Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Ditunda hingga Awal Tahun Depan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
8 Agustus 2022
A A
tiket masuk Pulau Komodo ditunda kenaikannya.

Dua ekor komodo (Veranus komodoensis) di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (22/9/2019). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/ama.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda pemberlakukan tarif baru masuk ke kawasan wisata Pulau Komodo dan Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Penundaan itu berlaku hingga 1 Januari 2023. 

“Pemerintah Provinsi NTT memberikan dispensasi selama lima bulan ke depan atau tetap berlaku tarif lama masuk Pulau Komodo maupun Pulau Padar. Pemberlakuan tarif baru sebesar Rp3,75 juta mulai berlaku pada 1 Januari 2023,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Zeth Sony Libing di Kupang, NTT, Senin (8/8/2022), seperti yang dikutip dari Antara. 

Oleh karena itu, wisatawan domestik maupun mancanegara yang masuk ke Pulau Komodo dan Padar pada periode Agustus hingga Desember 2022 masih dikenakan tarif lama. Tarif untuk wisatawan domestik Rp75.000, sementara tarif untuk wisatawan mancanegara Rp 150.000.

Adapun wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Komodo dan Padar pada periode 1 Januari 2023 dan setelahnya sudah bisa mendaftar melalui aplikasi INISA yang dimiliki oleh PT Flobamor.

Zeth menjelaskan, penundaan kenaikan harga itu merupakan saran dari Presiden Joko Widodo.  Serta masukan dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Adapun dalam lima bulan ke depan, Pemprov NTT akan mempersiapkan berbagai fasilitas dan infrastruktur dalam kawasan wisata Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Pemerintah gandeng berbagai pihak untuk sosialisasi

Pemerintah juga akan mengintensifkan kegiatan sosialisasi dengan berbagai pihak terkait pemberlakukan tarif baru itu. Beberapa pihak yang akan digandeng adalah kalangan gereja, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak di Kabupaten Manggarai Barat. 

Peneliti bidang ekonomi The Indonesian Institute (TII) Nuri Resti Chayyani mengomentari, sosialisasi kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo diperlukan agar tidak ada selisih paham dengan pelaku wisata setempat. Kenaikan tarif itu sudah berlandaskan penelitian ilmiah yang mengedepankan keberlangsungan sumber daya alam melalui konservasi. Namun, peningkatan tarif memang akan berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara 

“Setelah pertimbangan akademik dilakukan, dibutuhkan waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Nuri dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Oleh karenanya, Nuri menyarankan agar Pemprov Nusa Tenggara Timur segera melakukan sosialisasi alasan kenaikan tarif masuk Pulau Komodo. Beberapa hal yang bisa disosialisasikan seperti akan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.  Juga pengamanan, monitoring kawasan komodo, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, hingga biaya petugas kesehatan.

Selain itu, masyarakat perlu memahami kenaikan tiket wisata ke Pulau Komodo dan Pulau Padar merupakan tiket yang berlaku selama satu tahun. Kenaikan tarif itu juga bertujuan meningkatkan Penerimaan Asli Daerah (PAD) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.

Sumber: Antara
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Nggak Bisa Memilih yang Terbaik tapi Komodo Bisa Cegah yang Terburuk Berkuasa

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2022 oleh

Tags: komodowisata
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Revitalisasi atau Reklamasi Budaya? Taman Sari dalam Kepungan Kuasa
Video

Revitalisasi atau Reklamasi Budaya? Taman Sari dalam Kepungan Kuasa

29 April 2025
Menikmati Wisata Rumah Annelies di Gamplong Studio Jogja MOJOK.CO
Ragam

Rumah Annelies, Opsi Pelarian dari Sumpeknya Jogja yang Bikin Betah karena Serasa Hidup di Masa Lalu

4 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

#NgobroldiMeta jadi upaya AMSI dan Meta dukung pelaku media memproduksi jurnalisme berkualitas di era AI MOJOK.CO

#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

10 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.