Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemda DIY Ambil Alih Mal Malioboro dan Ibis, Karyawan Dipastikan Tak di-PHK

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
13 September 2022
A A
mal malioboro mojok.co

Suasana Hotel Ibis yang tutup pasca perubahan manajemen, Rabu (13/09/2022). (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemda DIY mengambil alih aset dari Mal Malioboro dan Hotel Ibis yang berada di kawasan Malioboro. Pengambilalihan aset terhitung sejak 12 September 2022 sehingga Pemda DIY dan PT AMI mempunyai hak dan wewenang penuh dalam pemanfaatan tanah dan bangunan Malioboro, termasuk fasilitas didalamnya.

“Jadi dengan diserahterimakannya Mal Malioboro maupun sebagian dari Hotel Ibis itu [karena] milik pemda ya. [Pemindahan aset] mulai kemarin (12/09/2022) sesuai dengan kesepatakan yang ada ya, jadi milik pemda,” papar Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (13/09/2022).

Iklan

Menurut Sultan, dengan pemindahan kepemilikan tersebut maka akan ada negoisasi yang berbeda di Mal Malioboro maupun di Hotel Ibis. Pemda bisa saja kembali menyewakan atau melakukan kerjasama baru untuk pemanfaatan kedua gedung.

Namun Sultan memastikan tidak akan menutup kedua bangunan. Kebijakan itu diberlakukan karena konsekuensi banyak pihak yang tidak bisa berjualan di mal.

“Kan tidak berganti orang, hanya manajemennya yang berganti lagi sehingga tidak akan kita tutup,” tandasnya.

Sultan menambahkan, Pemda DIY membuat tim sementara untuk mengelola kedua bangunan. Diharapkan ke depan ada kerjasama atau kesepakatan baru.

“Yang penting jangan ditutup dulu, kita juga perlu menyelesaikan aset, kan hotel itu juga ada aset milik yang lain,” ungkapnya.

Sultan memastikan ratusan karyawan di mal dan hotel tersebut tidak akan di-PHK. Sebab mal tetap akan dibuka seperti biasanya dengan pengelolaan yang dilakukan oleh manajemen baru.

Bila ada pegawai yang merasa dihentikan pekerjaannya, kebijakan tersebut dimungkinkan dilakukan oleh manajemen lama. Namun mulai Rabu (13/09/2022) ini, pemda kembali mempekerjakan mereka.

“Pegawai yang ada diprioritaskan untuk bekerja kembali, jadi tidak ada PHK [oleh manajemen baru],” tandasnya.

Secara terpisah Perwakilan Serikat Pekerja Mandiri Ibis Yogyakarta Malioboro Yogyakarta, Sutopan Basuki mengakui pasca-pengambilalihan aset tersebut, ratusan karyawan dari dua tempat itu harus mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh manajemen lama. PHK dilakukan pada 100 karyawan Hotel Ibis dan sekitar 140 karyawan Mal Malioboro.

“Jadi total sekitar 240 sampai 250-an karyawan,” ujarnya.

Topan menjelaskan, banyak karyawan Hotel Ibis Malioboro yang sudah bekerja cukup lama. Contohnya dia yang sudah bekerja selama 23 tahun.

Hotel Ibis Malioboro sudah tidak beroperasi pasca-pengambilalihan aset. Ratusan karyawan pun sudah tidak masuk ke hotel meski berdasarkan informasi manajemen lama, Ibis Malioboro yang merupakan bagian dari grup Accor Hotel Internasional mempunyai ikatan kontrak dengan pengelola yang lama hingga 2026 mendatang.

Iklan

“Kalau hotel sudah closed, semalam jam 24.00 WIB kita keluar semua dari kawasan hotel,” paparnya.

Jubir manajemen baru Mal Malioboro dan Ibis Hotel, Surya Ananta mengungkapkan PT Setia Mataram Tri Tunggal ditunjuk sebagai manajemen baru. PT tersebut ditunjuk melakukan pengelolaan mal dan hotel tertanggal 13 September 2022.

