Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Kondisi Geografis Pulau Kalimantan: Letak, Bentang Alam, hingga Keragaman Hayati

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
21 Desember 2022
A A
kondisi geografis pulau kalimantan mojok.co

Ilustrasi peta dunia (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejak zaman dahulu, Pulau Kalimantan dikenal karena lokasinya yang strategis. Selain mempertemukan sejumlah jalur perdagangan, kondisi geografis pulau kalimantan yang berada di garis khatulistiwa juga membuat wilayah ini kaya akan sumber daya alam.

Lantas, seperti apa gambaran dari kondisi geografis Pulau Kalimantan. Berikut penjelasannya:

#1 Letak Geografis Pulau Kalimantan

Ditinjau dari letak geografisnya, ada dua pemahaman soal Pulau Kalimantan. Yakni Kalimantan yang diartikan secara sempit (administratif) dan Kalimantan “secara luas” yang disebut Borneo.

Jika merujuk arti luas, Pulau Kalimantan yang juga dinamai Borneo, terletak di sebelah utara Pulau Jawa. Adapun, pulau ini juga terletak di sebelah timur Selat Malaka, sebelah barat Pulau Sulawesi, dan sebelah selatan kepulauan Filipina.

Selain itu, terdapat sejumlah laut yang mengelilingi Pulau Kalimantan, antara lain 1) Laut China Selatan, di bagian barat serta barat-laut, 2) Laut Sulu di timur-laut, 3) Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur, 4) Laut Jawa dan Selat Karimata di bagian selatan.

Sedangkan dalam artian sempit, “Kalimantan” hanya mengacu pada area yang masuk ke dalam wilayah administratif Indonesia, dengan batas-batas berikut ini:

  • Sebelah Utara: berbatasan dengan Malaysia
  • Sebelah Barat: berbatasan dengan Selat Karimata
  • Sebelah Timur: berbatasan dengan Selat Makassar serta Laut Sulawesi
  • Sebelah Selatan: berbatasan dengan Laut Jawa.

#2 Bentang Alam

Luas Pulau Kalimantan diketahui mencapai 743.330 kilometer persegi. Kondisi geografis atau bentang alam Pulau Kalimantan sebagian besar didominasi oleh dataran, dengan lebih dari separuh wilayahnya berada di bawah ketinggian 150 mdpl. Tutupan lahan di Pulau Kalimantan didominasi sebagian besar oleh hutan hujan tropis primer serta sekunder, dan yang lainnya berupa hasil budidaya.

Mengutip buku Atlas Bentang Lahan Kalimantan (2017) yang dilansir laman tataruang.id, Pulau Kalimantan terkenal dengan banyaknya sungai yang cukup panjang. Sungai-sungai tersebut digunakan sebagai jalur transportasi utama bagi warga di sana.

Sungai terpanjang di Kalimantan adalah Sungai Kapuas (1.143 km), yang berada di Kalimantan Barat. Sungai Kapuas juga merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Selain itu, ada juga Sungai Barito dengan aliran sepanjang 880 km di Kalimantan Tengah serta Kalimantan Selatan, serta Sungai Mahakam (980 km) yang berada di Kalimantan Timur.

Pulau Kalimantan juga dilalui garis khatulistiwa, yang menyebabkan wilayah ini beriklim tropis dengan suhu relatif konstan di sepanjang tahun sekitar 25 derajat celcius serta 35 derajat di dataran rendah. Curah hujan yang minimal 60 mm di setiap bulan menyebabkan hutan tropis di Kalimantan dapat selalu hijau.

Rata-rata angka curah hujan di daerah Kalimantan mencapai 2.992 mm, dengan suhu rerata sekitar 26,7 derajat celcius. Adapun, bulan terhangat di pulau Kalimantan biasanya berlangsung pada bulan Mei.

Sementara dilihat dari relief muka buminya, wilayah Pulau Kalimantan terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:

  • Pegunungan serta perbukitan (39,69 %)
  • Dataran lahan kering (35,08 %)
  • Dataran pantai atau pasang surut (11,73 %)
  • Dataran aluvial (12,47 %)
  • Bentuk lahan lain (0,93 %).

Di kebanyakan wilayah pegunungan Kalimantan, terdapat sejumlah taman nasional yang jadi lokasi konservasi beraneka ragam flora serta fauna.

#3 Flora dan Fauna

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bahwa terdapat taman nasional yang jadi lokasi konservasi beraneka ragam flora serta fauna di Kalimantan. Hal ini wajar, mengingat pulau ini memiliki keberagaman hayati yang melimpah. Bahkan beberapa di antaranya adalah spesies endemik alias hanya bisa dijumpai di sana.

Iklan

Beberapa flora yang dapat dijumpai antara lain Kantong Semar, Tenggaring, Anggrek Hitam, Ulin, hingga Durian Anggang. Sedangkan untuk fauna yang hidup di Pulau Kalimantan di antaranya Orangutan, Gajah Kerdil Borneo, Bekantan, Beruang Madu, dan Kucing Merah.

#4 Sumber Daya Alam

Pulau Kalimantan menjadi salah satu daratan yang memiliki keberagaman sumber daya alam terbesar di Indonesia. Paling terkenal adalah hasil tambangnya, antara lain batubara, minyak bumi, bauksit, besi, dan emas. Selain itu, ada pula hasil pertanian (padi, jagung, jeruk siam), hasil hutan (rotan, nipah), dan perkebunan (sawit, kelapa, pinang).

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bagaimana Kondisi Geografis Pulau Jawa? Berikut Penjelasannya

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: Kalimantanpulau kalimantan
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa.MOJOK.CO
Catatan

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa

13 April 2026
Penderitaan Naik Bus di Kalimantan Semuanya Serba Jauh MOJOK.CO
Otomojok

Penderitaan Naik Bus di Kalimantan: Dari Ujung ke Ujung Ekuator Semuanya Serba Jauh

30 Desember 2024
Down For Life.MOJOK.CO
Ragam

“Prahara Jenggala”: Ikhtiar Down For Life Suarakan Perjuangan Masyarakat Dayak Melawan Penghancuran Hutan

24 Desember 2024
gaji pertambangan.MOJOK.CO
Ragam

Gaji Pertambangan Baru 3 Jutaan Dikira Kaya, Langsung Jadi Sasaran Pinjam Duit Teman sampai Sulit Menolak

25 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) akan membenahi tata kelola pertambangan MBLB dari hulu ke hilir MOJOK.CO

Pembenahan Tata Kelola Tambang di Jateng Jadi Krusial karena Tambang Ilegal Biang Masalah Hukum, Lingkungan, dan Pendapatan

12 Juni 2026
Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026
Pola asuh ibu yang kuatkan anak tunggal sekaligus anak perempuan satu-satunya. MOJOK.CO

Meski Ditempa Sakit Kronis hingga Ditolak 500 Lamaran Kerja, Ibu Tak Pernah Ajarkan Saya untuk Menyerah

12 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terima penghargaan karena pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif di Jateng MOJOK.CO

Pengakuan “Tokoh Penggerak” di Balik Ribuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Jateng yang Tumbuh Pesat

12 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.