Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ketika Netizen Dibikin Geram oleh Wedding Organizer yang Dorong Pernikahan Dini

Redaksi oleh Redaksi
10 Februari 2021
A A
pernikahan dini
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mendorong orang untuk berani menikah itu baik, namun kalau yang didorong untuk menikah belum mencapai usia ideal untuk menikah, ya jadinya malah buruk. 

Yang namanya WO alias walk out, eh, wedding organizer itu ya memang salah satu cara promosinya adalah dengan mendorong orang-orang untuk menikah. Lumrah belaka itu.

Namun, bakal menjadi unik, atau aneh, atau malah menyebalkan, jika pernikahan yang didorong adalah pernikahan dini atau pernikahan di usia yang dianggap tidak ideal.

Itulah yang kiranya terjadi pada viralnya wedding organizer bernama Aisha Wedding. Dalam websitenya, Aisha Wedding “mendorong” para perempuan agar menikah di usia yang boleh dibilang masih cukup dini.

“Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih,” begitu yang tertulis di website wedding organizer tersebut.

Keterangan itu tentu saja memancing banyak hujatan dari netizen. Maklum saja, bukan hanya karena menggunakan embel-embel agama, namun usia menikah antara 12-21 tahun di masa saat ini memang termasuk usia tidak ideal untuk menikah.

Berdasarkan revisi UU No.1/1974 tentang Perkawinan, usia minimal perempuan untuk bisa menikah memang 19 tahun, kendati demikian, BKKBN menyatakan bahwa secara medis, usia ideal bagi perempuan untuk menikah adalah minimal 21 tahun. Ya, minimal 21 tahun. Semakin tua beberapa tahun semakin baik

Wedding organizer Aisha Weddings memang viral sejak beberapa waktu terakhir setelah screenshot website mereka diunggah di Twitter oleh komikus Sweta Kartika. Tak butuh waktu lama bagi unggahan Sweta Kartika tersebut untuk viral dan di-retweet ribuan kali.

Ada Mak Comblang digital yang meng-encourage pernikahan anak-anak yeuh. Dis is ‘n outrage. Edan…https://t.co/4OCTAPycDb pic.twitter.com/DLjQ8KMaHV

— Sweta Kartika (@SwetaKartika) February 9, 2021

Banyak netizen yang yang memberikan sentimen negatif terhadap Aisha Weddings. Maklum saja, tak hanya dorongan untuk menikah dini, narasi-narasi yang ditulis di website Aisha Weddings juga sangat kental dengan nuansa patriarki.

“Jangan tunda pernikahan karena keinginan egoismu, tugasmu sebagai gadis adalah melayani kebutuhan suamimu. Anda harus bergantung pada seorang pria sedini mungkin untuk keluarga yang stabil dan bahagia. Jangan menjadi beban bagi orang tua Anda, temukan pria lebih awal!”

Karena dengan terang-terangan mendorong pernikahan dini dan pernikahan anak, pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia pun langsung bertindak.

“KPAI saat ini sedang menangani kasus ini,” terang Susianah Affandy, Komisioner KPAI bidang sosial dan anak.

Belakangan, kasus ini pun secara resmi sudah diteruskan ke pihak kepolisian oleh KPAI.

Iklan

“Sejak siang tadi kami menerima banyak sekali pengaduan dari masyarakat, baik lewat website kami, maupun sosial media kami. Intinya masyarakat resah. Kami sudah melaporkan ke Kanit PPA (Kerja Unit Pelayanan Perempuan dan Anak) di Mabes Polri. Mereka akan melakukan pengkajian dan mungkin memanggil pihak Aisha Weddings ini,” ujar Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Rita Pranawati seperti dikutip dari VOA Indonesia.

Nah, lho. Kena, kena deh.

BACA JUGA Pro-Kontra Pernikahan Usia Muda dari Kacamata Orang yang Sudah Menikah dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2021 oleh

Tags: pernikahan diniwedding organizer
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

rasminah pahlawan isu perkawinan anak mojok.co
Kotak Suara

Mengenal Rasminah, Pahlawan Isu Perkawinan Anak yang Berjuang dalam Keterbatasan

11 Agustus 2023
perkawinan anak di indonesia mojok.co
Kotak Suara

4 Alasan Perkawinan Anak di Indonesia Masih Tinggi

19 Juli 2023
632 Anak di Jogja Terpaksa Melakukan Pernikahan Dini. MOJOK.CO
Kilas

632 Anak di Jogja Terpaksa Melakukan Pernikahan Dini

20 Juni 2023
perkawinan anak mojok.co
Kotak Suara

Perkawinan Anak Berdampak Buruk bagi Kesehatan Mental Perempuan

8 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing Mojok.co

Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.