Dalam pengembangan usaha ke depan, manajemen baru tetap membuka kesempatan kerja bagi pegawai di mal dan hotel. Karenanya karyawan dan tenant diharapkan tetap bekerja dan buka.

“Semaksimal mungkin untuk ke depan pengelolaan mal dan hotel dilakukan sebaik-baiknya. Kami berharap dengan manajemen yang baru akan jauh lebih baik dan memberdayagunakan semua pihak yang ada disana,” ungkapnya.

Sebelumnya beredar surat pemberitahuan di Twitter, Selasa (13/09/2022) yang menyatakan, Pengelola Malioboro Mal PT Yogya Indah Sejahtera memberi tahu kepada para tenant bahwa pihaknya tidak lagi memiliki wewenang untuk mengelola gedung Mal Malioboro.

Surat tersebut menyebutkan dalam nota kesepakatan pada 5 September 2019 tentang Kesepakatan Pemanfaatan Barang Milik Daerah yang terletak di Jalan Malioboro No. 52-58 antara Pemda DIY dengan PT YIS, telah disepakati perpanjangan jangka waktu kerja sama hingga 12 September 2027.

Namun pada 18 Agustus 2022, Sekda Pemda DIY menyatakan tidak akan melanjutkan kerja sama tersebut sehingga berakhir pada Selasa, 12 September 2022. Sesuai Surat Gubernur DIY No.934/13961 tanggal 4 Agustus 2022, PT YIS diminta melakukan serah terima aset berupa tanah dan bangunan Malioboro Mal dan seluruh fasilitasnya kepada Pemda DIY dan PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) pada 12 September 2022.

Per 13 September 2022, Pemda DIY dan PT AMI memiliki hak dan kewenangan penuh dalam pemanfaatan tanah dan bangunan Malioboro Mal beserta fasilitasnya. Terhitung 13 September 2022, PT YIS tidak lagi memiliki wewenang untuk mengelola gedung Malioboro Mal dan perjanjian antara PT YIS dengan seluruh tenant tidak dapat dilanjutkan.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA FKY 2022 Dibuka, Sri Sultan Tuangkan Air Sasaji Amarta

 

Terakhir diperbarui pada 13 September 2022 oleh

Tags: mal malioboromalioboroPHKsultan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Mayday 2026: Buruh tuntut 8 poin. MOJOK.CO
Kabar

8 Tuntutan “Jujur” Buruh di Mayday 2026: Ciptakan Lapangan Kerja, Kendalikan Dampak AI, hingga Lindungi Pekerja Platform Digital

2 Mei 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO
Kilas

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026
Cerita siswa di Timor Tengah Selatan, NTT yang mencari air bersih saja susah. MOJOK.CO

Cerita Siswa di NTT yang Sering Ditegur Guru karena Terlambat Sekolah, padahal Harus Cari Air Bersih Selama 2 Jam untuk Mandi

18 Juni 2026
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Program E-Learning Aparatur Negara (ASN) Berintegritas MOJOK.CO

ASN Jateng Dididik agar Tidak Berperilaku Menyimpang untuk Jaga Marwah Instansi, KPK Beri Penghargaan

18 Juni 2026
tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Rembang semakin tidak layak dicintai MOJOK.CO

Semakin Tak Punya Alasan untuk Tinggal dan Mencintai Kabupaten Rembang: Tak Beranjak ke Mana-mana, Kolotnya Dipelihara

17 Juni 2026
Orang desa tidak mengenal konsep pensiun dan menua dengan tenang (slow living). Itu hanya konsep orang kota MOJOK.CO

Pensiun Ala Orang Desa Tak Seperti Bayangan Orang Kota: Bukan karena Rencana Slow Living tapi Dipaksa Keadaan Getir

19 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.