa melihat bagaimana tanggapan caleg terhadap suatu isu dan apa saja kegiatan yang mereka kerjakan selama ini. Kita juga bisa memeriksa narasi atau informasi yang beredar terkait caleg tersebut.

Hadir ke sosialisasi caleg

Pemilih yang menghadiri sosialisasi caleg akan lebih mudah untuk mengenal program dan visi-misi caleg. Di pertemuan itu pemilih bahkan dapat langsung bertanya mengenai pandangan caleg terhadap isu-isu perempuan dan kesetaraan. Oleh karenanya, menghadiri sosialisasi yang digelar caleg akan sangat membantu pemilih dalam memantapkan dukungannya.

Pentingnya cross check

Keberadaan internet dan media sosial memudahkan seseorang membangun image alias citra diri yang diinginkan. Tidak terkecuali citra diri yang ramah akan isu-isu perempuan dan kesetaraan. Padahal, bukan tidak mungkin seorang calon sebenarnya tidak mengusung nilai-nilai tersebut.

Menyikapi kondisi seperti itu, Mia menyarankan pemilih lebih kritis dengan rajin melakukan cross check. Upaya ini penting guna memastikan caleg yang akan pilih benar-benar peduli dan paham terhadap kepentingan perempuan dan nilai-nilai kesetaraan. Sehingga, nanti mereka benar-benar akan memperhatikan kepentingan perempuan dan kesetaraan dalam produk legislasi.

Sebenarnya Mia berpandangan, caleg yang aktif bermedia sosial dan membangun citra diri yang baik tidak melulu pura-pura. Ada juga caleg yang memanfaatkan medsos dan sarana komunikasi lainnya untuk mengkomunikasikan hasil kerjanya.

“Di daerah pemilihannya ketika kita tanya tentang sosok caleg ini mayoritas menjawab kinerjanya sangat baik dan image yang terbangun di medsosnya juga baik,” jelas Mia ketika dihubungi Mojok. Kondisi tersebut merupakan pertanda baik, mengingat caleg yang benar-benar bekerja untuk rakyat biasanya memang diketahui kinerjanya dan mudah untuk dijangkau.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Erick dan Sandi Berebut Simpati Publik lewat Coldplay dan Timnas Argentina

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2023 oleh

Tags: caleg perempuanketerwakilan perempuanPemilu 2024perempuan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO
Esai

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO
Esai

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO
Esai

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan
Urban

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.