Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

10 Perempuan Inspiratif Semarang yang Beri Kontribusi dan Dampak Nyata, Generasi ke-4 Sido Muncul hingga Penari Tradisional Tertua

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2025
A A
Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang MOJOK.CO

Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang. (Pemkot Semarang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada 10 perempuan asal Semarang, Jawa Tengah, yang diakui telah memberi kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat dan Kota Semarang. 10 perempuan inspiratif itu kemudian diberi apresiasi/penghargaan Anugerah Wanita Puspakarya 2025.

Pengakuan atas kerja panjang perempuan Semarang di berbagai bidang

Anugerah Wanita Puspakarya 2025 (tahun ini) menjadi malam penghargaan yang pertama kali Pemerintah Kota Semarang gelar. Malam apresiasi itu berlangsung dengan khidmat di Gedung Ki Narto Sabdo Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Senin (22/12/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan kalau Anugerah Wanita Puspakarya 2025 merupakan pengakuan tertinggi bagi perempuan-perempuan hebat yang telah memberikan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kota Semarang.

Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang MOJOK.CO
Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang. (Pemkot Semarang)

Dan itu bukan sekadar simbol seremonial. Melainkan pengakuan serius atas ketekunan, keberanian, dan kerja panjang para perempuan di berbagai bidang. Sebab, setiap penerima anugerah membawa kisah perjuangan yang unik. Meski berbeda latar belakang, mereka dipersatukan oleh satu nilai inti, yaitu kebermanfaatan.

“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi mereka yang mewujudkan cita-cita melalui karya nyata dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas,” ujar Agustina dalam sambutannya.

Komitmen memberdayakan kaum perempuan yang berkeadilan

Malam anugerah tersebut mengusung tema “Wanita Semarang Unggul, Inovatif, dan Inspiratif”, sebagai gambaran bahwa tiga hal tersbeut menjadi pilar utama kemajuan perempuan di Ibu Kota Jawa Tengah.

Unggul artinya memiliki daya juang dan integritas tinggi untuk bangkit di tengah tantangan. Lalu inovatif berarti mampu mengolah keterbatasan menjadi peluang dan hadir sebagai pencipta solusi. Dan inspiratif menunjukkan bahwa langkah dan karya para perempuan Semarang menjadi teladan bagi keluarga, komunitas, hingga generasi muda.

Lebih lanjut, kata Agustina, kemajuan Kota Semarang tidak lepas dari peran strategis perempuan. Baik sebagai penggerak ekonomi UMKM, pelestari budaya, maupun agen perubahan lingkungan. Sehingga perlu adanya pemberdayaan yang berkeadilan terhadap mereka.

Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang MOJOK.CO
Anugerah Wanita Puspakarya 2025, penghargaan untuk perempuan hebat dan inspiratif Kota Semarang. (Pemkot Semarang)

“Kami berkomitmen menciptakan ruang aman dan setara. Ketika perempuan diberi kepercayaan, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Agustina.

Menutup sambutannya, Agustina memberikan pesan khusus bagi seluruh perempuan di Semarang. Ia mengingatkan bahwa setiap peran, baik sebagai ibu, pendidik, pengusaha, maupun relawan memiliki nilai yang sama besarnya.

“Percayalah pada diri sendiri. Jangan takut memulai dari hal kecil, karena perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi bermakna,” pungkasnya.

10 perempuan hebat & inspiratif Kota Semarang

Dalam Anugerah Wanita Puspakarya 2025, Pemerintah Kota Semarang memberikan penghargaan kepada 10 sosok perempuan inspiratif dan 1 penghargaan Lifetime Achievement kepada tokoh-tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk sesama. Adapun 10 penerima penghargaan tersebut adalah:

  1. Maria Reviani: Generasi keempat Sido Muncul sekaligus pemilik berbagai lini bisnis (Hotel Tentrem, Berlico Farma), yang menunjukkan kepemimpinan perempuan di sektor korporasi besar.
  2. Anne Avantie: Desainer legendaris dan motivator yang kini aktif di bidang F&B serta kegiatan sosial melalui Yayasan Wisma Kasih Bunda.
  3. Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si.: Guru besar UNNES yang berperan vital dalam konservasi lingkungan pesisir Semarang.
  4. Murahmi: Penari tradisional tertua di Semarang sekaligus pemilik Sanggar Andhika Budaya yang terus melestarikan seni tari.
  5. Madina Salma: Fashion Designer disabilitas (tuna rungu) yang inovatif dalam mengolah batik dan kain perca.
  6. Maria Magdalena: Sosok kemanusiaan pendiri Rumah Aira yang tulus merawat anak-anak dengan HIV/AIDS.
  7. drg. Grace W. Susanto: Pendiri Klub Merby yang dikenal sebagai pegiat seni dan pelestari budaya Jawa.
  8. Noviana Dibyantari: Inisiator Komunitas Sahabat Difabel (KSD) dan Rumah Difabel yang memperjuangkan hak-hak difabel.
  9. Syanaz Nadya Winanto Putri Caecilia Isti: Pemilik merek tas artisan Rorokenes Indonesia yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan keberlanjutan.
  10. Sumiwi: Penggiat lingkungan yang mendedikasikan dirinya pada penanaman dan pelestarian hutan mangrove.

Sedangkan Lifetime Achievement diberikan kepada Raden Ayu Endang Sarwosih, seorang Veteran Laskar Putri Angkatan Pertama, yang menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa sepanjang hayat bagi bangsa dan negara.***(Adv)

BACA JUGA: Menguatkan Pembinaan Pencak Silat di Semarang, Karena Olahraga Ini Bisa Harumkan Indonesia di Kancah Internasional atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2025 oleh

Tags: hari ibukota semarangperempuan inspiratifperempuan semarangpilihan redaksiSemarangsido munculwali kota semarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO
Kilas

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO
Sehari-hari

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO
Urban

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO
Sekolahan

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
Ilustrasi hidup.MOJOK.CO

Sejatinya Manusia Hidup untuk Mengakali Kematian

2 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.