Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Muncul Lagi, Begini Sejarah Pemberantasan Polio di Indonesia

Kenia Intan oleh Kenia Intan
25 November 2022
A A
pemberantasan polio mojok.co

Ilustrasi anak-anak (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah upaya-upaya pemberantasan polio dilakukan di Indonesia, Kasus Luar Biasa (KLB) Polio ditemukan lagi. Penyakit yang berasal dari Virus Poliomyelitis itu menyerang sistem syaraf sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. 

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), virus polio liar (VPL) asli Indonesia terakhir diisolasi pada 1995. Rinciannya, virus tipe 1 di Provinsi Jawa Timur dan virus tipe 3 di Provinsi Sumatera Utara.

Sekitar 10 tahun setelahnya atau di tahun 2005 hingga 2006, ditemukan KLB polio tipe 1 importasi pertama. Virus polio yang berasal dari Timur Tengah itu ditemukan di Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

KLB polio Cidahu pada saat itu  menyebar di 47 kabupaten/kota di 10 provinsi di Indonesia. Virus menyerang sebanyak 205 orang, orang karenanya pemerintah menetapkannya sebagai KLB.    Selain itu ditemukan 46 kasus Vaccine Derived Polio Virus (VDPV) atau kasus polio yang disebabkan oleh virus dari vaksin. Kasus ini bisa  terjadi apabila banyak anak yang tidak diimunisasi. Pada saat itu, sebanyak 45 kasus terjadi di Pulau Madura dan satu kasus terjadi di Probolinggo, Jawa Timur. 

Asal tahu saja, dalam Peraturan Menteri Kesehatan 1501/2010 dijelaskan, status KLB diberikan pada kejadian kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu dan merupakan keadaan yang dapat menjurus pada terjadinya wabah. Status KLB ini memungkinkan pemerintah untuk mengkoordinasikan seluruh lembaga kesehatan untuk menanggulangi wabah serta melakukan upaya-upaya luar biasa, seperti meliburkan sekolah dan menutup fasilitas umum. 

Sejak tahun 2006, virus polio tidak lagi ditemukan di Indonesia. Oleh karenanya, Indonesia menerima sertifikat bebas vaksin dari  World Health Organization pada tahun 2014. Sebenarnya, Indonesia sempat kembali waspada di 2018. Pada saat itu dilaporkan adanya kasus polio di negara tetangga, Papua New Guinea. Untungnya, virus tersebut tidak sampai di Indonesia. 

Bebasnya Indonesia dari polio tidak lepas dari  The Global Polio Eradication Initiative atau program pemusnahan polio dari bumi yang digerakkan oleh World Health Organization (WHO) yang memulai program sejak tahun 1998. Untuk memberantas polio, masing-masing negara menyusun program imunisasi secara rapi. Di Indonesia , Pekan Imunisasi Nasional (National Immunization Week) atau  imunisasi terhadap balita rutin dilakukan. 

Kendati sudah mengantongi status bebas polio, vaksinasi masih terus diberikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali wabah polio di Indonesia yang dibawa turis atau pendatang melalui perjalanan lintas negara.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Polio Muncul Lagi di Indonesia, Kok Bisa?

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: imunisasipemberantasan poliopolio
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pakar UGM: Cakupan Vaksinasi Rendah Bikin Polio Muncul Lagi
Kesehatan

Pakar UGM: Cakupan Vaksinasi Rendah Bikin Polio Muncul Lagi

28 November 2022
polio muncul lagi mojok.co
Kesehatan

Polio Muncul Lagi di Indonesia, Kok Bisa? 

23 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Edi Dimyati. MOJOK.CO

Kisah Pustakawan Menyulap Rumahnya di Pinggir Sungai Jakarta Timur agar Bisa Nongkrong Kalcer sambil Baca Buku

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.