Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Fatayat Balikpapan Laporkan Rocky Gerung, Ketum PBNU Beri Komentar

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
4 Agustus 2023
A A
Fatayat Balikpapan Laporkan Rocky Gerung, Ketum PBNU Beri Komentar. MOJOK.co

Ketua Umum PB NU, Yahya Cholil Staquf di UGM, Jumat (04/08/2023).(istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Balikpapan baru saja melaporkan pengamat politik Rocky Gerung ke polisi dengan dugaan ujaran kebencian. Laporan dilakukan karena Rocky menggunakan kata “bajingan tolol” saat menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya pun angkat bicara terkait laporan tersebut. Dia menyatakan masyarakat  punya hak untuk melapor.

Iklan

“Ya itu anggap saja hak masyarakat saja lah. Hak masyarakat siapa saja boleh,” ujar  Gus Yahya di UGM, Jumat (04/08/2023).

Langkah Fatayat tidak mewakili secara kelembagaan

Namun, laporan tersebut, menurut Gus Yahya mewakili kelompok komunitas Fatayat NU saja. Laporan itu tidak mewakili NU secara kelembagaan.

“Ya itu hak masyarakat, saya kira, ya itu satu kelompok komunitas saja saya kira ya. Bukan, artinya tidak harus dianggap mewakili NU secara kelembagaan seluruhnya ya,” jelasnya.

Gus Yahya menambahkan, NU lebih menyerahkan kepada hukum atas kasus yang Rocky alami. Sebab peristiwa yang menyangkut Rocky bukan delik aduan sehingga jika ada masalah hukum maka bisa diproses tanpa laporan.

Selain Fatayat NU, Relawan Indonesia Bersatu (RIB) juga melapor ke Polda Metro Jaya dengan pasal ujaran kebencian dalam UU ITE. Polisi menerima laporan tersebut dengan nama terlapor adalah Rocky Gerung dan Refly Harun.

“Kalau buat kita sih, kita serahkan kepada hukum karena menurut saya itu bukan delik aduan, kalau memang ada masalah hukum di situ kan tidak usah menunggu dilaporkan,” tandasnya.

Persilahkan kader masuk bursa cawapres

Sementara terkait sejumlah nama kader NU yang masuk bursa calon wakil presiden (cawapres) dari NU pada Pemilu 2024 mendatang, Gus Yahya mempersilahkan kader mereka masuk perpolitikan. Gus Yahya juga mempersilakan para kader-kader NU ini untuk dipilih jadi cawapres.

“Terserah, terserah [mau jadikan cawapres] wong orang NU itu banyak kok. Silakan pilih,” paparnya.

Dalam bursa cawapres, NasDem menyatakan kriteria cawapres Anies yang ideal berdarah NU untuk mendongkrak suara Anies di Jawa Timur. Sedangkan Prabowo Subianto kabarnya akan berdampingan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang merupakan Ketum PKB dan juga berdarah NU. Sementara kader NU Nasaruddin Umar, namanya sempat mengemuka bakal menjadi cawapres Ganjar Pranowo.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Membangun Citra Islami Efektif Bantu Calon Mendulang Suara

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2023 oleh

Tags: Fatayatjokowinupbnurocky gerung
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO
Kabar

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Liburan bareng keluarga di Candi Prambanan, Yogyakarta. MOJOK.CO

Liburan Sekolah Bareng Keluarga di Candi Prambanan Terasa Beda Sekaligus Lega, Banyak Kegiatan Menarik yang Nggak Bikin Dompet Boncos

1 Juli 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.