Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Walking Tour Beri Aku Sepuluh Pemuda: Mengenalkan Sejarah dengan Cara Fun dan Happy

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
2 September 2024
A A
Menyusuri Jejak Sejarah Bung Karno di Magelang MOJOK.CO

Peserta BASP dalam acara walking tour menyusuri jejak Bung Karno yang berlangsung di Magelang. (Dok. BASP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beri Aku Sepuluh Pemuda (BASP) sukses menyelenggarakan Walking Tour dengan tajuk “Berjelajah Jejak Bung Karno di Magelang” pada Sabtu (31/08/2024). Acara ini bertujuan untuk mengajak peserta yang merupakan para pemuda untuk menyelami sejarah.

Founder Beri Aku Sepuluh Pemuda, Casytha Arriwi Kathmandu menyampaikan kesungguhannya dalam membumikan ide-ide dan sejarah Bung Karno kepada generasi muda.

Mengulik kembali jejak Bung Karno

Melalui acara ini, ia berharap para peserta dapat lebih mendalami materi-materi mengenai Bung Karno berikut sejarah-sejarah di Magelang dengan metode yang atraktif.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Dan sekarang banyak orang yang tidak tahu sejarah Indonesia,” terang Casytha dalam sambutannya menjelang akhir acara.

“Makanya hari ini kita Walking Tour, ya harapannya sedikit demi sedikit teman-teman nyanthel tentang sejarah Bapak Proklamator Indonesia,” sambungnya.

Menyusuri Jejak Sejarah Bung Karno di Magelang MOJOK.CO
Penutupan acara walking tour BASP di Magelang. (Dok. BASP_

Acara tersebut diikuti oleh tujuh kelompok, yang seluruhnya berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain: Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Demak, Kabupaten Magelang, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Semarang.

Acara dimulai di pagi hari pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari panitia. Para peserta berkumpul di titik awal yang terletak di Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Magelang. Dengan didampingi oleh tim berpengalaman, para peserta melaksanakan perjalanan yang dirancang untuk memberikan wawasan mendalam tentang jejak Bung Karno dengan tantangan-tantangan yang harus diselesaikan.

Mengenal sejarah Bung Karno lewat tantangan seru di Magelang

Selain menjelajahi jejak Bung Karno dan kebudayaan di Magelang, Walking Tour ini juga diwarnai dengan berbagai tantangan dengan balutan keseruan. Mulai dari teka-teki silang tentang Bung Karno, pemecahan kode berbasis story telling tentang Bung Karno, hingga bernostalgia dengan berkeliling perkampungan menggunakan sepeda antik.

Terdapat pula perlombaan untuk membuat vlog tentang aktivitas peserta selama mengikuti acara ini, sebagai sarana dokumentasi dan publikasi mengenai nilai-nilai kegiatan kepada masyarakat yang lebih luas di media sosial.

Menyusuri Jejak Sejarah Bung Karno di Magelang MOJOK.CO
Peserta nostalgia dengan sepeda tua. (Dok. BASP)

Salah satu peserta dari kelompok Sinsoe Genz, yang merupakan kelompok peraih juara 1 dalam acara ini menyebutkan bahwa Beri Aku Sepuluh Pemuda telah berhasil merumuskan metode yang tepat kepada anak-anak muda untuk mempelajari sejarah Bung Karno dan kebudayaan di Magelang dengan menarik dan tidak monoton.

“BASP luar biasa bisa menyelenggarakan acara seperti ini. Bagi saya, apabila acara ini rutin dilaksanakan, maka kebermanfaatannya akan lebih luas untuk mengajak teman-teman muda kembali menapaki jejak-jejak Bung Karno, terutama di daerah Jawa Tengah,” ujar salah satu peserta dari kelompok Sinsoe Genz, Tirta Pandu Winata.

Memperkenalkan inovasi wisata edukatif yang atraktif di Magelang

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang sejarah Bung Karno, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap warisan sejarah bangsa.

Beri Aku Sepuluh Pemuda berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk lebih memahami dan menghargai perjuangan para pahlawan bangsa serta memotivasi mereka untuk terlibat aktif dalam pelestarian sejarah.

Menyusuri Jejak Sejarah Bung Karno di Magelang MOJOK.CO
Peserta walking tour BASP di Magelang. (Dok. BASP)

Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai upaya untuk mempromosikan pariwisata sejarah di Magelang. Dengan mengenalkan berbagai situs bersejarah dan rekreasi wisata yang atraktif kepada publik, diharapkan akan lebih banyak orang yang tertarik untuk mengunjungi dan mengeksplorasi kekayaan sejarah di Magelang, Jawa Tengah.

Iklan

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Rumah Makan di Surabaya Tempat Bung Karno Menitip Surat Cinta untuk Gadis Muda

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 2 September 2024 oleh

Tags: Bung Karnomagelangsejarah bung karnositus di magelangsitus sejarah di magelangwisata magelang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO
Eksplor

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026
Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.