Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
29 September 2025
A A
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO

Ilustrasi 12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Warga Perkebunan Kalijompo Jember mengajari saya untuk bersyukur dan menikmati segala anugerah dari Yang Maha Kuasa. Itulah sumber kebahagiaan.

Di antara 38 kota/kabupaten yang ada di Jawa Timur, Jember menempati urutan ketiga sebagai kabupaten terluas setelah Banyuwangi dan Malang. Dari data yang saya temukan, luas kabupaten Jember mencapai 3.293,34 Km2. 

Sebagai wilayah yang berada di bagian Tapal Kuda, ada berbagai gunung yang menjadi bagian Kabupaten Jember. Mereka adalah Raung, Betiri, Gumitir, dan Argopuro. 

Di setiap gunungnya juga lazim ada perkebunan yang turut menopang kabupaten ini. Salah satunya adalah Perkebunan Kalijompo Jember. Wilayah ini masuk bagian lereng Hyang Argopuro. Kira-kira berjarak 14 kilometer dari Alun-alun Kota Jember. Wilayah ini masih menjadi bagian Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember. 

Menuju Dusun Gendir dan Perkebunan Kalijompo Jember

Jalanan yang rusak penuh bebatuan mengantarkan saya menuju wilayah Dusun Gendir. Saya menjadi salah satu dari beberapa seniman yang mendapat kesempatan residensi Kalisat Tempo Dulu 10. Adalah Sudut Kalisat yang menyelenggarakan kegiatan ini. Sebuah kolektif partisipatif, arsip bertumbuh, narasi sejarah dan lingkungan. 

Sesampainya di Perkebunan Kalijompo Jember, sebagai orang yang lahir dan besar di Temanggung lalu lima tahun ke belakang ini bekerja di Jogja, pemandangan di Perkebunan Kalijompo cukup jarang saya temukan. Biasanya saya hanya melihat gedung-gedung berlantai, rumah-rumah warga yang terlalu padat, dan area persawahan. 

Tapi di Kalijompo, di pedalaman Jember, saya melihat area perkebunan yang padat oleh pohon karet, kopi, dan cengkeh. Selain pepohonan yang rindang, di Kalijompo juga terdapat permukiman warga.

Masyarakat sekitar menyebutnya dengan istilah “kongsi”. Tempat inilah yang disediakan oleh pihak perkebunan kepada para warga yang bekerja di sana. Kira-kira jumlah keseluruhan ada 60 KK. Terbagi menjadi 21 kongsi, yakni ada di dekat pabrik dan dekat dengan lapangan  SD Klungkung 2.  

Semuanya tentu saja adalah pekerja perkebunan. Mereka bekerja secara turun-temurun dan membangun keluarga di area perkebunan. Untuk bahasa sehari-hari, mereka menggunakan Bahasa Madura.

Baca halaman selanjutnya: Belajar cara bahagia di Jember.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 September 2025 oleh

Tags: Dusun Gendir JemberJawa TimurJemberKecamatan SukorambiPerkebunan KalijompoPerkebunan Kalijompo JemberSudut Kalisat
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Derita orang Jember kerja di Jakarta: teralienasi karena dianggap tertinggal MOJOK.CO
Urban

Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

16 April 2026
Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125 Adalah Motor Honda Penuh Penderitaan dan Nggak Masuk Akal, tapi Menjadi Motor Paling Memahami Derita Keluarga Muda

14 April 2026
SPBU Diserbu Jadi Bukti Buruknya Komunikasi Pemerintah MOJOK.CO
Tajuk

SPBU Diserbu: Isu Stok BBM 20 Hari Bikin Panik Menjadi Wujud Buruknya Komunikasi Pemerintah dan Publik Sulit untuk Percaya

9 Maret 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO
Otomojok

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Jingle MBG Mas Bahlil Ganteng: ejekan ke figur politik tapi jadi alat reproduksi popularitas, buktinya Partai Golkar senang MOJOK.CO

MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Over-eksposur: Bahasa Kritik tapi Jadi Alat Reproduksi Popularitas, Bikin Golkar Senang

28 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Yang Perlu Kamu Tahu dan Kamu Lakukan di Tengah Kelesuan Ekonomi Saat Ini

29 Mei 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

1 Juni 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.