Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Warga Sapen Adalah Warga Terbaik yang Pernah Saya Temui Selama Tinggal di Jogja

Deby Hermawan oleh Deby Hermawan
9 September 2024
A A
Warga Sapen Adalah Warga Terbaik di Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Warga Sapen Adalah Warga Terbaik di Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dikejar aparat hingga masuk gang kecil, seorang warga Sapen menyelamatkan teman saya. Memang, Sapen adalah hal terbaik di Jogja ini. 

Warga Sapen adalah warga terbaik yang pernah saya temui selama tinggal di Jogja. Tentu baik atau tidak merupakan hal yang cukup subjektif. Setidaknya itu persepsi saya selama hampir 10 tahun saya tinggal di Jogja.

Pada awal  2015, saya hijrah ke Jogja untuk kuliah. Saya menumpang tinggal dengan seorang teman di bilangan Sapen. Kami tinggal di sebuah kontrakan kecil berisi dua kamar dekat SD Muhammadiyah. 

Sebagai seorang perantau pemula, saya beruntung mendapatkan tempat tinggal pertama di lingkungan tersebut. Bagaimana tidak, biaya makan dan biaya sehari-hari sungguh ramah di kantong. Ini jelas nasib baik bagi mahasiswa rantau ekonomi kempis macam saya.

Sapen adalah miniatur jogja paling presisi menurut saya 

Ya, menurut saya, Sapen adalah miniatur Jogja paling presisi. Ini bukan tanpa alasan. Sapen adalah sebuah daerah dekat kampus dengan masyarakat yang beragam. 

Kalau Anda ingin melihat kesenjangan Jogja, cukup datang saja ke sekitaran SD Sapen. Jalan kecil bernama Bimo Kurdo harus berjibaku menopang mobil-mobil mewah berderet macet menunggu bubaran murid SD saban hari.

Anda dengan mudah menemukan Tan Malaka, Che Guevara, atau tokoh revolusioner lainnya dalam mulut mahasiswa yang berdiskusi di kedai-kedai kopi hingga pagi tiba. Kalau beruntung, minimal bisa melihat ban terbakar di “pertigaan revolusi” Sapen.

Sekitar pertengahan 2018, saya turut dalam aksi demonstrasi. Ini jenis aktivitas yang tidak asing lagi bagi mahasiswa seperti saya. Beberapa kali saya turut dalam demonstrasi di pertigaan UIN Sunan Kalijaga. Namun, pengalaman sore itu adalah pengalaman paling magis nan komikal.

Dipukul mundur aparat

Bersama teman-teman kontrakan, saya menuju Jalan Adi Sucipto. Sore itu, Jalan Adi Sucipto menjadi “medan perang” paling megah dan gegap gempita. 

Sekonyong-konyong, jalanan berubah menjadi wahana demokrasi yang trengginas. Asap hitam berasal dari ban yang dibakar di tengah jalan membumbung tinggi. Pos polisi remuk oleh amarah, kemudian demonstran dipukul mundur.

Sore semakin menggelayut di Sapen. Saya dan teman berlari menyelamatkan diri karena situasi tidak kondusif. Awalnya, kami berniat menyelamatkan diri dengan masuk ke gerban timur UIN Suka. 

Namun nahas, aparat menyisir hingga masuk ke dalam kampus. Tidak hilang akal, Dhatu (bukan nama sebenarnya) mengajak saya berlari ke permukiman Sapen. Dari sini pengalaman paling komikal saya dimulai.

Baca halaman selanjutnya: Panjang umur Warga Sapen!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 September 2024 oleh

Tags: demo di sapenJogjasapensd sapenUIN Kalijaga
Deby Hermawan

Deby Hermawan

Bekerja kantoran setiap Senin hingga Jumat sebagai marketing di sebuah penerbitan buku. Menerbitkan 3 edisi zine digital pribadi sebagai piranti menolak gila bertajuk "Painless Killer". Saat ini sedang berusaha menerbitkan zine fisik.

Artikel Terkait

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
Kiandra Ramadhipa Juara di MotoJunior Championship Portugal!

Kiandra Ramadhipa Juara di Race Moto3 Estroil 2026!

14 Juni 2026
Menggebrak Wonosobo! NOISE SPEED KILLA Pertemukan Musik Heavy Rock dan Kustom Motor.MOJOK.CO

Menggebrak Wonosobo! NOISE SPEED KILLA Pertemukan Musik Heavy Rock dan Kustom Motor

11 Juni 2026
5 tips dapat tiket murah untuk liburan keluarga di Pantai Pandawa Bali MOJOK.CO

5 Tips Dapat Tiket Murah untuk Liburan Keluarga di Pantai Pandawa Bali

11 Juni 2026
Solusi agar lansia di Indonesia tidak rentan miskin tanpa dana pensiun untuk putus siksaaan finansial sandwich generation MOJOK.CO

Lansia Indonesia Rentan Miskin Tanpa Dana Pensiun bikin Anak Muda Tersiksa Finansial Jadi Sandwich Generation, Harus Diputus

11 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.