Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gara-Gara Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi, PA 212 Bakal Gelar Ijtima Ulama 4 Segera

Redaksi oleh Redaksi
15 Juli 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Prabowo dinilai kurang beradab terhadap ulama pasca pertemuan dengan Jokowi. Bahkan, PA 212 langsung bersiap mengadakan Ijtima Ulama 4, Agustus mendatang!

Pertemuan Prabowo dan Jokowi di MRT Stasiun Lebak Bulus tak melulu ditanggapi positif oleh semua pihak. Persaudaraan Alumni atau PA 212, melalui juru bicaranya, Novel Bamukmin, menunjukkan penolakan terhadap rekonsiliasi tersebut.

Menurut Novel, pihaknya tak lagi berkomunikasi dengan Prabowo sejak tanggal 28 Juni lalu, selepas putusan sengketa Pemilihan Presiden oleh Mahkamah Konstitusi. Bahkan, lebih lanjut lagi, Novel menyatakan kemungkinan bahwa Prabowo mendapatkan masukan dari pihak-pihak yang semestinya tidak didengarkan.

“Mungkin Prabowo lebih mendengar masukan dari orang-orang sekitarnya yang jadi pengkhianat,” demikian sebutnya pada Sabtu (13/7) lalu.

“Pengkhianat” yang dimaksud Novel merujuk pada orang-orang partai sebab, menurutnya, yang menolak rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi ini bukan hanya PA 212, melainkan juga FPI, Forum Umat Islam, dan Gerakan Nasional Pengawas Fatwa Ulama.

Sejalan dengan pernyataan Novel. Damai Hari Lubis, Kadiv Hukum PA 212, menegaskan kekecewaannya pada Prabowo dan menyebut Ketua Umum Gerindra ini sebagai pihak yang kurang beradab terhadap para ulama.

“PS sudah menampakkan kekurangberadabannya sejak pasca-Ijtima Ulama pertama kepada para ulama yang melakukan Ijtima Ulama pertama atau yang ke-1, lalu ada Ijtimak Ulama ke-2.”

Kekurangberadaban Prabowo terhadap ulama ini, disebut Damai, dapat dilihat dari keputusannya menunjuk Sandiaga Uno sebagai calon wakil presidennya.

“Maka jelas,” sambung Damai, “kami 212 sesuai fakta sejarah, tidak atau bukan tunduk kepada PS melainkan kepada para ulama di bawah imam besar kami, Habib Rizieq Shihab yang ada di Kota Suci Mekah.”

Terkait hal ini, Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan bahwa PA 212 akan segera menggelar Ijtima Ulama 4 pada bulan Agustus mendatang. Meski disebut menolak rekonsiliasi, sikap PA 212 akan diputuskan secara lebih matang melalui Ijtima Ulama 4.

Bahasan utama Ijtima Ulama 4 tetaplah terkait dengan status Habib Rizieq Shihab, pemimpin FPI alias Front Pembela Islam. Diskusi lebih lanjut akan dilaksanakan untuk memutuskan apakah pihak PA 212 masih perlu meminta bantuan Prabowo Subianto terkait kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

Tak lupa, Ijtima Ulama 4 ini juga akan mengangkat kembali bahasan perihal kecurangan yang TSM alias terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pilpres 2019, sekaligus perihal tewasnya sejumlah orang dalam kerusuhan 22 Mei, dan kriminalisasi ulama.

Wah, sungguh semangat yang luar biasa dari PA 212: kalau ada masalah, langsung didiskusikan untuk membuat keputusan bersama.

Nggak kayak kamu; ada masalah, eh langsung menghilang dan melarikan diri. (A/K)

Iklan

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2019 oleh

Tags: Habib RizieqIjtima Ulama 4jokowiNovel BamukminPilpres 2019prabowoRekonsiliasi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.