Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Kemiripan AC Milan, Inter, dan Juventus dengan Bu Kofifah, Gubernur Jatim

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
26 Mei 2021
A A
Kemiripan AC Milan, Inter, dan Juventus dengan Bu Kofifah, Gubernur Jatim MOJOK.CO

Kemiripan AC Milan, Inter, dan Juventus dengan Bu Kofifah, Gubernur Jatim MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tiga raksasa Serie A; AC Milan, Inter, dan Juventus, ternyata punya kemiripan dengan Bu Kofifah, Gubernur Jatim. Berikut analisisnya.

Sebelumnya saya belum pernah merasa sangat terwakili oleh sosok politikus. Namun, berkat Bu Kofifah, wakil rakyat yang kini menjabat Gubernur Jawa Timur, saya benar-benar merasa terwakili. Tidak hanya itu, saya juga merasa diberi contoh, semacam inspirasi. Suwun pol, Bu Kofifah.

Tahukah kamu, kalau beberapa waktu yang lalu, Bu Kofifah menggelar pesta ulang tahun? Duh, kok nggak ngundang saya, lho. Ketimbang mengundang Mas Katon. Kan mahal tuh honornya Mas Katon. Saya juga bisa menghibur di pesta ulang tahun, kok. Minimal baca puisi. Saya cukup dibayar lontong kupang atau seporsi bebek Tugu Pahlawan.

Oya, selamat ulang tahun, Bu. Semoga terhindar dari corona, sehat selalu, dan elektabilitasnya semakin meroket (saya yakin karier politik Ibu nggak bakal mentok di gubernur).

Nah, kalau saya renungkan, Bu Kofifah itu punya kemiripan dengan 3 klub Serie A yang saya cintai. Mereka adalah AC Milan, Inter, dan Juventus. Kenapa bisa begitu? Mari, saya jelaskan.

Bu Kofifah kayak AC Milan: Tegas, tapi asik

Bayangkan, di tengah pandemi, siapa yang tidak merasa jeri ketularan virus? Mau mudik aja pasti kalian pikir 7 kali. Tapi tidak dengan Bu Kofifah. Gak ngurus opo iku virus, pesta ulang tahun tetap jalan! Tegas!

Sifat ini seperti AC Milan ketika menangani sikap Donnarumma dan Mino Raiola, agen super yang nggateli pol iku. AC Milan tidak mau dikontrol oleh sikap Donnarumma dan agennya. Kontrak baru sudah disodorkan. Terima atau tidak. Titik. Tidak ada negosiasi lagi.

Ketika Donnarumma dan Raiola terus mengulur waktu, AC Milan dengan tegas bertindak. Mereka langsung beli kiper baru, Mike Maignan. Nggak main-main, Maignan adalah kiper Lille, klub yang baru saja menjadi juara Ligue 1. Biaya transfernya cukup murah. Cuma 15 juta euro saja.

Di sini AC Milan dan Bu Kofifah punya kesamaan lain, yaitu tetap asik menyikapi situasi. Misalnya Bu Kofifah dengan enteng saja minta maaf. Sudah, masalah selesai. Sementara itu, AC Milan nggak mau terlalu pusing sama sikap Donnarumma dan Raiola. Sudah, beli saja kiper baru. Donnarumma silakan minggat secara gratis. Masalah selesai.

Kemiripan dengan Inter dan Juventus

Pagi ini, Rabu 25 Mei 2021, Inter dikabarkan akan berpisah dengan Antonio Conte. Sebuah kabar yang cukup mengagetkan. Konon, salah satu penyebab kabar ini adalah ketidakmampuan manajemen Inter untuk mendukung misi Conte menjadi juara Liga Champions musim depan.

Kesulitan ekonomi membuat Inter sulit menyuntik investasi demi pemain baru. Manajemen Inter tidak akan memaksa Conte untuk tinggal jika gairahnya itu tak terpuaskan. Namun, kabar ini kemungkinan sulit terjadi karena pesangon Conte cukup besar.

Sementara itu, Juventus, bersama Real Madrid dan Barcelona terancam didepak dari Liga Champions. Juventus, bersama dua raksasa Spanyol itu, dianggap sebagai otak di balik munculnya wacana Liga Super Eropa beberapa waktu yang lalu.

Sikap AC Milan, Inter, dan Juventus ini mirip dengan keberanian Bu Kofifah. Saya, sih, yakin Bu Kofifah pasti tahu kalau bikin kerumunan itu adalah kesalahan. Namun, yang namanya ulang tahun, kan, cuma sekali dalam satu tahun. Jadi ya, tabrak saja. Wani!

Keberanian itu didasarkan kepada kalimat sakti yang biasa dipakai oleh politikus ketika melanggar larangan di tengah pandemi. Bunyinya: “Asal patuh dan menjalankan protokol kesehatan.” Aman.

Iklan

Bayangkan, Inter, yang baru saja menjadi juara Liga Italia, dengan berani tidak akan menahan Conte. Mungkin Inter sadar, cepat atau lambat, Conte akan hengkang juga. Kehilangan sosok yang bisa membangkitkan Inter musim pasti akan menyakitkan. Namun, asal sesuai dengan protokol kesehatan.

Sementara itu, sampai detik ini, Juventus masih bergeming. Mereka tidak pernah secara resmi menegaskan tidak lagi menjadi bagian dari Liga Super Eropa. Keberanian ini berpotensi membuat mereka terbuang dari Liga Champions. Sebuah liga di mana mereka kerap dianggap sebagai “badut”. Ini bukan saya, lho, yang bikin istilah.

Saya salut dengan keberanian AC Milan, Inter dan Juventus. Juga dengan keberanian Bu Kofifah. Mungkin Inter dan Juventus memang terinspirasi oleh Gubernur Jawa Timur itu. Atau, jangan-jangan, sebetulnya, Bu Kofifah ini sedang mengirim “pesan tersembunyi” bagi para pelaku seni dan olahraga.

Dengan menggelar pesta ulang tahun, dengan logika yang sama, berarti pelaku seni boleh bikin konser dengan ribuan penonton. Untuk dunia olahraga, sepak bola boleh dihadiri penonton sampai stadion penuh. Intinya adalah, ingat: mematuhi protokol kesehatan.

Nah, kamu pasti baru sadar, bukan? Ternyata Bu Kofifah sangat care dengan dunia konser dan sepak bola. Beliau memberi contoh dengan aksi.

Apakah ada politikus yang berani memberi contoh dengan aksi nyata? Sangat sedikit, meski akhirnya Bu Kofifah jadi sasaran kritik.

Tapi nggak masalah, kan, Bu? Yang penting mematuhi protokol kesehatan. Beres perkara. Wani!

BACA JUGA Lo Spirito Milan dan Omong Kosong Usia Senja Zlatan Ibrahimovic dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2021 oleh

Tags: AC MilanBu KofifahGubernur JatiminterJuventusKofifahLiga Championsmilanpesta ulang tahun KofifahSerie A
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan MOJOK.CO
Esai

Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan

13 Juni 2023
juventus mojok.co
Kilas

Dugaan Financial Fraud di Balik Mundurnya Para Petinggi Juventus

30 November 2022
Giant Killer Di Serie A: Udinese, Atalanta, Dan Napoli
Video

Giant Killer di Serie A: Udinese, Atalanta, dan Napoli

22 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.