Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Ibu Rumah Tangga di Gunungkidul Dilaporkan Meninggal Akibat KDRT

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
21 Oktober 2022
A A
Ibu Rumah Tangga di Gunungkidul Dilaporkan Meninggal Akibat KDRT

Ibu Rumah Tangga di Gunungkidul Dilaporkan Meninggal Akibat KDRT

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di DIY. Kali ini, seorang ibu rumah tangga asal Dukuh Sligi, Kalurahan Gajahan, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan sang suami.

Korban berinisial DF, dilaporkan sempat menjalani opname selama lima hari di RSU Pelita Husada, Semanu, Gunungkidul. Kemudian, pada Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, ia dirujuk ke RSUD Wonosari.

Meski sudah mendapat sejumlah perawatan medis, DF mengembuskan napas terakhirnya pada sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto, dalam keterangannya menyebut bahwa laporan KDRT pertama kali diterima sehari setelah meninggalnya DF, yakni pada Kamis (20/10/2022). Suami korban, M, akan diperiksa atas laporan ini.

“Sebelum meninggal dunia, keluarganya sempat menjenguk ke rumah sakit. Selanjutnya, hari ini [Kamis] laporan atas dugaan KDRT hingga mengakibatkan korban meninggal dunia diterima,” kata Suryanto.

Suryanto melanjutkan, dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pihak keluarga tidak terima atas meninggalnya DF yang mereka anggap tidak wajar. Pasalnya, sebelum dinyatakan meninggal dunia, mereka sempat menjenguk di rumah sakit sehingga mengetahui keadaan korban yang penuh luka lebam.

Lebih jauh, menurut Suryanto, saat ini kasus KDRT yang menimpa DF juga tengah ditangani oleh penyelidik dari Satreskrim Polres Gunungkidul. Petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap kasus ini sampai tuntas.

“Adapun jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan autopsi,” paparnya.

Sementara itu, Dukuh Slingi, Novi, menyebut bahwa awalnya ia belum mengetahui perihal kasus KDRT yang menimpa warganya. Ia memang mengetahui DF dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Namun, suami korban memberitahu Novi bahwa DF menderita penyakit jantung sebelum dinyatakan meninggal.

“Korban rencananya juga hendak dimakamkan ke makam umum di Dusun Slingi, tempat orangtua DF tinggal selama ini,” ujar Novi, seperti dikutip dari Kumparan.

Menurut Novi, DF rencananya akan dimakamkan pada Kamis (20/10/2022). Namun, keluarga DF kemudian curiga setelah menemukan sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuhnya. Kabar ini pun kemudian didengar oleh tetangganya, hingga sampai ke telinga polisi.

Polisi, lanjut Novi, kemudian turun tangan untuk membujuk keluarga agar berkenan jenazah DF diotopsi terlebih dahulu sebelum dimakamkan. Awalnya, keluarga menolak upaya autopsi tersebut dengan berbagai alasan, meski akhirnya menyerahkan jenazah DF.

“Tadi malam saya juga ikut membujuknya,” terang dia.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Penjelasan Pola Korban KDRT yang Selalu Kembali Pada Pelaku

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2022 oleh

Tags: KDRTkekerasan seksual
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

modus kekerasan seksual.MOJOK.CO
Kabar

Jejak Digital Kekerasan Seksual Bikin Trauma Anak Berkepanjangan, Pemulihan Korban Tak Cukup Hapus Konten

9 Mei 2026
Anak Indonesia bicara soal isu perkawinan anak dan kekerasan di forum dunia. MOJOK.CO
Kabar

Anak-anak Indonesia Muak Dipaksa Kawin tapi Jarang Didengar, Kini Kesal dan Mengadu ke Forum Dunia

8 Mei 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO
Kabar

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Derita perempuan di grup WA mahasiswa FH UI. Isinya kekerasan seksual. MOJOK.CO
Sehari-hari

Nasib Perempuan di Tongkrongan dan Grup WA yang Isinya Laki-laki Mesum: Jelek Dihina, Cantik Dilecehkan

15 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal MOJOK.CO

Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal

18 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.