Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

People Power, Dimulai dan Diakhiri Amien Rais, Tak Diacuhkan Sandiaga Uno

Redaksi oleh Redaksi
16 Mei 2019
A A
People Power, Dimulai dan Diakhiri Amien Rais, Tak Diacuhkan Sandiaga Uno
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ki Amien Rais tak pernah kehabisan istilah kreatif. Kali ini beliau menciptakan people power, jadi kontroversi, lalu diganti gerakan kedaulatan rakyat. Sayang, diacuhkan Sandiaga Uno.

People power. Lagi-lagi, Ki Amien Rais menciptakan sebuah istilah yang tidak hanya bikin kagum, melainkan nggegirisi. Istilah itu mulai digunakan oleh sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) untuk melawan indikasi kecurangan pemilu.

Istilah tersebut awalnya diucapkan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu saat Apel Siaga Umat 313. Acara tersebut digelar untuk mencegah kecurangan pemilu. Ki Amien Rais menyatakan beliau tidak akan ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika terjadi kecurangan pemilu. Namun, beliau menggerakkan massa.

“Kalau nanti terjadi kecurangan, kita nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunannya, tapi kita people power, people power sah,” kata Amien di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3).

Tentu saja pernyataan itu viral. Dan menjadi kontroversi, sebagaimana biasanya istilah-istilah kreatif yang dibikin oleh Ki Amien Rais. Sayangnya, ungkapan people power tersebut dianggap terlalu dekat dengan niat melakukan makar karena mengajak orang lain untuk melakukan aksi inkonstitusional.

Adalah Egi Sudjana, seorang advokat pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pada 8 Mei 2019. Berdasarkan sebuah video yang beredar, Egi dianggap menghasut orang banyak untuk melakukan aksi untuk menolak hasil pemilu dengan cara yang tidak inkonstitusional.

Tidak ingin lagi menggunakan istilah “berbahaya” itu karena memicu kontroversi makar, Ki Amien Rais tidak kehabisan ide. Luar biasa, panutan. Ki Amin sudah resmi menggantinya dengan “gerakan kedaulatan rakyat”. Mantab, Pak.

“Eggi Sudjana ditangkap polisi karena bicara people power. Kita tidak gunakan people power, tapi gerakan kedaulatan rakyat,” ujar Amien.

Ki Amien Rais berharap tak ada lagi yang menghalangi penggunaan istilah ciptaannya itu. Beliau mengatakan, jika ada yang menghalangi pendukung Prabowo dengan ungkapan kedaulatan rakyat, penghalang itu akan digilas. “Siapa yang berhadapan dengan gerakan kedaulatan rakyat kita gilas bersama,” tutur Amien. Hmm…nanti kontroversi lagi, Pak, kalau galak.

Bagaimana tanggapan pendukung Prabowo? Tentu semuanya mendukung istilah yang sungguh kreatif itu. Namun, ada satu yang nampaknya kurang berkenan. Beliau adalah Sandiaga Uno, yang seperti tidak ingin bersinggungan dengan istilah people power.

Ketika ditanya apakah dirinya akan bergabung dengan gerakan massa itu, Sandiaga Uno justru diam saja lalu membuang muka. Memang, diacuhkan dan tidak dipedulikan itu pedih rasanya. Baru pedekate saja sudah ditolak, cuma sebatas mantan gebetan.

Atau, jangan-jangan, Sandiaga Uno hanya bisa terdiam dan memalingkan muka ketika ditanya soal istilah kontroversial itu karena dirinya merasa terharu sampai kehilangan kata-kata ketika ditanya pendapat. Siapa yang nggak terpukau dan merasa istimewa ketika mendapat kesempatan bergabung dengan people power Ki Amien Rais? Saya sih enggak. Heuheuheu…

(yms)

Infografik People Power, Dimulai dan Diakhiri Amien Rais, Tak Diacuhkan Sandiaga Uno

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2019 oleh

Tags: Amien Raispemilupeople powerPilpres 2019prabowoSandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
In this economy: momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi) MOJOK.CO

In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi

1 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.