Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menguatkan Pembinaan Pencak Silat di Semarang, Karena Olahraga Ini Bisa Harumkan Indonesia di Kancah Internasional

Redaksi oleh Redaksi
22 Desember 2025
A A
Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand MOJOK.CO

Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (Dok. Pemkot Semarang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cabang olahraga pencak silat meraih medali emas di ajang internasional, SEA Gamaes 2025 Thailand. Atlet asal Kota Semarang menjadi salah satu yang turut berkontribusi dari total 4 emas yang dicatatkan cabang olahraga bela diri ini.

Cabang olahraga pencak silat memang menjadi sorotan tersendiri di ajang SEA Games 2025 Thailand. Tidak semata karena torehan medalinya, tapi juga karena menjadi simbol kebanggaan budaya (yakni pencak silat) Indonesia di panggung internasional.

Oleh karena itu, Wali Kota Semarang, Agustina, memberi apresiasi tinggi kepada para atlet yang turun di ajang tersebut. Terutama pada atlet asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya. Sebab, selain membanggakan Indonesia, Agustina merasa Tito juga membanggakan daerah asalnya: Kota Semarang.

“Prestasi ini bukan sekadar raihan medali, tetapi simbol kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah. Kami bangga, atlet asal kota Semarang berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan utama olah raga nasional,” ujar Agustina, Senin (22/12/2025).

Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand MOJOK.CO
Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand. (Dok. Pemkot)

Dukungan untuk pembinaan pencak silat di Kota Semarang

Atas prestasi membanggakan itu, Agustina berharap hal itu bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para atlet di Kota Semarang, untuk terus berlatih, bermimpi besar, dan berani berkompetisi di level dunia.

“Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olah raga prestasi, memperkuat ekosistem atlet sejak usia dini, serta memastikan atlet-atlet berprestasi mendapatkan perhatian dan apresiasi yang layak,” tegasnya.

Atlet Jawa Tengah membanggakan

Tak hanya atlet pencak silat asal Kota Semarang, raihan membanggakan memang datang dari para atlet wakil Jawa Tengah.

Berdasarkan data resmi, atlet Jawa Tengah meraih 43 medali yang terdiri dari 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. Capaian ini menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang medali terbesar bagi kontingen Indonesia sekaligus menegaskan kualitas pembinaan olah raga daerah yang semakin matang.

Agustina berharap, keberhasilan atlet Jawa Tengah di SEA Games 2025 Thailand menjadi momentum kebangkitan olahraga nasional sekaligus pemantik semangat generasi muda (khususnya Kota Semarang) untuk menjadikan olahraga sebagai jalan prestasi dan pengabdian bagi bangsa dan negara.***(Adv)

BACA JUGA: Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2026 oleh

Tags: kota semarangpencak silatpencak silat semarangprestasi pencak silatSea GamesSemarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tapak Suci Unair. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO
Kampus

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO
Ragam

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang! MOJOK.CO
Esai

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang!

30 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.