Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pilihan yang Sulit Bagi Warga Karawaci Tangerang: Antara Siksaan Naik KRL Kena Gencet atau Naik Bus Kena Macet

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
27 Januari 2025
A A
KRL dan Bus yang “Menyiksa” Warga Karawaci Tangerang MOJOK.CO

KRL dan Bus yang “Menyiksa” Warga Karawaci Tangerang MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Karawaci Tangerang adalah salah satu lokasi “terpencil” di Pulau Jawa. Mau naik bus atau KRL, yang ada adalah siksaan selama “tua di jalan”.

Karawaci adalah sebuah daerah, yang jika orang bertanya “Tinggalnya di mana?” lalu kita akan menjawab “Tangerang”. Jadi, tidak semuanya tahu letak Karawaci, yang terkenal dengan mall dan perumahan elite ini. 

Iklan

Fakta tersebut menguatkan bahwa Karawaci sejauh itu dan orang akan mengunjunginya jika ada urusan penting saja. Saya, sebagai warga lokal, ikut merasakan.

Hal yang lebih menyedihkan lagi adalah ketika saya mengundang beberapa teman untuk bertandang ke Karawaci. Seketika mereka langsung mengecek Google Maps sambil mengeluh jauh. 

“Sama kayak Bekasi ini mah, di luar planet. Di Banten pula,” kata salah satu rekan nongkrong yang tinggal di Cipete, Jakarta Selatan. Mau naik KRL atau bus, sama-sama bakal menyiksa.

Gambaran jauhnya Karawaci Tangerang dari peradaban

Jauhnya Karawaci semakin terasa ketika bekerja di Jakarta dan harus pulang pergi (PP). Saya sendiri melakukan perjalanan PP Karawaci-Jakarta Pusat setiap harinya. 

Untuk sampai kantor tepat waktu, saya harus berangkat dari rumah pukul 05:00 pagi atau paling telat 05:15 pagi. Mau naik KRL, bus, atau apa saja, itu sudah paling telat. 

Awalnya saya berpikir untuk menyewa kos-kosan dekat kantor. Kebetulan, kantor saya ada di bilangan Monas. Namun, setelah menghitung berbagai biaya, ternyata nilainya cukup besar.

Jika ingin memanfaatkan transportasi umum (transum), terdapat beberapa pilihan. Misalnya, ada KRL dan bus dengan beberapa jurusan. Misalnya, kalau naik bus, ada Transjakarta dengan nomor T11. TJ ini melayani rute Karawaci-Slipi Petamburan. Lalu ada bus Transjabodetabek Damri dengan jurusan yang beragam, yaitu Karawaci-Kemayoran, Senen, serta Monas. Kalau KRL, kelemahannya adalah letak stasiunnya yang cukup jauh.

Baca halaman selanjutnya: Naik KRL kena gencet, naik bus kena macet.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2025 oleh

Tags: KarawaciKarawaci TangerangKRLKRL Duri-TangerangTangerangTransjabodetabekTransjabodetabek Damri
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Seorang pustakawan yang suka menulis daripada berbicara.

Artikel Terkait

Penumpang KRL Jakarta lebih manusiawi dibanding penumpang KRL/Commuter Line Jogja
Urban

KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja

4 Mei 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL
Catatan

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Usul Menteri PPPA soal pindah gerbong perempuan di KRL hanya solusi instan, tak menyentuh akar persoalan MOJOK.CO
Kabar

Usulan Menteri PPPA Pindah Gerbong Perempuan di KRL Solusi Instan: Laki-laki Merasa Jadi Tumbal, Tak Sentuh Akar Persoalan

29 April 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.