Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Erick Thohir Bicara Kenaikan BBM: Pertamax Bisa Turun, Pertalite dan Solar Tak Berubah

Kenia Intan oleh Kenia Intan
8 September 2022
A A
Harga Pertamax Bisa Turun, Masyarakat Tetap Diminta Berhemat mojok.co

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sesi wawancara dengan para jurnalis usai meninjau persediaan BBM nasional melalui fasilitas Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC) di Graha Pertamina, Jakarta, Rabu (7/9/2022). (ANTARA/Sugiharto purnama)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir akan menurunkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax apabila harga minyak mentah dunia mengalami penurunan.

Erick tidak menutup kemungkinan penurunan harga itu bisa terjadi melihat pergerakan harga minyak dunia yang cenderung fluktuatif. Saat ini harga minyak mentah dunia senilai 95 dolar AS per barel. Apabila harganya melorot ke 75 dolar AS per barel, Erick bilang harga jual Pertamax juga akan menurun menyesuaikan harga pasar.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu harga Pertamax naik dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500per liter. Sementara harga bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite naik dari dari Rp7.650 per liter jadi Rp10.000 per liter dan Solar naik dari Rp5.150 per liter jadi Rp14.500 per liter.

Berbeda nasib, untuk bahan bakar Solar dan Pertalite, Erick bilang kemungkinan harganya tidak akan berubah karena masih disubsidi. Asal tahu saja, nilai asumsi harga minyak mentah Indonesia atau
Indonesian Crude Price (ICP) tahun ini adalah 63 dolar AS per barel. Nilai asumsi itu dimuat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022. Yang terjadi saat ini, harga ICP terus melambung akibat kondisi geopolitik global membuat beban APBN meningkat.

Mempertimbangkan hal itu, Erick menekankan, apa yang dilakukan pemerintah saat ini lebih kepada pengurangan anggaran subsidi BBM, bukan menaikan harga BBM.

Sebagai pengingat, Indonesia telah menjadi negara pengimpor BBM sejak tahun 2003. Diperlukan impor minyak hingga 700 ribu barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri. Tingginya konsumsi bahan bakar tidak terlepas dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta saat ini, penggunaan BBM untuk kendaraan mobil pun kian meningkat. Di sisi lain, industri petrochemical membutuhkan minyak mentah yang diproduksi untuk plastik, baju, dan lain lain.

Ia menambahkan, tidak relevan membanding-bandingkan harga BBM Indonesia dengan negara lain yang menjual BBM dengan harga Murah. Negara-negara tersebut mayoritas masih menghasilkan minyak.

“Dengan hal seperti itu, suka tidak suka kita harus mulai mengefisienkan impor, harus juga mengurangi ketergantungan dengan BBM,” imbuhnya.

Mengurangi Ketergantungan BBM

Pemerintah memiliki kerangka kerja cetak biru atau blueprint program transisi energi dari energi fosil ke energi alternatif. Salah satunya, mendorong penggunaan sepeda motor listrik dan mobil listrik, serta mendorong penggunaan kompor induksi untuk memasak.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong solusi agar bahan bakar minyak bisa dicampur dengan bahan bakar nabati dari kelapa sawit yang dinamakan produk biodiesel. Indonesia telah mengimplementasikan bahan bakar campuran solar dan minyak sawit dengan komposisi 70 banding 30 atau biasa dikenal dengan B30 dan saat ini secara bertahap menuju B40 dengan komposisi 60% Solar dan 40% minyak sawit.

Erick mengungkapkan, pemerintah tengah mencari solusi untuk memproduksi bahan bakar bioetanol dari gula. Menurutnya, negara tetangga Thailand sudah mampu memproduksi bioetanol sampai 12%, India sudah 10%, dan Brasil sudah 67%. Bahan bakar bioetanol memiliki Research Octane Number (RON) sampai angka 130-an yang baik untuk lingkungan karena rendah emisi karbon.

“Artinya, (gula) bisa jadi campuran seperti juga kelapa sawit, alternatif ini kami dorong. Jadi, kami mendorong kebijakan,” terang Erick.

Saat ini, Indonesia memiliki target bauran energi baru terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Program itu selaras dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dengan mengurangi emisi hingga 29% pada tahun 2030.

Sumber: Antara
Penulis: Kenia Intan

BACA JUGA Unjuk Rasa ARB di DPRD DIY Ricuh, Massa Robohkan Gerbang

Terakhir diperbarui pada 8 September 2022 oleh

Tags: BBM naikbbm subisidiErick Thohirpertamax
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Perbandingan BBM di SPBU, Pertalite dan Pertamax
Sehari-hari

Anak Muda Isi BBM Tergantung Antrean SPBU: Pertalite-Pertamax Dianggap Sama, padahal Terbiasa Buru-buru dan “Buta” Kualitas

4 Maret 2026
Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bahas soal Liga 3 dan Liga 4 di Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Liga 3 dan 4 bakal Bergulir di Jawa Tengah, Bina Bakat-bakat Muda dari Desa…

8 Agustus 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Pertamax yang dijual Pertamina diduga dioplos pertalite. MOJOK.CO
Aktual

Pertamina Buka Suara Soal Isu Pengoplosan Pertalite Jadi Pertamax

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Nasib WNI kerja di Arab Saudi pakai visa umrah. MOJOK.CO

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa

9 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.