Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Rekomendasi Kuliner Kotagede, Rugi Ke Jogja Kalau Belum Nyicipin ini

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
21 Oktober 2023
A A
Rekomendasi Kuliner Kotagede, Rugi Ke Jogja Kalau Belum Nyicipin ini MOJOK.CO

Kuliner Kotagede (Instagram/Sekar_Kedathon_Restaurant)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rugi berkunjung ke Jogja kalau belum menikmati kuliner-kuliner di Kotagede. Ada banyak kuliner enak dan tempatnya asik karena bersejarah.

Kotagede merupakan kawasan kota lama di Yogyakarta. Dahulu kawasan ini menjadi ibukota Kerajaan Mataram Islam yang berdiri tahun 1532 M. Kamu masih bisa melihat sisa-sisa sejarah tersebut melalui arsitektur bangunan yang ada di kawasan Kotagede saat ini. Beberapa masih ada yang terjaga keaslian.

Melansir laman Kebudayaan Jogja Kota, dahulu Kotagede merupakan pusat kegiatan politik, ekonomi, dan sosial budaya berkelindan. Tak heran jika saat ini kawasan Kotagede menjadi salah satu destinasi wisata bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu keunggulan Kotagede ketimbang daerah lain ialah tempat kulinernya banyak. Beberapa di antara sebagai berikut.

Sekar Kedhaton Restaurant

Resto ini terkenal dengan julukan tempat makan sultan. A Luxurious Touch of The Royal Javanese Majesty, dari slogannya saja sudah bisa tergambar makanan apa saja yang tersedia. Yak betul, sajian kelas satu ala masakan keraton.

Selain menu makanannya yang mirip dengan makanan Kerajaan Jogja, Sekar Kedhaton Restaurant menempati bangunan kolonial. Kabarnya telah berdiri sejak tahun 1800-an dengan arsitektur bangunan campuran Jawa, Belanda, Tiongkok, dan Portugis.

Resto ini berada di Jalan Tegal Gendu No 28, Kotagede.

Sate Kambing Waru Doyong

Dari restoran beralih ke emperan. Di Pasar Kotagede ada warung sate kambing yang terkenal dan banyak penggemarnya. Letaknya berada di timur pasar–Jalan Karanglo Timur, Pasar Kotagede. Sate di sini terkenal empuk dan sama sekali tidak apek.

Tekstur dagingnya lembut dan sangat nikmat. Warung ini buka sejak pagi dan ramai kala jam makan siang datang.

Bakmi Mbah Gito

Kamu yang suka bakmi Jogja, wajib ke warung satu ini. Terletak di Jalan Nyi Ageng Nis No 9, Kotagede. Bakmi Mbah Gito dimasak satu per satu dengan menggunakan kompor tradisional alias anglo sehingga memunculkan rasa yang otentik. Selain itu, terdapat campuran telur bebek yang semakin membuat rasanya menjadi yahud.

Soto Lumayan Kang Sarman

Ke Jogja tanpa menyantap soto agak kurang rasanya. Kalau pagi, Soto Lumayan bisa jadi pilihan untuk mengisi perut sebagai pondasi energi. Soto Kang Sarman terkenal memiliki cita rasa yang khas.

Kuah soto ini bening. Di dalamnya terdapat isian daging ayam, lentok, tauge, tomat, bihun dan seledri. Harga seporsinya juga terbilang standar, tak sampai Rp15.000. Warung ini terletak di Jalan Kemasan.

Warung Es Sido Semi

Di tengah cuaca yang panas terik begini, warung es bisa jadi pelepas gerah dan capek. Di belakang SMA Muhammadiyah 4 Kotagede terdapat warung yang menawarkan berbagai menu es. Antara lain es buah, es kacang ijo, es limun Saparilla, dan masih banyak lagi. Lokasinya berada di Jalan Centeng.

Kipo Bu Djito

Kipo merupakan salah satu jajanan legendaris. Kuliner ini telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam. Kipo berasal dari bahasa Jawa yaitu “Iko Opo” yang berarti “Ini Apa”.

Jajanan ini terbuat dari tepung beras dan tepung ketan yang kemudian dicampur dengan daun suju, kelapa dan daun pandan. Keberadaan Kipo belakangan sudah mulai langka. Namun, kamu masih bisa menemuinya di warung ini yang terletak di Jalan Mondorakan No 27, Kotagede.

Iklan

Cuss kulineran!

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Menapaki Jejak Orang Kalang di Jogja, Kaum Arsitek Kaya yang Bernasib Malang
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2023 oleh

Tags: Jogjaklskotagedekuliner kotagederekomendasi kuliner kotagede
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.